Autodesk dan Makernesia Hadirkan Ajang 3D Printing Festival

Pada Selasa (14/2), Autodesk bekerja sama dengan Makernesia mengumumkan akan kehadiran 3D Printing Festival, di mana ajang ini akan diadakan pada tanggal 18 Februari 2017, pukul 13:00 – 19:00 berlokasi di @america Pacific Place lantai 3. Acara festival ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan ilmu dan pengetahuan tentang 3D Printing beserta manfaatnya di dalam industri kreasi dan kreatif.
“Teknologi 3D Printing sebenarnya telah berkembang sejak 30 tahun yang lalu. Namun perkembangan secara luas baru dimulai sekitar tahun 2009 melalui open source. Di Indonesia sendiri memang belum banyak yang menggunakan teknologi ini, akan tetapi beberapa komunitas bahkan pelaku industri kreatif sudah menggunakan dan mengaplikasikan teknologi ini. Beberapa di antaranya bahkan sudah membuat sendiri alat produksi 3D Printing tersebut.” Jelas Zerfani Yulias, Chief Technology Officer dari Makernesia.

3D Printer sendiri adalah sebuah mesin cetak 3 dimensi yang biasanya memakai plastik sebagai bahan dasarnya. Saat ini, desain gambar 3 dimensi dapat dicetak dengan menggunakan mesin 3D printing tersebut. Untuk memungkinkan hal tersebut, maka di sini lah peran Autodesk sebagai penyedia software untuk desain secara 3 dimensi.
“Software milik Autodesk ini yang bernama Fusion 360 merupakan platform berbasis cloud yang mampu mempermudah penggunanya untuk mendesain gambar secara 3 dimensi. Software ini tersedia untuk sistem operasi Windows maupun MacOS, juga bisa diakses melalui perangkat mobile sskalipun.” Jelas Togar Sianipar dari Autodesk.

3D Printing Festival ini akan menghadirkan talkshow yang terdiri dari 4 narasumber yang merupakan pakar dari teknologi 3D printing, pameran alat-alat dan hasil jadi produksi 3D printer, dan lain sebagainya.













