Pemegang Saham Harman Ingin Gagalkan Akuisisi Samsung

Reading time:
January 15, 2017

Bulan November 2016 lalu, Samsung mengumumkan akuisisi mereka terhadap perusahaan teknologi ternama, terutama di bidang audio, yaitu Harman. Bahkan, di CES 2017 lalu Samsung juga telah menampilkan beberapa teknologi Harman di booth mereka. Namun, finalisasi akuisisi itu sendiri tampaknya bisa saja terhambat karena adanya protes dari pemegang saham Harman sendiri.

Harman-500x333.jpg

Tuntut CEO & Dewan Direksi Harman

Beberapa pemegang saham Harman disebut mulai bergerak untuk menggagalkan akuisisi perusahaan tersebut oleh Samsung. Mereka mengajukan gugatan class action terhadap CEO Harman, Dinesh Paliwal, dan anggota dewan direksi perusahaan tersebut. Hal itu dipicu oleh penilaian bahwa akuisisi oleh Samsung cacat, dan tidak menggambarkan nilai Harman yang sebenarnya.

Tidak Gambarkan “Nilai” Harman

Pemegang saham Harman menganggap harga USD 8 miliar yang disepakati sebagai nilai akuisisi perusahaan itu oleh Samsung tidak menggambarkan nilai Harman yang sebenarnya. Mereka tampaknya ingin nilai penjualan Harman lebih dari itu. CEO Harman dan dewan direksi dituding memiliki rencana tertentu terkait akuisisi ini dan mereka disebut memuluskan langkah Samsung walaupun nilai yang diajukan tidak sesuai.

Bisa Gagalkan Akuisisi

Akuisisi Harman oleh Samsung bisa saja digagalkan bila pemegang saham menggunakan hak mereka untuk melakukan voting terkait kelanjutan proses akuisisi. Mereka masih punya waktu setidaknya hingga bulan November 2017 ini untuk hal tersebut. Mereka tampaknya akan melakukan hal itu karena menganggap kesepakatan yang terbentuk bermasalah.

Sejauh ini, belum diketahui reaksi Samsung terkait upaya menggagalkan akuisisi Harman ini. Namun, bila akuisisi itu gagal, ada kemungkinan hal itu akan berimbas besar pada pengembangan produk Samsung, terutama yang disebut akan memanfaatkan teknologi dari Harman. Samsung memang disebut akan memanfaatkan teknologi Harman di beberapa produk consumer electronic mereka.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 14, 2026 - 0

NVIDIA Pamerkan RTX 5080 Bertema Game Gacha di Bilibili World 2026

NVIDIA memamerkan sejumlah GeForce RTX 5080 bertema game gacha di…
July 14, 2026 - 0

Lenovo Hentikan Handheld G02 yang Tersandung Isu ROM Ilegal

Lenovo resmi menghentikan handheld retro G02 setelah kontroversi gunakan ROM…
July 14, 2026 - 0

Valve Jelaskan “Red Line of Death” di Steam Machine

Valve luruskan kesalahpahaman akan "Red Line of Death" di Steam…
July 14, 2026 - 0

Nintendo Diduga Masih Usahakan VRR di Mode Docked Switch 2

Lowongan kerja terbaru di Nintendo memunculkan dugaan bahwa dukungan VRR…