Hands-on Review: Team T-FORCE XTREEM DDR4-3600 16GB Kit

Reading time:
March 6, 2017

XMP (Xtreme Memory Profile)

Dulu, para user harus men-setting RAM mereka secara manual, dari frekuensi kerja RAM, latency(timing), dan juga voltage. Namun, dengan makin berkembangnya teknologi, para produsen hardware membuat proses setting ini menjadi lebih mudah dengan memperkenalkan teknologi XMP (Xtreme Memory Profile). Dengan menggunakan platform dan memori yang mendukung XMP, user dapat menjalankan memori mereka dengan speed, timing dan voltage yang ditentukan produsen dengan hanya me-load XMP ini di BIOS motherboard yang digunakan.

Salah satu kesalahan fatal pada pengguna awam adalah tidak menyalakan XMP, membuat RAM-nya hanya berjalan pada kecepatan default yang umumnya rendah.

Berikut ini perbandingan kecepatan default vs XMP:

*klik untuk memperbesar*

Default (DDR4-2133 15-15-15-36 )

Screenshot (80)

 

XMP (DDR4-3600, 16-16-16-36)

Screenshot (82)

 

Mengaktifkan XMP (MSI Z270 XPOWER GAMING)

Menyalakan XMP sendiri tidak sulit, berikut ini langkah-nya pada motherboard MSI Z270:

*klik untuk memperbesar*

1) Masuk BIOS Bagian ‘OC’

MSI_SnapShot BIOS

 

2) Set ‘Extreme Memory Profile(X.M.P)’ menjadi ENABLED.

MSI_SnapShot

(Jika perlu, set DRAM Frequency manual ke 3600 untuk memastikan sistem me-load profile yang benar.

Setelah XMP aktif, Anda bisa melihat di bawah ini berbagai timing dan voltase yang aktif setelah XMP dinyalakan:

MSI_SnapShot_00 MSI_SnapShot_01


Performance Test Singkat

Menggunakan aplikasi benchmark yang cukup memory-intensive seperti 3DMark11 Physics, dan Geekbench 3(Memory Score), kami melakukan pengukuran performa pada Team T-FORCE XTREEM sebagai berikut:

TForce_3D11 TForce_Geekbench

Mengingat DDR4-3600 merupakan rating yang termasuk tinggi bagi DDR4, Team T-Force Xtreem dengan mudah mendapat performa ekstra hingga 30%-an pada Geekbench 3 Memory Score, sebuah pencapaian yang tidak sedikit.06

 

Bonus: Capai DDR4-3866 CL12

Perlu diketahui, seperti hanya DDR4 dengan IC Samsung( tepatnya Samsung b-die), mencapai timing yang sangat ketat pada frekuensi tinggi bisa saja dijalankan, walau hanya sebatas penggunaan benchmarking singkat saja,  tidak bisa dipakai untuk penggunaan harian.

Berikut ini screenshot Team T-FORCE EXTREEM berjalan di kecepatan DDR4-3866 CL12-12-12, 1.85v.

3866c12

 

 

Penutup

DSC01541

Tak mau kalah saing dengan berbagai vendor-vendor DDR4 lain, Team T-Force XTREEM terihat sebagai sebuah RAM kit yang jelas ditujukan bagi power-user dan juga Overclocker. Paduan IC Samsung dengan rating tinggi serta 10-layer PCB membuatnya bisa dijalankan pada rating DDR4-3600 dengan CAS Latency 16.

Perlu dicatat, RAM kencang seperti Team T-Force XTREEM DDR4-3600 ini nantinya akan membutuhkan motherboard yang mumpuni untuk mendampinginya, memastikan bahwa RAM tersebut bisa berjalan sesuai dengan rating-nya. Salah satu hal yang cukup krusial di sini adalah memastikan bahwa Anda sudah menyalakan XMP, karena tanpa XMP Anda tidak akan mendapat performa sesuai dengan rating RAM tersebut.

Team sendiri sudah memberikan daftar Qualified Vendors List(QVL) untuk memberi informasi mana motherboard yang sanggup menjalankan RAM ini sesuai standar-nya. (Klik disini untuk melihat QVL dari Team). Adakalanya juga dengan RAM sekencang ini, Anda perlu men-setting CPU SA Voltage (VccSA) ke sekitar 1.3 – 1.35V (tergantung motherboard), dan CPU IO Voltage(VccIO) ke sekitar 1.2v untuk menjaga kestabilan.

Jadi, jika Anda seorang power-user yang menginginkan komponen RAM beperforma tinggi, Team T-Force XTREEM DDR4-3600 bisa jadi pertimbangan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…

Gaming

April 10, 2026 - 0

Roblox Kembali Dinodai Dengan Kasus Predator Anak di Inggris

Seorang pria berumur 19 tahun di Inggris divonis 28 bulan…
April 10, 2026 - 0

Windrose Umumkan Tanggal Rilis Untuk Early Access

Game petualangan bajak laut open world Windrose yang begitu dinanti…
April 10, 2026 - 0

Castlevania: Belmont’s Curse Tampilkan Gameplay Baru di Event Triple-i Initiative

Konami pamerkan gameplay baru Castlevania: Belmont’s Curse dengan aksi metroidvania…
April 10, 2026 - 0

eFootball Rayakan 1 Miliar Download Dengan Hadirkan “Master League Sprint”

Guna rayakan keberhasilan eFootball menembus 1 miliar download, Konami hadirkan…