Hands-On Review Prosesor AMD Ryzen 3
Kesimpulan Awal

Serupa dengan apa yang terjadi saat kami menguji Ryzen 7 dan Ryzen 5 sebelumnya, AMD berhasil menawarkan produk yang sangat menarik, yang menawarkan performa yang baik untuk kelasnya. Untuk berbagai aplikasi benchmark sintetik, terutama yang memanfaatkan kemampuan multi-core process, kedua Ryzen 3 ini terlihat bisa mengungguli andalan pesaing mereka di kelas yang sama. Namun, untuk aplikasi yang hanya mengandalkan kemampuan single-core process, performa yang ditawarkan Ryzen 3 ini berada sedikit di bawah Core i3 “Kaby Lake”.
Tidak hanya di pengujian sintetik saja, performa Ryzen 3 juga terlihat baik di pengujian aplikasi produktivitas yang kami ujikan kali ini. Aplikasi-aplikasi tersebut rata-rata memanfaatkan kemampuan multi-core process, yang memang sudah terlihat baik di Ryzen 3 ini dari pengujian sintetik. Impresi awal yang diberikan oleh Ryzen 3 bisa dikatakan cukup memuaskan. Namun, tentunya, kami masih ingin melakukan pengujian lain untuk keluarga baru prosesor AMD untuk desktop ini.
AMD sudah mengumumkan bahwa mereka akan memasarkan Ryzen 3 ini di harga Rp 1.499.000 untuk Ryzen 3 1200 dan Rp 1.799.000 untuk Ryzen 3 1300X. Membandingkan harga tersebut dengan performa yang didapatkan dari kedua prosesor ini, harga itu memang bisa dikatakan layak. Ryzen 3 ini bisa menawarkan performa yang baik untuk kelas harga tersebut, yang saat ini sulit dilawan oleh pesaing mereka dari produk yang ada saat ini. Bahkan, dengan harga tersebut, Ryzen 3 juga tetap menawarkan unlocked multiplier, sehingga masih ada potensi untuk mendapatkan performa yang lebih tinggi lagi. Hal ini akan kami bahas lebih lanjut di artikel yang akan ditayangkan di Jagat OC.















