Zotac Hadirkan Penerus Mini PC MEK Series dan VR GO Series

Reading time:
June 9, 2018

Zotac kembali meramaikan Computex 2018 dengan menggelar turnamen eSports pertama yang digelar di ajang tersebut pada tahun lalu, yakni Zotac Cup Masters. Selain meramaikan ajang Computex 2018 dengan turnamen eSports, Zotac juga tentunya turut memeriahkan turnamen tersebut dengan memamerkan jajaran produk mini PC terbaru mereka. Ada yang banyak model mini PC yang diboyong oleh produsen asal Hong Kong tersebut, namun ada dua produk yang cukup menyita perhatian, di antaranya mini PC MEK Mini dan VR GO 2.0.

Zotac MEK Mini

P 20180605 105910

Zotac MEK Mini merupakan generasi penerus dari MEK1 yang ditawarkan oleh divisi Zotac Gaming dengan tetap mengusung misi menciptakan sistem gaming dengan kemampuan terbaik di segala aspek. Dilihat dari penampilannya, MEK Mini memiliki desain body low profile dengan tinggi casing hanya setengahnya dibanding MEK1.

Zotac MEK Mini tampaknya lebih ditujukan untuk para antusias gamer yang lebih menyukai atau memiliki sistem gaming dengan konsep desain casing low profile. Desain casing dari MEK Mini ini bisa dikatakan tampil cukup gahar. Pada bagian side panel terdapat lubang ventilasi udara berbentuk mirip sirip ikan. Sedangkan pada bagian depannya, Zotac menghiasi MEK Mini ini dengan lampu LED RGB berbentuk garis asimetris sehingga memberikan kesan lebih futuristik.

Beralih ke spesifikasinya, Zotac MEK Mini ditenagai oleh prosesor Intel Core i 8th Gen i7-8700T dan dipadankan dengan memory 16GB Dual-Channel DDR4 2666MHz. MEK Mini dilengkapi dengan NVIDIA GeForce GTX 1080 Mini serta beberapa fitur tambahan lainnya seperti WiFi 802.11ac, Bluetooth 5.0 version dan LAN Gigabit Ethernet. Untuk urusan storage, MEK Mini dilengkapi dengan HDD 2.5″ berkapasitas 2TB dan dipadukan Intel Optane Memory 32 GB. Tersedia juga slot SSD dengan form factor M.2 (2242/2260/2280).

Zotac VR GO 2.0

P 20180605 104802

Mini PC canggih lain yang tak kalah menarik turut dipamerkan oleh divisi Zotac Gaming, yaitu Zotac VR GO 2.0. Sistem gaming penerus dari Zotac VR GO ini dirancang lebih ergonomis, performa lebih tinggi serta desain body yang lebih kecil. Di bagian depan casing, Zotac menghiasi VR GO 2.0 ini dengan lampu LED RGB berbentuk logo Zotac serta dua garis asimetris. Konsep desain yang diusung VR GO 2.0 ini mendapatkan penghargaan dari Computex d&i awards 2018.

P 20180605 100350

Zotac VR GO 2.0 tampaknya ditujukan bagi para antusias game Virtual Reality dengan tetap menghadirkan konsep desain compact, ringan serta menggunakan casing yang lebih kecil dibanding generasi sebelumnya. VR GO 2.0 memiliki bobot sekitar 4.5kg sehingga dipastikan tidak akan terlalu membebani penggunanya dan sanggup memberika kebebasan bergerak saat menggunakannya.

Mengenai dapur pacunya, Zotac VR GO 2.0 ditenagai oleh prosesor Intel Core i 8th Gen i7-8700T yang dipadu dengan memory 16GB Dual-Channel 2x8GB DDR4 SODIMM serta graphics card NVIDIA GeForce GTX 1070. Storage yang digunakan VR GO 2.0 berupa SSD SATA dengan interface M.2 240GB. Tersedia pula drive bay HDD/SSD 2.5″ yang bisa dimanfaatkan apabila kapasitas storage yang tersedia tidak mencukupi.

P 20180605 104811 P 20180605 100336

Soal konektivitasnya, Zotac VR GO 2.0 dilengkapi dengan DisplayPort 1.4, 2x HDMI 2.0 port, 4x USB 3.1, 2x USB 3.0 dan Thunderbolt 3. Tidak ketinggalan, Zotac VR GO 2.0 juga turut dibenamkan fitur WiFi 802.11ac, Bluetooth 5.0 version dan LAN Gigabit Ethernet. Untuk dayanya, Zotac VR GO 2.0 dapat menggunakan power adapter 230W serta 2x baterai Li-ion 6000mAh dan 2x 12V output untuk VR HMD. Dengan baterainya yang diusungnya, daya yang disuplai ke Zotac VR GO 2.0 ini diklaim mampu bertahan hingga 1.5 jam.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…