Hands-On Review Router TP-Link TL-WR941HP
Penggunaan

Jangkauan sinyal luas yang ditawarkan TL-WR941HP ini membuatnya menjadi produk yang menarik untuk digunakan di rumah, terutama untuk pengguna yang tidak ingin repot memasang penguat sinyal tambahan untuk melingkupi seluruh penjuru rumah dengan WiFi. Sang produsen menyebutkan bahwa jangkauan sinyal dari router ini bisa melingkupi wilayah 10000 kaki persegi, atau untuk wilayah sekitar 30 x 30 meter. Ini tentu saja sudah cukup untuk rumah 1-2 lantai berukuran sedang hingga besar.
Seperti router untuk rumah yang ada saat ini, TP-Link melengkapi TL-WR941HP ini dengan setup wizard yang membantu pengguna dalam melakukan konfigurasi awal router. Konfigurasi yang bisa dilakukan mencakup menentukan parameter dasar router, sumber akses Internet, serta konfigurasi dasar WiFi. Router ini juga dilengkapi dengan dukungan manajemen fungsi melalui aplikasi Android atau iOS.

TP-Link menghadirkan dashboard yang cukup ringkas dan memudahkan pengguna di router TL-WR941HP ini. Selain hadirnya fitur setup wizard, desain user interface, di mana TP-Link membagi kategori menu konfigurasi ke Basic dan Advanced, akan memudahkan pengguna melakukan konfigurasi di router ini. Untuk kategori Basic, hanya terdapat opsi konfigurasi WAN dan WiFi yang sangat sederhana. Sedang untuk kategori Advanced, opsi-opsi untuk konfigurasi yang lebih lanjut bisa ditemukan.
Router ini sendiri tampaknya didesain sebagai router yang hanya menawarkan fungsi jaringan dasar saja, karena TP-Link sama sekali tidak menyertakan fungsi-fungsi “modern”. Ya, Anda tidak akan mendapatkan fitur seperti network/cloud storage, media server, torrent client, atau fitur-fitur “modern” lain di TL-WR941HP. Namun, TP-Link masih menyertakan fitur Parental Control dan Guest Network di router ini.

Selain sebagai router, TL-WR941HP ini juga memiliki dua mode operasi lain, yaitu Range Extender dan Access Point. Ketiga mode tersebut bisa dipilih dengan mudah melalui tombol khusus yang ada di dashboard. Khusus untuk peralihan ke mode Range Extender, itu bisa juga dilakukan dengan menekan tombol “RE” yang ada di bodi router.

Satu hal yang cukup disayangkan dari router ini, TP-Link hanya menawarkan port Fast Ethernet (10/100 Mbps). Port standar lawas ini bisa saja akan sedikit mengganggu pengalaman pengguna selama menggunakan router ini, terutama bila ada beberapa perangkat yang akan dihubungkan ke router melalui kabel, misalnya PC desktop atau NAS. Penggunaan Fast Ethernet akan menghasilkan kecepatan transfer data yang lambat dari dan ke perangkat yang terhubung dengan kabel.
Ketika beroperasi, router ini cenderung tidak menghasilkan panas berlebih. Ini cukup wajar untuk sebuah router WiFI N dengan fitur “hanya untuk routing” saja, karena memang pada umumnya tidak dibekali dengan prosesor kencang untuk mengakomodasi berbagai fungsi lebih yang ditawarkan. High power amplifier untuk antena yang ada juga tidak menyebabkan panas berlebih saat router digunakan sehari-hari.
Fitur
Satu-satunya fitur unggulan yang ditawarkan oleh TP-Link di router ini adalah jangkauan sinyal yang luas. Mereka tidak menghadirkan fitur “modern” apapun di router ini. Namun, fitur ini saja sudah cukup untuk menjadi daya tarik tersendiri dari router ini.

Pengujian Sederhana Jangkauan Sinyal
Kami sempat coba menguji secara sederhana jangkauan sinyal dari router ini, dengan memanfaatkan sebuah smartphone. Kami masih bisa memutar video dari YouTube dengan memanfaatkan aplikasi di smartphone Android dari jarak sekitar 25 meter dari router, dengan posisi di luar kantor. Selama berada di ketinggian yang sama, router ini memang bisa menawarkan jangkauan yang luas. Dinding pun tidak menjadi penghalang sinyal dari router ini. Namun, ketika kami beralih ke tempat dengan ketinggian berbeda, kualitas sinyal WiFi pun menurun.
Dari percobaan sederhana yang kami lakukan tersebut, router ini terlihat bisa memenuhi janji TP-Link akan jangkauan luas. Penggunaan router ini di rumah seharusnya bisa menghadirkan jangkauan WiFi ke seluruh penjuru rumah berukuran sedang. Sementara untuk rumah dengan tingkat lebih dari satu, router ini seharusnya masih bisa memberikan sinyal yang baik untuk satu tingkat di atas lantai tempat router ini dipasang. Untuk jarak dua tingkat, kualitas sinyal dari router ini sudah jauh menurun, dan pengguna mungkin akan sulit mendapatkan koneksi jaringan atau Internet yang baik.
Kesimpulan

(+) Jangkauan luas dengan tiga antena 9 dBi detachable
(+) Tampilan menarik
(+) Tiga mode operasi
(+) Setup wizard dan dashboard yang mudah digunakan
(+) Guest Network dan Parental Control
(+) Tidak ada masalah kestabilan
(-) Tombol dan konektor di sisi belakang sulit dijangkau
(-) Tidak menawarkan fitur “modern” (media server, USB, dll)
(-) Masih menggunakan Fast Ethernet

Sebuah router single band 2.4 GHz, dengan dukungan standar 802.11 b/g/n saja mungkin sudah dianggap tidak menarik untuk era saat ini, kecuali router tersebut menawarkan fitur lebih. TP-Link tampaknya tahu betul akan hal tersebut, dan menawarkan TL-WR941HP ini dengan satu fitur menarik, yaitu jangkauan sinyal yang luas. Router ini memang tidak bisa dikategorikan sebagai router “modern” yang canggih, tapi keunggulan jangkauan sinyalnya sudah cukup menjadi daya tarik tersendiri.
Router ini hanya dilengkapi dengan fungsi “routing” dasar saja, dengan sedikit sekali fitur tambahan. Anda tidak akan menemukan port USB yang bisa menghadirkan berbagai fungsi tambahan di router ini. Anda juga hanya akan menemukan port Fast Ethernet, yang mungkin saja tidak menarik untuk digunakan saat ini. Walaupun begitu, bukan berarti router TL-WR941HP ini tidak menarik, karena router “modern” pun cukup sulit menawarkan jangkauan sejauh router ini.
Melihat set fitur yang ditawarkan, router ini cocok digunakan di rumah yang penghuninya hanya ingin sekedar terhubung ke Internet, tanpa butuh fitur-fitur lain dari sebuah router. Atau, memanfaatkan tiga mode operasi yang diusung, pengguna bisa menjadikan router ini sebagai access point untuk menghadirkan jangkauan sinyal luas di rumah, sembari menggunakan router lain dengan kemampuan “modern” sebagai router utama. Mode operasi sebagai range extender juga memungkinkan pengguna memanfaatkan TL-WR941HP untuk “meningkatkan kemampuan” sebuah MiFi 3G/4G sehingga bisa menjangkau area yang lebih luas dan menangani lebih banyak client.










