ARM Hadirkan DynamIQ – Teknologi Multi-Core yang Lebih Baik
Sebuah teknologi multi-core baru yang terbilang menarik baru saja dihadirkan oleh perusahaan teknologi yang banyak berkontribusi terhadap smartphone era saat ini, ARM. Perusahaan yang kini berada di bawah SoftBank, perusahaan software dari Jepang, tersebut menghadirkan DynamIQ. Teknologi ini memungkinkan prosesor multi-core yang lebih baik dari yang ada saat ini.

Mulai Perangkat Mobile Hingga AI
DynamIQ ini disebut akan menawarkan perbaikan dari teknologi yang umum digunakan untuk prosesor berbasis core dari ARM saat ini, big.LITTLE. Teknologi ini tidak hanya akan digunakan untuk prosesor di produk seperti smartphone atau tablet, tetapi juga di perangkat pintar di rumah serta di mobil. ARM sendiri bahkan menyebutkan bahwa DynamIQ ini juga bisa jadi basis sistem artificial intelligence canggih.
Beda Core dalam Satu Cluster
Salah satu hal baru yang diperkenalkan di teknologi DynamIQ ini adalah penggunaan core ARM Cortex A yang berbeda di sebuah cluster. ARM menyebutkan bahwa ini merupakan langkah berikutnya dari teknologi big.LITTLE, di mana saat ini satu cluster hanya dapat diisi oleh core yang sama. Hal ini memungkinkan lahirnya konfigurasi core yang tidak umum, seperti 1 + 3 atau 1 + 7, bukan hanya 2 + 2, 2 + 4, atau 4 + 4 yang umum digunakan saat ini.
Selain itu, untuk DynamIQ ini, satu cluster bisa diisi hingga 8 core, sehingga memungkinkan lahirnya SoC dengan prosesor 16 core. Menariknya, dalam 3-5 tahun ke depan, DynamIQ ini disebut berpotensi melahirkan prosesor dengan kemampuan hingga 50x dari yang ditawarkan sistem berbasis Cortex A73 saat ini, terutama untuk AI. ARM sendiri akan menampilkan lebih banyak hal terkait DynamIQ ini dalam waktu dekat ini.













