Review Notebook Gaming: Gigabyte P55W v6
Hasil Pengujian – System Benchmark
PCMark 7

PCMark 7 Creativity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan viewing, editing, transcoding, dan storing file foto dan video.
PCMark 7 Entertainment berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan recording, viewing, streaming, dan transcoding acara televisi beserta film. Performa sistem dalam melakukan importing, organizing, dan browsing file musik beserta bermain game juga diuji disini.
PCMark 7 Productivity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan loading halaman werbsite dan menjalankan aplikasi office kelas rumahan.
PCMark 7 Computation berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komputasi CPU dan GPU.
PCMark7 Storage berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komponen storage pada sebuah sistem.
PCMark 8

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat.
PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.
PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.
Cinebench

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.
Autodesk 3DS Max

3DS Max merupakan salah satu aplikasi 3D modeling populer dan umum digunakan di industri film, game, dan masih banyak lagi. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.
Blender

Blender merupakan aplikasi 3D modeling bersifat gratis dan juga open source. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.
Handbrake

Handbrake merupakan salah satu aplikasi transcoding video gratis yang cukup popular. Aplikasi tersebut mampu memanfaatkan sejumlah thread prosesor dan sangat menyukai prosesor dengan clock speed tinggi. Oleh karena itu aplikasi tersebut sangat ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam average frame per second alias jumlah frame yang dapat dikonversi/diolah prosesor setiap detiknya.
Video Source: 3840 x 1714 pixels (H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)
Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.264; Handbrake Normal Preset)
Photoshop CC
Photoshop CC merupakan aplikasi manipulasi gambar versi terbaru dari Adobe. Kami masih menguji menggunakan Action bernama Photoshop Speed Test yang telah sedikit kami modifikasi untuk lebih mencerminkan operasi-operasi yang biasa dilakukan apabila bekerja dengan Photoshop.
Storage Test
Crystal Disk Mark
Temperature & Power Consumption
Suhu Operasional
Pengujian performa sistem pendingin Gigabyte P55W v6 memperlihatkan hasil seperti di atas. Dapat terlihat temperatur GeForce GTX 1060 mencapai angka di atas 90 °C dengan kecepatan kipas “Normal” dan mengalami penurunan sekitar 6 °C pada kecepatan kipas maksimal. Temperatur kerja graphics card seperti itu memang tergolong tinggi. Sementara untuk prosesor terlihat temperatur kerja tergolong cukup rendah saat graphics card dalam keadaan idle. Lain halnya saat prosesor dan graphics card bekerja seperti saat menjalankan game 3D dimana kami menjumpai kenaikan temperatur kerja. Desain sistem pendingin milik Gigabyte P55W v6 dengan satu area pelepasan panas untuk prosesor dan graphics card tampaknya menjadi salah satu penyebabnya. Oleh karena itu untuk aktivitas dengan beban kerja berat pada prosesor atau graphics card atau keduanya, kami sangat menyarankan untuk mengaktifkan kipas pada kecepatan maksimal agar temperatur komponen dapat ditekan serendah mungkin.
Walaupun temperatur kerja tergolong tinggi, performa sistem pendingin Gigabyte P55W v6 masih patut diacungi jempol mengingat kemampuannya menangani panas yang dihasilkan oleh Core i7 6700HQ dan GeForce GTX 1060 secara bersamaan dengan mengandalkan satu kipas saja. Kami sendiri tidak mengalami gejala ketidakstabilan saat mencicipi Gigabyte P55W v6 meskipun diterpa temperatur setinggi itu.
Thermal Imaging

Untuk melihat titik panas pada permukaan notebook/laptop, kami menjalankan game 3D untuk waktu cukup lama lalu melakukan pengukuran dan pemotretan thermal imaging. Pemotretan thermal imaging menggunakan perangkat FLIR ONE. Area dengan warna paling terang menunjukkan temperatur paling tinggi.

Area sebaran panas pada Gigabyte P55W v6. Penempatan sistem pendingin termasuk prosesor dan graphics card di bawah keyboard memang membuat sebagian area keyboard menghangat terutama di sebelah kiri.

Tombol keyboard di area ini sering sekali digunakan oleh gamer saat bermain game 3D terutama dengan genre FPS. Terlihat temperatur permukaan mencapai angka hingga 45 °C. Tentu saja hal ini akan membuat tombol keyboard akan terasa hangat saat disentuh. Walaupun begitu untuk aktivitas ringan seperti saat mengetik, temperatur permukaan seharusnya akan lebih rendah dibandingkan saat menjalankan game 3D.

Tombol keyboard di area kanan terlihat memiliki temperatur jauh lebih rendah dibandingkan area kiri sehingga tidak terasa hangat saat disentuh.

Temperatur permukaan bodi tepat di atas lubang ventilasi pembuangan panas dari dalam bodi notebook/laptop.


Area palmrest menunjukkan temperatur masih berada dalam batas normal meskipun tangan kiri akan terasa agak hangat saat diletakkan pada bodi notebook/laptop saat bermain game 3D.

Temperatur permukaan touchpad saat game 3D sedang dijalankan.
- Page 1: Pembukaan & Spesifikasi
- Page 2: The Notebook
- Page 4: Hasil Pengujian - System Benchmark
- Page 5: Hasil Pengujian - NVIDIA GTX 1060 6 GB GDDR5 (Part 1)
- Page 8: Daya Tahan Baterai - Konsumsi Daya - Kesimpulan















