Xiaomi Redmi Note 5: Gunakan Snapdragon 636 Pertama di Indonesia

Reading time:
April 10, 2018
snapdragon 636 redmi note 5

Dalam sebuah acara yang ramah-tamah, di Jakarta, Xiaomi mengungkap akan dihadirkannya Xiaomi Redmi Note 5 (ya, bukan Redmi Note 5 Pro) di Indonesia. Menariknya, meski namanya redmi Note 5, tampaknya spesifikasinya tidak sama dengan Redmi Note 5 di India. Hal ini jelas terlihat dari diumumkannya bahwa Redmi Note 5 di Indonesia dengan menggunakan SoC Snapdragon 636.

 

Redmi Note 5: Snapdragon 636 Pertama di Indonesia

Mengusung SoC Snapdragon 636, Xiaomi Redmi Note 5 akan menjadi smartphone resmi pertama yang masuk ke Indonesia dengan SoC kelas menengah yang baru ini. Hal ini menarik, karena kemampuan Snapdragon 636 yang jauh lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 625 terdahulu. Selain itu, karena ini adalah seri Redmi Note, maka kami berspekulasi bahwa harganya ada di bawah 3 juta rupiah. Sebuah SoC baru yang kencang di dalam sebuah smartphone 2 jutaan, adalah hal yang menarik, bukan?

 qualcomm snapdragon mobile platform feb 2018 v2

Kryo 260: Motor Utama Snapdragon 636

Nama “Kryo” umum digunakan oleh Qualcomm untuk custom core di dalam SoC kelas atas, seperti 835 dan 845. Tentunya, ini membuat tidak banyak orang yang bisa “mencicipi” performanya, karena harga smartphone-nya pun cukup tinggi. Kali ini, Qualcomm membawa Kryo ke SoC kelas menengah.

 

Qualcomm menggunakan custom core di dalam Snapdragon 636, Kryo 260. Kryo 260 ini memiliki 8 core yang terbagi dalam 2 cluster. Cluster dengan performa tingginya menggunakan basis dari Cortex A73. Awal tahun lalu (2017), Cortex A73 masih merupakan mesin untuk smartphone kelas flagship (kelas teratas). Saat ini, Qualcomm menghadirkan A73 ke dalam Kryo 260.

Di dalam cluster untuk menghemat daya, terdapat 4 core berbasis Cortex A53 yang terkenal memang hemat daya. Akan tetapi, core ini sudah dimodifikasi untuk menghasilkan performa dan penghematan daya yang lebih baik.

Secara keseluruhan, sisi prosesor Snapdragon 636 ini menawarkan performa sekitar 50-55% lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 625.

 2A

ISP Spectra 160: Demi Hasil Foto Lebih Baik

Berbeda dengan Snapdragon 625/626, ISP (Image Signal Processor) pada Snapdragon 636 ini sudah menggunakan ISP Spectra. Lagi-lagi, ini adalah ISP yang “diturunkan” dari SoC kelas atas (835 dan 845). Kemampuan tinggi dari ISP ini secara otomatis menyematkan kemampuan pengolahan gambar kelas atas pada sistem kamera Redmi Note 5.

 

 1A

GPU Lebih Kencang: Adreno 509

Meski terlihat bukan peningkatan yang jauh dari Snapdragon 625, akan tetapi Adreno 509 menawarkan peningkatan performa sekitar 40-45% dari sektor GPU saja. Selain itu, GPU ini pun sudah mengusung semua fitur-fitur baru dari Snapdragon kelas atas. Ya, termasuk kemampuan untuk menjalankan fungsi AI (Artificial Intelligence).

 

Selain beberapa kemampuan tersebut, Snapdragon 636 pun terdata sebagai SoC dengan litografi 14nm. Modem yang digunakannya tergolong salah satu modem canggih, X12 LTE. Dan tentunya, sebagaimana semua SoC kekinian, Snapdragon 636 pun sudah memiliki kemampuan ‘on Device Machine Learning’ dan AI.

5A

 

Snapdragon 636: Membawa Teknologi Kelas Atas Menjadi Terjangkau

Peningkatan performa prosesor sekitar 55% dan GPU sekitar 45% terhadap Snapdragon 625 merupakan peningkatan yang sangat tinggi. Selain itu, Semua fitur kelas atas yang dibawa ke level harga menengah pun merupakan hal yang patut diacungkan jempol. Tertarik dengan peningkatan yang cukup tinggi ini? Nantikan pengumuman resmi kehadiran Xiaomi Redmi Note 5 di Indonesia pada tanggal 18 April 2018 nanti.

3A

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 20, 2026 - 0

Rumor: Xbox Diklaim Beri Batas Waktu untuk Cloud Gaming di Game Pass Tier Baru

Rumor terbaru mengungkap Xbox tengah menguji batas jam bermain bulanan…
April 20, 2026 - 0

Slay the Spire 2 Rilis Roadmap Tanpa Tanggal, Demi Menjaga Kualitas

Mega Crit membagikan roadmap Slay the Spire 2 tanpa berikan…
April 20, 2026 - 0

THQ Nordic Siapkan 7 Game Baru untuk Nintendo Switch 2

THQ Nordic ternyata tengah menyiapkan 7 game baru untuk Nintendo…
April 20, 2026 - 0

ARC Raiders Ubah Sistem Expedition, Timbulkan Pro Kontra di Komunitas

Embark Studios ubah sistem Expedition di ARC Raiders, menggantinya dengan…