Chip untuk SSD Masih Langka di 2017
Sejak beberapa bulan lalu, beberapa pengamat memprediksi bahwa harga SSD akan naik. Bahkan, kenaikan harga kali ini bisa saja cukup drastis dari harga yang pasaran normal. Penyebab hal itu adalah makin langkanya chip NAND flash, salah satu komponen utama di dalam sebuah SSD. Sayangnya, hal ini tampaknya akan terus berlanjut di tahun 2017 ini.

Produksi NAND Flash Masih Terbatas
Salah satu produsen chip controller untuk SSD, Phison, menyebutkan bahwa mereka melihat NAND flash yang tersedia masih sangatlah terbatas. Hal ini terjadi karena produsen chip NAND flash masih berada dalam tahap peralihan antara 2D NAND flash ke 3D NAND flash, yang ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama. Imbasnya, kebutuhan yang ada tidak bisa dipenuhi dengan baik.
Selain di SSD, NAND flash sendiri banyak sekali digunakan sebagai storage di berbagai perangkat lain, mulai dari flash drive, hingga di smartphone, tablet, laptop, hingga ke perangkat smart home dan connected car. Melihat kebutuhan akan NAND flash yang makin tinggi, produsen tampaknya harus bisa segera meningkatkan lagi produksi chip mereka agar kondisi yang ada tidak makin buruk. Hanya saja, kemungkinan besar hal itu tidak akan terjadi di tahun 2017 ini.
Akan Ganggu Pasar SSD?
Phison sendiri mengaku bahwa mereka akan sangat bergantung pada pasokan chip NAND flash. Memang, tanpa NAND flash, produksi SSD tidak bisa berjalan. Imbasnya, kenaikan harga SSD bisa jadi tidak akan bisa dihindari, setidaknya untuk tahun 2017 ini.















