Review PC Desktop AMD Ryzen: Acer Aspire GX-281-UR13

Reading time:
April 23, 2018

Konsumsi Daya

Acer Aspire GX 281 Power

Note: Total system power consumption (In Watts)

Kesimpulan

Ryzen 7 1700X – Prosesor dengan basis arsitektur CPU Zen 1st Gen ini membuat performa Acer Aspire GX-281-UR13 terasa sangat istimewa. Bagaimana tidak?! Dengan delapan core dan 16-thread, Ryzen 7 1700X dapat dengan mudah menjalankan komputasi paling berat sekalipun. Aplikasi dengan tuntutan thread prosesor dengan jumlah melimpah akan sangat menyukainya jenis prosesor seperti Ryzen 7 1700X. Hal tersebut membuat Acer Aspire GX-281-UR13 sangat siap menangani komputasi berat baik di skenario gaming ataupun non-gaming. Terlebih PC desktop ini juga didukung memori/RAM dengan kapasitas besar pada konfigurasi dual channel dan storage super cepat SSD PCIe. Cocok sekali untuk mereka yang berkutat di dunia 3D-modellingediting kelas profesional untuk gambar/video/audio, pembuatan animasi, CAD, dan masih banyak lagi. Penggunaan SSD sebagai storage utama pun membuat Acer Aspire GX-281-UR13 menjadi lebih responsif dan gesit saat digunakan. Proses loading aplikasi editing dan game juga menjadi lebih cepat.

Acer Aspire GX 281 Internal Component Layout 01

 

 

RX 480 4 GB – Meskipun AMD telah merilis penerusnya yang menawarkan clock speed lebih tinggi, performa graphics card ini tetap tidak dapat dipandang remeh. Di resolusi Full HD, RX 480 tetap sanggup menjalankan game di tingkat frame rate tinggi dengan setting kualitas grafis tinggi. Alhasil pemilik Acer Aspire GX-281-UR13 tidak hanya mendapatkan kenyamanan saat memainkan game favorit mereka tetapi juga kualitas visual yang memanjakan mata. Tentu saja penggunaan RX 480 membuat Acer Aspire GX-281-UR13 siap digunakan untuk menyajika konten VR (Virtual Reality) dengan sempurna.

Akan tetapi cukup disayangkan Acer memilih untuk menggunakan RX 480 dengan kapasitas VRAM 4 GB pada PC desktop ini. Meskipun sebagian besar game yang ada saat ini tidak memiliki masalah dengan kapasitas VRAM sebesar itu, bukan tidak mungkin di masa depan kebutuhan game akan kapasitas VRAM akan meningkat jauh. Terlebih saat ini juga sudah ditemukan game yang membutuhkan kapasitas VRAM lebih dari 4 GB agar setting kualitas grafis tertingginya dapat dinikmati dengan nyaman. Walaupun begitu jika kualitas grafis maksimal tidak menjadi prioritas utama saat memainkan game, RX 480 4 GB di Acer Aspire GX-281-UR13 seharusnya masih mumpuni untuk menjalankan game dengan baik di resolusi 1920 x 1080. Tentu saja dengan power supply 500 Watt, masih ada ruang untuk mengganti sendiri graphics card bawaan dengan varian yang lebih bertenaga seperti GTX 1070, GTX 1070 Ti, ataupun GTX 1080.

 

Cooling Performance – Penggunaan stock cooler untuk prosesor dan graphics card memang membuat temperatur kerja Acer Aspire GX-281-UR13 menjadi tinggi. Angka 90 °C dapat dengan mudah dicapai saat kami menjalankan pengujian standar kami pada kecepatan kipas Auto. Kami sendiri tidak menemukan gejala ketidakstabilan yang diakibatkan temperatur kerja setinggi itu. Akan tetapi dengan temperatur setinggi itu membuat pengguna sulit menaikkan kecepatan kerja prosesor dan graphics card saat diinginkan. Diperlukan penggantian sistem pendingin jika pengguna ingin melakukan overclock baik untuk Ryzen 7 1700X ataupun RX 480.

Acer Aspire GX

 

Overall – PC desktop Acer Aspire GX-281-UR13 saat ini ditawarkan pada harga Rp. 22.999.000,- untuk spesifikasi seperti di artikel ini dengan menyertakan sistem operasi Windows 10. Tanpa menghitung harga casing, wireless charging pad, sekaligus keyboard+mouse wireless, kami sendiri mendapatkan kisaran harga 20 juta rupiah untuk PC desktop rakitan dengan spesifikasi mirip dengan Acer Aspire GX-281-UR13. Tentu saja harga seperti itu kami asumsikan dalam keadaan toko memiliki stok dan harga tidak mengalami perubahan akibat kelangkaan tersebut. Dengan selisih harga tidak terlampau jauh, Acer Aspire GX-281-UR13 tampaknya dapat menjadi pilihan menarik untuk mereka yang membutuhkan PC desktop kencang dan bertenaga untuk beragam skenario penggunaan. Terlebih untuk pengguna awam yang menginginkan PC desktop yang sudah terjamin akan berfungsi seperti semestinya tanpa harus berurusan dengan masalah kompatibilitas.

Kelebihan

(+) Bodi tidak terlampau besar sehingga irit tempat

(+) Performa komputasi super kencang dengan Ryzen 7 1700X

(+) Performa gaming memuaskan di resolusi Full HD

(+) Kapasitas memori/RAM melimpah

(+) Dukungan kapasitas memori/RAM hingga 64 GB

(+) SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 x4 untuk sistem operasi

(+) Tiga port USB 3.1 Gen 1

(+) Satu port Type-C USB 3.1 Gen 1

(+) Memory card reader

(+) HDMI 2.0

(+) 3X Display Port 1.4

(+) Mendukung konfigurasi enam monitor

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V4.2

(+) Qi wireless charging pad

(+) Kaki penyangga graphics card

(+) Kemampuan PSU mencukupi untuk graphics card lebih kencang

(+) Prosesor masih dapat di upgrade

(+) Keyboard+mouse wireless dengan satu receiver

Kekurangan

(-) Temperatur kerja tinggi baik prosesor dan graphics card

(-) Hanya satu panel samping yang dapat dibuka

(-) Masih dibutuhkan obeng untuk membuka baut panel samping

(-) Hanya tersedia satu slot PCIe x16 untuk slot ekspansi motherboard

(-) Seharusnya dapat menyediakan kipas intake

(-) Ekspansi storage internal terbatas akibat desain casing

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…

Gaming

April 10, 2026 - 0

Roblox Kembali Dinodai Dengan Kasus Predator Anak di Inggris

Seorang pria berumur 19 tahun di Inggris divonis 28 bulan…
April 10, 2026 - 0

Windrose Umumkan Tanggal Rilis Untuk Early Access

Game petualangan bajak laut open world Windrose yang begitu dinanti…
April 10, 2026 - 0

Castlevania: Belmont’s Curse Tampilkan Gameplay Baru di Event Triple-i Initiative

Konami pamerkan gameplay baru Castlevania: Belmont’s Curse dengan aksi metroidvania…
April 10, 2026 - 0

eFootball Rayakan 1 Miliar Download Dengan Hadirkan “Master League Sprint”

Guna rayakan keberhasilan eFootball menembus 1 miliar download, Konami hadirkan…