Review NAS WD MyCloud Pro PR2100 16 TB

Reading time:
November 9, 2016

Penggunaan Sebagai NAS

WD MyCloud PR2100 08

MyCloud PR2100 ini dipaketkan WD dalam keadaan ready to deploy yang berarti NAS ini bisa langsung digunakan tanpa konfigurasi apapun. Konfigurasi standar yang digunakan WD di NAS ini adalah kedua HDD 8 TB yang ada dikonfigurasi dalam mode RAID 1. Hal ini memang akan membuat NAS “hanya” menawarkan kapasitas 1/2 dari total HDD yang ada di dalamnya, tetapi konfigurasi ini menawarkan keamanan atas data-data di dalamnya, karena data yang disimpan memiliki kloning 1:1 yang menawarkan kemungkinan perlindungan data yang lebih baik.

wd-mycloud-pr2100-ss-3
Dashboard WD MyCloud PR2100

Bai pengguna yang ingin melakukan konfigurasi tambahan, atau mengubah konfigurasi storage ke mode lain, WD tetap menyediakan tool untuk melakukan hal itu dari dalam dashboard perangkat. Dashboard WD MyCloud PR2100 ini mengusung desain serupa yang ditawarkan di NAS Bussiness Series mereka sebelumnya. Warna putih/abu-abu cerah masih dipilih sebagai warna dasar dari dashboard ini.

mycloudpr2100-my-cloud-pr2100
Informasi diagnosis yang ditawarkan WD di NAS ini tergolong minim
wd-mycloud-pr2100-ss-2
Opsi konfigurasi yang ada juga terbatas sekali

WD masih mempertahankan struktur interface dari dasboard mereka, seperti yang mereka gunakan di lini MyCloud lain. Sayang sekali, WD tidak menambahkan opsi konfigurasi, atau menu informasi tambahan yang lebih mendekatkan NAS ini dengan kalangan profesional, target pasar utama NAS ini. WD terkesan menggunakan dashboard “generik” yang mereka tawarkan ke semua kalangan pengguna, tanpa opsi khusus yang benar-benar mengarah ke kalangan pengguna.

Beberapa opsi konfigurasi tambahan yang disediakan WD untuk NAS ini adalah untuk manajemen user dan group. Terdapat juga fitur Cloud Access, yang memungkinkan isi dari NAS ini diakses dari jarak jauh oleh pemiliknya, atau siapapaun yang telah didaftarkan oleh pemilik ke daftar akses. ISO Mount juga tersedia, sehingga pengguna bisa mengakses isi file-file ISO image dengan mudah.

mycloudpr2100-my-cloud-pr2100-1
Opsi mode operasi storage

Karena hanya mendukung dua HDD saja, NAS ini hanya menyediakan opsi konfigurasi mode penggunaan storage yang terbatas, yaitu RAID 0, RAID 1, JBOD, dan Spanning. RAID 0 dan RAID 1 memanfaatkan dua HDD yang ada di dalam NAS ini untuk mendapatkan satu volume dengan kelebihan tersendiri. Sementara JBOD akan memungkinkan pengguna mendapatkan beberapa storage volume dari dua HDD yang terpasang. Sementara Spanning akan membentuk satu volume, mirip dengan RAID 0, tetapi tanpa data stripping seperti RAID 0.

Fitur untuk Kalangan Profesional

Terdapat tiga fitur yang diandalkan oleh WD di NAS ini yang diharapkan akan membantu kalangan profesional. Ketiga fitur tersebut adalah Cloud Access untuk akses file dari mana saja, fitur backup, serta streaming. Fitur backup yang terbilang lengkap memang dihadirkan WD di NAS mereka yang satu ini. Pengguna bisa mengatur backup otomatis dari PC dengan OS Windows dan Mac, dari kamera, atau dari NAS ke WD MyCloud atau ke tempat lain yang telah ditentukan. Kemudahan konfigurasi backup tentu akan membantu kalangan profesional dalam mengamankan data-data mereka.

wd-mycloud-pr2100-ss-5 wd-mycloud-pr2100-ss-4

Terkait keamanan data, WD juga menyediakan fitur enkripsi di NAS MyCloud Pro Series. Pengguna bisa memilih enkripsi berbasis hardware AES 256-bit untuk volume yang ada di dalam NAS ini. Ini membuat data di dalam NAS lebih terlindung dari akses oleh sembarang orang.

Sementara untuk fitur streaming, WD memanfaatkan Plex Media Server yang sudah terintegrasi di dalam MyCloud PR2100 ini. Plex Media Server disebut bisa memanfaatkan kemampuan dari prosesor Intel Pentium N3710 untuk transcoding, sehingga video yang ada di dalam NAS bisa ditampilkan dengan lancar di perangkat-perangkat milik pengguna. Ini disebut akan berguna bagi content creator yang banyak berurusan dengan video resolusi tinggi, sehingga mereka tidak perlu memaksa NAS mengirim file-file video resolusi tinggi terus menerus ke perangkat yang digunakan untuk memutar video.

wd-mycloud-pr2100-ss-8
Plex Media Server harus diinstall sendiri oleh pengguna

Satu hal yang cukup disayangkan, Plex Media Server tidak tersedia di dalam NAS ini secara standar. Pengguna harus melakukan instalasi aplikasi tersebut melalui tab “Apps”. Hal ini tentu saja sangat disayangkan, mengingat WD menyebutkan bahwa salah satu keunggulan NAS ini ada di dukungan Plex Media Server tersebut.

Fitur Tambahan Lain

WD juga menghadirkan dukungan untuk Adobe Creative Cloud di NAS PR2100 ini. Untuk download, WD juga menyertakan dukungan untuk download berbasis HTTP, FTP, maupun P2P di dalam NAS ini. Bila kemampuan itu masih dirasa kurang, pengguna masih bisa menambah fungsi-fungsi lain melalui download aplikasi pihak ketiga yang ditawarkan WD.

mycloudpr2100-my-cloud-pr2100-2
wd-mycloud-pr2100-ss-9
Masih belum banyak aplikasi tersedia untuk NAS ini.

 

Beberapa aplikasi menarik yang ditawarkan WD untuk NAS Pro Series ini adalah Acronis, untuk bare-metal backup dari sistem lain ke NAS ini; integrasi ke cloud storage Dropbox; private server untuk Joomla, phpBB, dan WordPress; serta phpMyAdmin untuk MySQL. Dukungan untuk Media Server berbasis DLNA dan iTunes juga tetap tersedia.

Satu hal yang cukup disayangkan, apa yang ditawarkan oleh WD di NAS ini masih serupa dengan yang mereka tawarkan di NAS mereka dari lini yang lain, termasuk lini bisnis yang sempat kami coba beberapa waktu lalu. Perubahan yang diusung oleh NAS ini hanya ada di prosesor yang digunakan. WD menggunakan prosesor yang lebih kencang, sehingga diharapkan mendukung performa lebih baik, salah satunya untuk transcoding yang ditawarkan melalui Plex Media Server.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…

Gaming

February 24, 2026 - 0

Marathon Siapkan Langkah Untuk Mengatasi Cheater

Untuk mengatasi ancaman cheater di Marathon, Bungie siapkan beberapa langkah…
February 24, 2026 - 0

Franchise Assassin’s Creed Dapatkan 3 Pimpinan Baru

Franchise Assassin's Creed akhirnya kembali mendapatkan kejelasan arah, dengan dipilihnya…
February 24, 2026 - 0

Windrose Berhasil Dapatkan 1 Juta Wishlist di Steam

Game bajak laut Windrose berhasil menarik perhatian gamer di Steam…
February 24, 2026 - 0

FFVII Remake Intergrade di Switch 2 Dipastikan Port Dari PS5

Guna menjawab pertanyaan pemain Switch 2 mengenai FFVII Remake Intergrade,…