Melihat dari Dekat Notebook Gaming “Super” Acer Predator 21X

Reading time:
November 4, 2016
hands-on-acer-predator-21x-02

Baru-baru ini pihak Acer Indonesia mengundang sejumlah kalangan media untuk melihat dari dekat wujud dari notebook/laptop gaming Acer Predator 21X. Diperkenalkan pada ajang IFA 2016 pada bulan September lalu, Acer Predator 21X akan mulai dijual pada kuartal satu tahun 2017 atau bertepatan dengan hadirnya prosesor Intel 7th Generation “Kaby Lake” untuk varian high performance. Acer Predator 21X dikabarkan juga akan dijual di pasar Indonesia tahun depan. Acer sendiri belum mengumumkan harga resmi notebook/laptop gaming ini tetapi diprediksi akan setara dengan harga sebuah mobil murah.

hands-on-acer-predator-21x-01

Salah satu daya tarik Acer Predator 21X yang saat ini tidak dapat ditemukan pada produk serupa lainnya adalah penggunaan layar lengkung. Layar lengkung tersebut akan membuat jarak mata dan permukaan layar selalu sama/tidak berubah meskipun memandang sudut paling jauh di sisi kiri maupun kanan. Dengan jarak pandang tetap, mata tidak perlu melakukan pengaturan fokus secara berulang-ulang akibat perubahan jarak. Alhasil mata menjadi lebih nyaman terutama untuk pemakaian dalam jangka waktu berjam-jam. Acer Predator 21X menggunakan layar lengkung ukuran 21 inci dengan aspect ratio 21:9 dan tingkat resolusi 2560×1080 piksel. Tentu saja layar lengkung tersebut mendukung teknologi NVIDIA G-SYNC untuk menghasilkan pengalaman bermain maksimal yang bebas dari gejala image tearing, input lag, dan stuttering.

Acer Predator 21X akan ditenagai Intel Core i7 7th Generation dari lini K Series dimana prosesor tersebut mendukung fitur overclocking. Prosesor tersebut dipadukan dengan dua graphics card GeForce GTX 1080 8 GB GDDR5X dengan konfigurasi 2-way NVIDIA SLI. Sementara untuk memori/RAM DDR4 mendukung kapasitas hingga 64 GB dan kecepatan 2400 MHz. Sedangkan untuk storage terdapat empat slot M.2 untuk menampung SSD bahkan pada konfigurasi RAID sekalipun dan satu HDD SATA III 6 Gbps.

hands-on-acer-predator-21x-03

Keistimewaan lain dari Acer Predator 21X adalah penggunaan keyboard mekanik dengan switch Cherry MX Brown. Tentu saja switch tersebut dilengkapi lampu LED RGB sehingga membuat penampilan notebook/laptop ini semakin meriah.

hands-on-acer-predator-21x-06

Di sebalah kiri tombol keyboard dapat ditemukan deretan tombol makro.

hands-on-acer-predator-21x-09 hands-on-acer-predator-21x-08

Perangkat touchpad Acer Predator 21X ditempatkan pada sisi kanan keyboard. Menariknya perangkat touchpad merupakan sebuah modul yang dapat dilepas untuk kemudian dibalik menjadi tombol numpad. Penggunaan magnet sebagai pengunci modul tersebut membuat proses melepas dan memasang menjadi mudah.

hands-on-acer-predator-21x-07

Lampu indikator kondisi sistem menyala atau tidak, aktivitas storage, dan baterai dapat ditemukan di sisi sebalah kanan.

hands-on-acer-predator-21x-05

Acer Predator 21X dilengkapi teknologi eye tracking buatan Tobii sehingga pengguna dapat menggunakan gerakan mata mereka untuk melakukan fungsi tertentu pada game yang didukung. Game yang mendukung teknologi ini seperti Tom Clancy’s The Division, Assassin’s Creed Syndicate/Rouge, Deus Ex: Mankind Divided, dan masih banyak lagi.

hands-on-acer-predator-21x-04

Tombol power on/off khas seri Acer Predator dengan pancaran lampu biru saat sistem menyala. Tepat di atas tombol tersebut terdapat permukaan transparan yang memperlihatkan kipas sistem pendingin Acer Predator 21X. Penambahan lampu latar biru membuat penampilan kian menarik. Acer Predator 21X sendiri dilengkapi lima buah kipas dan delapan buah heatpipe untuk mendinginkan hardware di dalamnya.

hands-on-acer-predator-21x-10

Pada sisi kiri dapat ditemukan dua port USB 3.1 Gen 1, microphone jack, headphone jack, dan memory card reader. Lubang ventilasi pembuangan udara panas dari dalam bodi notebook/laptop juga dapat ditemukan disini.

hands-on-acer-predator-21x-11

Sementara itu pada sisi kanan dapat ditemukan dua port USB 3.1 Gen 1 dengan satu port memiliki kemampuan melakukan pengisian daya dengan arus besar dan lubang kensington security lock. Lubang ventilasi pembuangan udara panas dari dalam bodi notebook/laptop juga dapat ditemukan pada sisi ini.

hands-on-acer-predator-21x-12

Sementara itu pada sisi belakang dapat ditemukan satu port HDMI, dua port Display Port, satu port USB 3.1 Gen 2 Type-C/Thunderbolt 3.0, satu port Ethernet/RJ45, dan dua port DC-IN.

hands-on-acer-predator-21x-13

Kebutuhan daya listrik Acer Predator 21X dipasok dua unit power adapter dengan kemampuan masing-masing sebesar 330 Watt (total 660 Watt). Tidak aneh memang Acer melengkapi notebook/laptop ini dengan perangkat power supply seperti itu mengingat penggunaan prosesor dan dua graphics card kelas atas yang masih dapat ditingkatkan lagi performanya dengan di overclock.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…