Laptop Gaming Masa Kini Harusnya Punya Bezel Layar Yang Tipis

Core i CFL

Rilis prosesor Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake” H-Series bulan April lalu memicu dimulainya babak baru untuk produk laptop gaming di pasaran. Selain tentu saja menjual daya tarik pada dapur pacu lebih kuat, laptop gaming edisi tahun 2018 ternyata mulai menawarkan tren baru yang menarik pada desain layar dengan bezel tipis dengan tebal hanya beberapa milimeter saja sehingga nyaris tidak terlihat. Pada laptop gaming generasi sebelumnya, sedikit sekali ditemukan merk/model laptop gaming dengan kriteria seperti itu. Desain layar dengan bezel tipis sendiri jamak sekali ditemukan pada laptop tipis premium yang dikhususkan untuk skenario non-gaming. Saat ini, nyaris semua merk laptop gaming setidaknya memiliki satu model yang menghadirkan desain layar dengan tebal bezel yang sangat ramping.

Tebal tipisnya bezel layar pada laptop mungkin akan terasa sepele dan dapat diabaikan. Terlebih salah satu faktor kehebatan sebuah laptop gaming umumnya lebih ditentukan oleh spesifikasi hardware yang digunakan, bukan oleh tebal tipisnya bezel layar. Lalu, mengapa sekarang banyak produsen yang menawarkan laptop gaming dengan bezel layar setipis mungkin. Ini dia alasannya.

Memangkas Ukuran Bodi

Dengan “merampingkan” bezel layar laptop gaming, produsen dapat memangkas dimensi panjang sekaligus lebar sehingga membuat ukuran keseluruhan bodi ikut menyusut. Manfaatnya tentu saja membuat mobilitas laptop gaming menjadi lebih mudah karena ia dapat dibawa dengan menggunakan tas ukuran sedang yang tidak terlalu menarik perhatian. Bodi laptop gaming yang lebih kecil juga membuat ia tidak memakan banyak tempat di meja saat digunakan.

Bodi Mengecil, Layar Tetap Besar

Jika produsen ingin menciptakan laptop gaming dengan bodi kecil tetapi dengan bezel layar tebal, otomatis ukuran layar akan dikorbankan. Akan tetapi dengan menipiskan bezel layar, produsen dapat menciptakan laptop gaming dengan bodi kecil sambil tetap menggunakan layar besar seperti 15,6 inci atau 17,3 inci yang populer dijumpai saat ini. Bahkan laptop gaming dengan layar 15,6 inci akan memiliki penampilan seperti laptop 14 inci dengan memangkas ketebalan bezel layar. Bermain game di layar ukuran besar tentu lebih mengasyikkan bukan?!

Merampingkan Bobot

Pemangkasan pada ukuran bodi dengan menipiskan bezel layar memungkinkan produsen untuk mengurangi bobot laptop gaming seringan mungkin. Sejauh apa produsen dapat memangkas berat laptop gaming memang akan ditentukan oleh perbedaan material dan juga konfigurasi hardware yang digunakan. Pengurangan berat bisa saja hanya beberapa puluh gram saja tetapi bisa juga mencapai beberapa ratus gram. Tentu saja pengurangan bobot sekecil apapun pada laptop gaming akan memberikan dampak cukup signifikan terlebih sudah menjadi rahasia umum jika laptop gaming umumnya tidak dapat dikatakan enteng bahkan yang memiliki bodi paling tipis sekalipun. Laptop gaming akan lebih “menyenangkan” saat dibawa dan tidak membebani tubuh pemiliknya dengan bobot seringan mungkin.

HP Omen 15 2018 Overwatch

 

Di tahun 2018, Omen by HP kembali menelurkan produk laptop gaming generasi terbaru mereka yang ditenagai prosesor Core i 8th Gen H-Series “Coffee Lake”. Menariknya, meskipun masih menggunakan basis desain yang mirip seperti generasi sebelumnya, Omen by HP mengambil langkah besar dengan menciutkan bezel layar produk laptop gaming edisi tahun 2018 mereka. Hasilnya dapat dengan mudah ditebak. Laptop gaming Omen by HP generasi terbaru ini memiliki ukuran dan bobot lebih ringan dibandingkan pendahulunya sambil tetap mempertahankan penggunaan layar 15,6 inci.

Laptop gaming Omen by HP 15 2018 dengan layar 15,6 inci kini memiliki ukuran bodi hanya sebesar 36 x 26,3 x 2,5 cm. Padahal produk generasi sebelumnya dengan ukuran layar yang sama memiliki dimensi bodi mencapai 38,85 x 27,55 x 2,48 cm. Terjadi pemangkasan sisi panjang dan lebar yang sukses menciutkan ukuran bodi laptop.

HP Omen 15 2018 Size Comparison

Bezel layar tipis pun membuat laptop gaming Omen by HP 15 2018 dengan layar 15,6 inci terasa seperti laptop dengan layar 14 inci akibat menyusutnya dimensi bodi. Menariknya lagi, laptop gaming Omen by HP 15 2018 kini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Sebagai contoh, laptop gaming Omen by HP 15-ce086TX (i7 7700HQ+GTX 1050Ti), memiliki bobot sekitar 2,568 kg sementara varian terbarunya, Omen by HP 15-dc0002ng (i7 8750H+GTX 1050 Ti), sekarang memiliki berat hanya 2,38 kg. Keduanya sama-sama menggunakan layar 15,6 inci.

HP Omen 15 2018 Camera

Dalam merampingkan bezel layar laptop gaming mereka, Omen by HP ternyata juga mempertimbangkan penempatan kamera. Bezel layar sisi atas tetap dirancang setipis mungkin sambil tetap mempertahankan komponen kamera pada posisi itu.

Gigabyte Aero 15X v8 Webcam

Omen by HP menyadari jika kamera dipindahkan ke sisi bawah layar akan membuat lawan bicara saat melakukan video chat melihat gambar seperti di atas.

HP Omen 15 2018 Immersive View

Sepele tetapi ternyata memiliki dampak yang tidak dapat diremehkan begitu saja. Tidak aneh jika banyak produsen laptop gaming menghadirkan desain bezel layar tipis pada produk generasi terbaru mereka tidak terkecuali Omen by HP. Bahkan dengan bezel layar yang nyaris tidak terlihat membuat tampilan layar terasa lebih memukau dan impresif terlebih saat memainkan game. Penampilan laptop gaming pun terasa lebih eksklusif saat dilihat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 27, 2026 - 0

Warner Bros Discovery Akan Diakuisisi Paramount Setelah Netflix Mundur

Perang bidding antara Paramount dan Netflix untuk bisa akuisisi Warner…
February 27, 2026 - 0

Highguard Diklaim Ditinggal Tencent Ketika Alami Kegagalan

Kabar baru semakin memanaskan drama seputar Highguard, dengan klaim Tencent…
February 27, 2026 - 0

PS5 Pro Akan Dapatkan Upgrade PSSR Baru, Janjikan Gambar Lebih Tajam

Sony resmikan upgrade grafik PSSR untuk PS5 Pro, dengan peningkatan…
February 27, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih Rekor Peak Player Tertinggi Untuk Franchise Itu di Steam

Begitu tingginya antusiasme gamer akan Resident Evil Requiem langsung terlihat…