Review VGA Card: ASUS ROG Strix GTX 1080 Ti Gaming OC

Reading time:
July 5, 2017

ASUS ROG Strix GTX 1080 Ti Gaming OC

ASUS_Strix1080TiOC_10

 

Graphics card baru besutan ASUS ini bisa dibilang sebagai salah satu pilihan yang terbaik di jajaran graphics card GTX 1080 Ti yang tersedia di pasaran. Tak hanya menawarkan performa yang mengesankan berkat spesifiksi GPU dan VRAM pre-overclocking pabrikan yang sangat tinggi, graphics card ini juga memiliki perfoma sistem pendingin masif yang bekerja dengan mengesankan dalam menangani sebuah graphics card dengan spesifikasinya. Saat bekerja full-load Anda pun tak akan diganggu oleh bisingnnya kipas dari ketiga kipas Wing-Blade fan-nya.

Kombinasi dengan komponen terbaik tak hanya berhasil membuktikan graphic card ini menjadi salah satu graphic card terbaik di kelasnya, kehadiran komponen-komponen berkualitas ini pun berhasil membuat konsumsi daya yang dicatatkan graphic card ini lebih optimal.Terbukti dengan daya yang sama, graphic card ini mampu menampilkan performa yang lebih apik ketimbang versi Founders Edition.

ASUS_Strix1080TiOC_5

 

Untuk desain, pemilihan heatsink besar ber-heatpipe dengan tiga kipas  pada sistem pendinginnya sangat kami apresiasi karena mampu membuatnya tampil lebih gagah dan keren. Sistem pendingin besarnya juga bukan sekedar untuk memanjakan mata saja. Hal ini terbukti dengan sistem pendingin ini mampu menyuguhkan suhu kerja yang baik. Dalam kondisi full-load di kedua mode penggunaan, graphics card ini mencatakan suhu kerja di angka 69°C dengan fan hanya 44%, dimana artinya suhu tersebut diraih dengan kecepatan kipas yang tak sampai separuh dari kemampuannya. Namun optimalnya suhu kerja ini memang harus dibayar dengan bentuknya yang agak tebal dan tentunya Anda akan memerlukan hampir 3 slot PCIe saat memasangkan graphics card ini dalam Casing . Anda juga akan dimanjakan dengan aplikasi utilitas bernama ASUS GPU Tweak II yang akan membuat Anda secara praktis berpindah mode penggunaan, memantau status graphic card dan kustomisasi seting lainnya. Ada pula aplikasi Aura Sync yang dapat dipergunakan untuk mengatur LED RGB pada graphic card ini.

Secara keseluruhan, Anda yang mendambakan graphics card monster dengan performa monster di semua aspek, ASUS ROG Strix GTX 1080 Ti Gaming OC adalah graphics card yang tersedia di pasaran dan patut Anda pertimbangkan. Dengan graphics card ini Anda bisa melibas game-game “AAA” dengan seting mentok kanan di resolusi Full-HD maupun 4K tanpa takut pengalaman bermain game Anda terganggu. Anda pun juga tak perlu takut terhadap konsumsi dayanya, karena graphics card ini mampu berkerja dengan konsumsi daya yang sama dengan versi Founders Edition NVIDIA meski datang dengan spesifikasi Pre-Overclock yang cukup tinggi. Akan tetapi, Untuk memilikinya Anda harus siap merogoh kocek Anda cukup dalam karena graphic card ASUS ini memilih harga yang Rp 1.500.000 lebih mahal ketimbang GTX 1080 Ti Founders Edition milik ASUS yang memiliki harga Rp. 12.550.000. Tapi dengan banyaknya fitur tambahan yang ditawarkan ASUS pada ASUS ROG Strix GTX 1080 Ti Gaming OC, tak ada salahnya Anda merogoh kocek Anda lebih dalam lagi.

  • Desain menarik
  • Build Quality bagus.
  • Sistem pendingin bekerja dengan optimal
  • Performa Tinggi diresolusi Full-HD maupun 4K.
  • Output Video lengkap dengan jumlah yang banyak.
  • Suhu kerja memuaskan di bawah 70°C.
  • Adanya aplikasi utilitas pendukung.
  • konsumsi daya lebih baik ketimbang versi Founders Edition.
  • Sistem pendingin hening.

Kekurangan:

  • Dimensi cukup bongsor
  • Memerlukan 3 slot PCIe

Keterangan Tambahan:

  • Produsen: ASUS
  • Info: https://www.asus.com/id/
  • Garansi: 3 Tahun
  • Harga Retail: Rp 14.050.000 (Harga online per 5 Juli 2017)
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…

Gaming

June 23, 2026 - 0

Rumor: Xbox Project Helix Diklaim Bisa Sentuh Harga $1200

Spekulasi baru akan harga console next-gen Xbox Project Helix kembali…
June 23, 2026 - 0

Steam Machine Umumkan Harga Resmi, Model Termurah di Atas $1000

Kekhawatiran gamer yang menantikan Steam Machine akhirnya terjadi juga, ketika…
June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…