Preview: Prosesor Intel Pentium G4560

Reading time:
February 6, 2017

Untuk preview kali ini, kami mencoba membandingkan Pentium G4560 dengan dua prosesor lain yang kurang lebih sekelas. Prosesor pertama yang kami gunakan sebagai pembanding adalah Core i3 4130. Prosesor ini mengusung clock speed sebesar 3.4 GHz. Menggunakan arsitektur Haswell, produk ini merupakan salah satu prosesor yang populer di Indonesia. Produk kedua yang kami hadirkan sebagai pembanding adalah Core i3 6300. Idealnya kami menggunakan Core i3 6100, tetapi sayangnya pada saat preview ini ditulis kami masih belum bisa mendapatkan prosesor tersebut. Core i3 6300 sendiri hadir dari keluarga Skylake dan mengusung clock speed sebesar 3.8 GHz, prosesor ini dapat menjadi bayangan bagaimana Pentium G4560 dibandingkan dengan prosesor dari arsitektur Skylake.

Aplikasi yang kami pilih dalam pengujian singkat ini adalah salah satu benchmark popular dalam pengujian prosesor, yaitu Cinebench R15. Cinebench merupakan aplikasi pengujian yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.

CinebenchR15

 

Pada pengujian Cinebench R15, prosesor ini mendapatkan skor 378 CB untuk mode multi thread dan 145 CB untuk mode single thread. Sebagai pembanding, Core i3 6300, mendapatkan skor 416 CB pada mode pengujian multi thread dan 162 CB pada mode pengujian single thread. Bagaimana dengan Core i3 4130? Prosesor ini mampu mendapatkan 332 CB pada mode multi thread dan 132 CB pada mode single thread. Terlihat ketika dibandingkan dengan Core i3 6300, Pentium G4560 masih tertinggal sebesar 9% pada mode multi core dan 10% pada single core. Tidak mengejutkan mengingat terdapat perbedaan 300 MHz diantara keduanya. Ketika dibandingkan dengan Core i3 4130, ternyata Pentium G4560 mampu memimpin sebesar 12% pada multi core dan 9% pada single core. Mengejutkan ketika mengetahui ternyata sebuah Pentium G mampu mengalahkan sebuah Core i3.

Pengujian berikutnya kami menggunakan salah satu benchmark 3D sintetis yang cukup popular yaitu 3DMark. Mode pengujian yang kami pilih kali ini adalah Fire Strike. Pengujian ini dapat dijadikan indikator yang cukup tepat untuk performa prosesor tersebut dalam aplikasi gaming.

 

3DMark

Pengujian menggunakan 3DMark Fire Strike menghasilkan perbedaan cukup mencolok antara Pentium G 4560 dengan Core i3 4130. Berdasarkan pengujian sebelumnya kami sudah mengira bahkan Core i3 berbasis Haswell akan dikalahkan Pentium G Kabylake ini. Tetapi kami tidak mengira perbedaan tersebut sampai kisaran 11-12%. Kami tak menyangka bahwa prosesor yang memiliki perbedaan harga USD 53 diantara keduanya dapat menghasilkan perbedaan yang cukup jauh. Untuk perbedaan dengan Core i3 6300, Pentium G4560 tertinggal sebesar 6%. Angka yang cukup kecil mengingat perbedaan harga keduanya adalah USD 74!

Melihat hasil pengujian singkat,sepertinya Pentium G4560 terlihat cukup menarik untuk di uji lebih jauh. Potensi prosesor ini untuk merajai kelas entry level sangatlah besar. Mengingat harga yang cukup terjangkau (dengan catatan Dollar sedang tidak tinggi dan para penjual tidak memanfaatkan demand yang tinggi dan sembarangan menaikkan harga) bukan tak mungkin bahwa prosesor ini bisa menjadi awal perkenalan yang baik pengguna yang ingin menggunakan sistem berbasis Intel tapi sebelumnya terbentur dana.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 15, 2026 - 0

Review HP Omnibook 3 14-hu0115TU: Laptop yang Cocok Buat Pelajar, Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

Bodi Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition Form Factor…

Gaming

August 15, 2026 - 0

Crimson Desert Siap Dibawa ke Switch 2 pada 2027

Crimson Desert dipastikan menuju Nintendo Switch 2 pada paruh pertama…
August 15, 2026 - 0

Epomaker Hadirkan Headset Gaming Pertamanya, Dengan Harga Terjangkau

Epomaker GX1 hadir sebagai headset gaming open-back di bawah US$50,…
August 15, 2026 - 0

Bocoran MMO HoYoverse Baru, Nodusfall, Perlihatkan Gameplay ala Monster Hunter

Bocoran dari MMO baru HoYoverse, Nodusfall, muncul ke permukaan dan…
August 15, 2026 - 0

RIFTSTORM Resmi Masuk Early Access di Steam

Co-op Looter Shooter RIFTSTORM buatan Confiction Labs dan Agate resmi…