Microsoft Akui Terlalu Agresif Dorong Windows 10

Reading time:
December 26, 2016

Sebagai upaya mempercepat adopsi sistem operasi Windows 10, selama satu tahun setelah sistem operasi itu dirilis, Microsoft menawarkan upgrade gratis dari Windows 7 dan Windows 8.1. Banyak pengguna dua sistem operasi lawas itu yang memanfaatkan tawaran ini untuk mendapatkan Windows 10 gratis. Namun, tidak sedikit juga yang menjadi “korban” karena “upgrade paksa” yang sempat diberlakukan Microsoft.

windows-10-tablet

Microsoft Akui Terlalu Agresif

Microsoft memang sempat mencoba cara agresif dalam mendorong upgrade ke Windows 10, yaitu dengan memberlakukan “upgrade paksa”. Memang, pada dasarnya Microsoft tidak memaksa pengguna Windows 7 atau Windows 8.1 beralih ke Windows 10. Namun, cara menawarkan upgrade yang mereka pilih membuat pengguna melakukan kesalahan dalam menolak upgrade.

Kini, Microsoft mengaku bahwa mereka terlalu agresif mendorong upgrade ke Windows 10, terutama dengan menganggap tombol “X” di jendela tawaran upgrade sebagai konfirmasi dari pengguna. Salah satu orang penting di Microsoft menyebutkan bahwa respon publik terhadap “upgrade paksa” tersebut cukup negatif. Periode selama tombol “X” dianggap sebagai konfirmasi itu kini disebut sebagai periode buruk Windows 10.

Terlambat Ubah Kebijakan

Walaupun menyadari publik tidak menyukai “upgrade paksa” yang dipicu tombol “X” itu, Microsoft menyebutkan bahwa mereka tidak bisa mengubah kebijakan itu dengan cepat. Hal itu dipengaruhi oleh dibutuhkannya waktu untuk menyebarkan update yang mengubah perilaku tombol “X” itu. Kini, mereka berjanji tidak akan mengulang kesalahan yang sama di kemudian hari.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…