Drobo Luncurkan NAS Terbaru dengan USB-C

Reading time:
October 16, 2016

Mungkin sebagian dari Anda sudah terbiasa dengan NAS yang memiliki fitur konfigurasi RAID yang disematkan. Akan tetapi, Drobo yang merupakan pabrikan asal Amerika Serikat memberikan solusi berbeda untuk pengguna NAS yang terkadang masih bingung untuk melakukan setup terbaik dan sesuai untuk keperluan para penggunanya.

drobo-5c
Pengguna tak perlu bingung lagi menggunakan RAID, semua jenis storage akan di konfigurasi otomatis tanpa harus memikirkan jenis, ukuran maupun merk storage!

 

Bagi Anda yang belum mengetahui perbedaan NAS milik Drobo ini dengan yang lainnya, Drobo adalah pabrikan pertama yang memberikan solusi konfigurasi RAID dengan mudah, karena Drobo menggunakan teknologi baru yang dinamakan BeyondRAID, dimana teknologi ini memungkinkan penggunanya melakukan konfigurasi RAID terbaik tanpa harus pusing dengan merk atau jenis atau ukuran HDD yang disematkan. Drobo dengan otomatis akan mendeteksi dan menghilangkan batasan-batasan tersebut. Konfigurasi unik dari Drobo pun membolehkan pengguna melakukan mix storage HDD dan SSD tanpa kendala.

drobo
Produk terbaru Drobo 5C ini menggunakan interface USB –C dimana port USB ini akan melakukan backward compatible dengan USB 3.0 dan USB 2.0 dimana performanya diklaim berada dikisaran 250 MB/detik untuk segala jenis data termasuk file gambar dan video. Pengguna pun dapat mudah menggunakan opsi M-SATA untuk memperoleh kecepatan lebih maksimal. Dengan teknologi yang disematkan, NAS besutan Drobo ini akan memproteksi data pengguna sehingga data yang tersimpan tetap bisa diakses ketika storage mengalami kerusakan. Indikator yang ada pun dapat membantu pengguna mengetahui dengan mudah seperti kondisi storage ketika digunakan. Sehingga pengguna awam pun dapat dengan mudah berdaptasi menggunakan NAS milik Drobo yang satu ini.

Soal harga, NAS besutan Drobo ini bisa dibilang memiliki harga yang cukup bersaing di kelasnya. Dengan segala kecanggihan dan fitur yang dibenamkan pada storage Drobo 5C, hanya dihargai dikisaran US$ 349 berikut support dan garansi selama 12 bulan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 23, 2026 - 0

Razer Kraken Kitty V3 Hadirkan RGB Reaktif untuk Game Streamer

Razer luncurkan headphone gaming Kraken Kitty V3 dengan desain telinga…
October 23, 2026 - 0

Xbox Labs Bangkitkan Dashboard Xbox 360 Blades di PC Browser

Xbox Labs menghidupkan kembali dashboard Xbox 360 Blades di browser…
October 23, 2026 - 0

Thermaltake Rilis View 590 TG ARGB Mid Tower Chassis yang Transparan

Thermaltake View 590 TG ARGB hadirkan casing mid tower transparan…
October 23, 2026 - 0

Studio Legendaris BioWare Resmi Ditutup Oleh Electronic Arts

Electronic Arts resmi menutup BioWare, dan membatalkan pengembangan Mass Effect…