Teknologi Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake-S”

Reading time:
October 5, 2017

Motherboard

Processor Socket

7th Gen Intel Core S-series Back
LGA1151 Kaby Lake-S/Skylake-S
8th Gen Intel Core S-series Back
LGA1151 Coffee Lake-S

Prosesor Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake-S” kembali megadopsi tipe soket LGA1151 seperti di Kaby Lake-S dan Skylake-S. Pada gambar di atas tampak permukaan kontak pin prosesor Coffee Lake-S dan Kaby Lake-S/Skylake-S tidak memperlihatkan perbedaan satu sama lain. Perbedaan hanya ditemukan di area sisi tengah dimana prosesor Coffee Lake-S memiliki lebih banyak komponen transistor. Walaupun begitu, Intel tidak mengijinkan prosesor Core i 8th Gen “Coffee Lake-S” untuk dijalankan di motherboard LGA1151 lama dengan chipset 100/200 Series.

7th Gen Pin
Skylake-S/Kaby Lake-S
8th Gen Pin
Coffee Lake-S

Meskipun jumlah dan tata letak pin prosesor tetap sama, jika dibandingkan dengan Kaby Lake-S, jumlah pin prosesor di Coffee Lake-S untuk melakukan power delivery telah ditingkatkan jumlahnya untuk mengakomodir meningkatnya kebutuhan daya akibat penambahan jumlah core dan ukuran L3 Cache. Intel mengaktifkan sejumlah pin prosesor yang tadinya tidak digunakan untuk mendistribusikan daya listrik ke prosesor.

Chipset/PCH (Platform Controler Hub)

8th Gen Intel Core Desktop Processors Overview-7

Munculnya prosesor Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake-S” diberengi dengan hadirnya chipset/PCH generasi terbaru Intel 300 Series. Motherboard dengan basis chipset Intel 300 Series menjadi syarat mutlak untuk menggunakan prosesor Coffee Lake-S terlepas masih menggunakan soket LGA1151. Tentu bukan tanpa alasan jika dibutuhkan motherboard generasi terbaru untuk prosesor Coffee Lake-S. Motherboard chipset Intel 300 Series dirancang untuk menangani prosesor enam core dengan desain power delivery lebih baik. Motherboard generasi sebelumnya hanya dirancang untuk menangani prosesor empat core. Meskipun jumlah dan tata letak pin prosesor tetap sama dengan pendahulunya, Intel telah melakukan optimalisasi power delivery pada pin soket prosesor LGA1151 motherboard chipset 300 Series, sehingga prosesor enam core dapat beroperasi dengan normal di semua varian motherboard. Memory routing di motheboard chipset Intel 300 Series juga dibuat lebih baik sehingga mampu menangani kecepatan lebih tinggi.

intel-z270-jagatreview Intel Z370

Intel Z370 menjadi varian chipset 300 Series pertama yang hadir ke pasaran. Seperti pendahulunya, di motherboard chipset Intel Z370-lah akan ditemukan fitur paling lengkap termasuk kemampuan overclocking untuk prosesor K Series. Sejumlah fitur chipset Z270 masih dapat ditemukan di Z370 seperti 24 jalur PCIe 3.0, enam port SATA III 6 Gbps, 10 port USB 3.1 Gen 1, 14 port USB 2.0, konektivitas Thunderbolt 3.0, dan juga dukungan teknologi Intel Optane.

DDR4 Only

Intel Core i 8th Gen Coffee Lake-S Datasheet

Kami menemukan hal menarik saat melihat block diagram chipset Intel Z370 dan tabel di atas. Prosesor Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake-S” tidak disebutkan mendukung memori/RAM tipe DDR3 dan hanya mendukung DDR4. Padahal dukungan itu masih ditemukan di lini prosesor Core i 7th Gen “Kaby Lake-S”. Dengan harga memori/RAM DDR4 yang semakin kompetitif dibandingkan DDR3 seharusnya hal ini tidak menjadi masalah yang serius. Terlebih produsen memori/RAM kini tampaknya akan lebih fokus dengan produk berbasis DDR4.

Intel Optane Memory

8th Gen Intel Core Desktop Processors Overview-12

Memulai debut di motherboard chipset 200 Series, teknologi Intel Optane kembali muncul di motherboard chipset 300 Series. Di generasi pertama, teknologi Intel Optane diwujudkan menjadi perangkat Intel Optane Memory yang memiliki fungsi sebagai cache untuk mengakselerasi performa storage seperti HDD, SSHD, bahkan SSD sekalipun. Kombinasi HDD+Intel Optane Memory membuat sistem menjadi jauh lebih responsif seperti menggunakan SSD tetapi tetap menawarkan keunggulan HDD dengan kapasitas penyimpanan besar. Tentu saja kecepatan loading aplikasi juga menjadi jauh lebih cepat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…