PWA Berikan Pengalaman Aplikasi Tanpa Harus Membuat Aplikasi
Di ajang Google for Indonesia, Google juga memperkenalkan teknologi terbaru mereka yaitu Aplikasi Web Progresif (PWA). PWA adalah teknologi tools open source yang dihadirkan Google untuk membuat situs web mobile menjadi lebih ringan, cepat, dan berfungsi seperti aplikasi mobile yang banyak digunakan saat ini.

Menggunakan PWA, interaksi pengguna dengan halaman web menjadi lebih responsif hingga 4 kali lebih cepat dengan rata-rata waktu load dibawah 1 detik. Sementara itu PWA juga mengkompresi data hingga 10 kali lebih sedikit dibandingkan teknologi konvensional.
Dengan PWA yang menyerupai shortcut aplikasi pada smartphone, pengguna juga dapat membuka konten web secara offline. Karena teknologi ini bisa mengunduh beberapa data untuk dimuat. Seperti salah satunya adalah kompas.com yang telah menggunakan PWA pada mobile site mereka, mengatakan bahwa dalam kondisi offline pengguna tetap dapat membaca konten berita dari kompas hingga 40 konten artikel.
PWA juga memiliki fitur push notification, dimana pada layar smartphone pengguna nantinya akan muncul notifikasi apabila web yang mereka tandai untuk shortcut pada homescreen telah menghadirkan konten terbaru untuk disimak. Misalnya seperti di kompas.com, apabila ada berita baru yang muncul di halaman web mereka, pengguna akan langsung mendapat notifikasi yang muncul di layar smartphone.
“Dengan PWA penyedia konten bisa menghadirkan pengalaman lebih kepada audiense mereka, karena dengan PWA mereka bisa mengakses konten dengan lebih cepat, dan minim data,” ujar Rica Handayani Strategic Partner Manager Google.
Berbeda dengan aplkasi yang perlu diinstal oleh pengguna sebelum digunakan, untuk membuat shortcut PWA bagi para pengguna smartphone pun sangatlah mudah. Misalnya untuk website kompas.com, pengguna hanya perlu mengakses https://app.kompas.com melalui Google Chrome atau browser lain pada smartphone. Pada halaman tersebut anda hanya perlu masuk ke menu browser di bagian atas, lalu shortcut akan langsung tercipta di layar home .


Meski memiliki keunggulan dalam kecepatan akses yang lebih tinggi, namun karena teknologi ini masih baru, masih ada beberapa kendala kompatibilitas dengan beberapa hal terutama untuk hal kustomasi. Berbeda aplikasi mobile yang bisa di kustomasi lebih banyak oleh pengembangnya. Namun tentunya dengan adanya PWA ini, penyedia konten bisa lebih mudah untuk memberikan pengalaman ‘Aplikasi’ kepada pengguna, tanpa perlu membuat ‘Aplikasi.’













