Hands-On Review Monitor: ViewSonic VP2768-QHD
The Monitor

ViewSonic VP2768-QHD dihadirkan dengan balutan warna hitam di seluruh body-nya. Uniknya pada tampilan depan layarnya, Anda tidak akan dapat menemukan logo khas ViewSonic terpampang maupun tombol power dan pengaturan, sehingga membuat monitor ini memiliki desain cukup minimalis. ViewSonic VP2768-QHD sebenarnya mengadopsi desain borderless frame di semua sisi layar. Meskipun begitu, masih tampak area hitam namun hanya sekitar 2mm. Layar LCD yang digunakan monitor ini dirancang oleh ViewSonic dengan permukaan matte atau tidak mengilap. Hal ini bertujuan agar tidak memiliki sifat memantulkan layaknya cermin sehingga membuat pemakaian menjadi lebih nyaman. Tidak hanya itu saja, pada permukaan layar tersebut, ViewSonic VP2768 ini diperkuat hard coating dengan tingkat kekerasan 3H.

Monitor ini dilengkapi kaki penyangga dengan VESA 100 x 100 yang mampu menjaga keseimbangan dan kestablian monitor dengan sangat baik. Menariknya, kaki penyangga yang dimiliki ViewSonic VP2768-QHD ini memiliki pengatur ketinggian yang membuat monitor ini dapat Anda atur tingkat ketinggiannya dengan mudah. Bahkan Anda juga bisa memiringkan monitor ini baik ke kiri atau ke kanan sampai 60 derajat. Saat digunakan, ViewSonic VP2768-QHD ini akan memakan ruang seluas 61.2 x 54.1 x 21.5 cm saat ditempatkan dengan bobot keseluruhan sekitar 9.6 kg.
Sebagai monitor yang dirancang untuk kalangan profesional, ViewSonic menyertakan konektor USB Hub yang terpasang pada monitor dengan tersedianya 4 buah port USB 3.0 Type A. Selain ada konektor USB Hub, beberapa konektor esensial pada monitor ini juga tentunya turut disertakan oleh ViewSonic di antaranya 2x HDMI port dan DisplayPort, satu buah mini DisplayPort, serta satu buah audio jack 3.5mm.
ViewSonic VP2768-QHD merupakan monitor yang hanya tersedia dalam satu pilihan ukuran layar LCD LED 27 inci dengan resolusi gambar WQHD 2560 x 1440 piksel dan tingkat refresh rate 60 Hz. Monitor ini menggunakan panel tipe IPS (In-plane Switching) dengan kemampuan reproduksi warna 16,7 juta warna. Penggunaan panel tersebut tidak hanya membuat monitor ini mampu menghasilkan tingkat akurasi tinggi dalam menampilkan warna tetapi juga memiliki sudut penglihatan lebar, hingga 178° baik sudut horizontal maupun vertikal, tanpa menghasilkan perubahan warna berarti. Tingkat response time pada monitor ini tidak terlalu tinggi untuk panel IPS yaitu 14 miliseconds (Grey-To-Grey). Akan tetapi, hal ini sangat wajar karena monitor ini bukan dirancang sebagai monitor gaming, melainkan untuk para profesional seperti editor video dan foto. Untuk menghasilkan tingkat akurasi warna yang akurat tajam, ViewSonic VP2768-QHD ini tidak hanya mengandalkan panel tipe IPS-nya saja tetapi juga terdapat teknologi LUT 14-bit dan 3D LUT yang mampu menawarkan keseragaman warna yang memukau dengan tingkat reproduksi gambar mencapai 4.39 triliun warna.



Sejumlah tombol yang terletak di belakang monitor terdiri dari tombol power dan tombol pengaturan. Keberadaan tombol-tombol di belakang ni bisa dikatakan cukup wajar, mengingat ViewSonic ingin menawarkan sebuah monitor untuk kalangan profesional dengan bezel layar yang cukup tipis di semua sisinya. Terlihat pada gambar, tombol power memiliki bentuk yang berbeda di antara semua tombol pengaturan. Hanya saja kami cukup kesulitan untuk pertama kali dalam beradaptasi dengan tombol-tombol tersebut ketika melakukan pengaturan. Mekanisme pengoperasian menu dengan tombol seperti ini memang membutuhkan adaptasi dalam penggunaannya dan kesabaran tersendiri mengingat pengguna harus menekan kombinasi tombol dengan meraba dimana posisi mata melihat menu pada layar. Akan tetapi jika sudah terbiasa, pengoperasian menu terasa lebih mudah daripada saat pertama kali menggunakannya. Untuk tombol power, terdapat lampu LED untuk indikatornya. Saat lampu LED berwarna biru menandakan bahwa monitor sudah menyala dan sedang aktif digunakan. Apabila sedang idle/sleep, lampu LED pada tombol power akan menyala berwarna merah.














