Review Prosesor Core i5-8400 “Coffee Lake”

Reading time:
October 23, 2017

Performance Test – Sintetis

ASUS ROG STRIX Z370-I Gaming - 01

Benchmark sintetis dilakukan dengan sebuah software khusus benchmark PC yang merupakan simulasi dari aplikasi/program yang kita jalankan pada kehidupan sehari-hari (misalnya: Cinebench, 3DMark). Benchmark sintetis akan menghasilkan sebuah output/nilai yang mudah dibaca, serta pengujiannya mudah dijalankan dan pengujiannya mudah diulang, namun bisa jadi hasilnya tidak selalu mencerminkan keadaan spesifik pada aplikasi real-world

Cinebench R15

3_CBR15

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil 2 (dua) skor, yakni skor Multi-Core untuk melihat performa multi-threaded, dan juga skor Single-Core untuk melihat performa single-threaded.

CBR15 SC CBR15 MC

Geekbench 3

Screenshot (267)

Geekbench 3 adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik. Sudah ada update untuk benchmark ini yakni Geekbench 4, tetapi kami masih menggunakan Geekbench 3 karena ada memory score terpisah di sini. Kami mengambil skor Single Core, Multi Core, dan juga Memory Score (Multi Core)-nya.

GB3 SC GB3 MC GB3 MEM MC

HWBOT X265 2.0

Screenshot (280)

Benchmark yang dikembangkan oleh seseorang dari Republik Ceko, dengan nickname Havli, untuk HWBOT ini menguji performa sistem untuk mengubah sebuah video H264 ke H265/HEVC dengan memanfaatkan codec X265 open source. HWBOT X265 2.0 ini mendukung berbagai set instruksi modern yang diusung prosesor masa kini, dan benar-benar bisa memanfaatkan proses multi-thread, sehingga cocok untuk dipakai mengukur performa yang ditawarkan sebuah sistem berbasis prosesor masa kini. Terdapat dua opsi benchmark, yaitu dengan source video 1080p dan 4K. Hasil benchmark ditampilkan dalam avg. framerate selama proses encoding berjalan.

HWBOT X265 1080P

Halaman berikutnya: Benchmark Sintetis – Produktivitas

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Bodi Acer TravelMate X4 14 AI Form Factor Clamshell atau…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Bodi ASUS Zenbook DUO 2026 Form Factor Clamshell atau Laptop…

Gaming

June 17, 2026 - 0

Studio Double Fine Ikut Terancam Restrukturisasi Xbox

Restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam Double Fine, kini tengah berupaya mencari…
June 17, 2026 - 0

Ninja Theory Dikabarkan Terancam Ditutup Oleh Restrukturisasi Xbox

Gelombang restrukturisasi Xbox dikabarkan mengancam masa depan Ninja Theory, kreator…
June 17, 2026 - 0

Xbox Dikabarkan Akan Tutup Kreator South of Midnight, Compulsion Games

Compulsion Games dikabarkan terancam ditutup oleh Xbox. Studio di balik…
June 17, 2026 - 0

Pimpinan Treyarch Resmi Pensiun Setelah 22 Tahun Arahkan Studio

Mark Gordon resmi pensiun setelah 22 tahun memimpin Treyarch membangun…