Hands-On Review TV Samsung QLED QA65Q9FN
Spesifikasi
Sebagai TV premium dengan ukuran layar besar yang hadir di tahun 2018, QA65Q9FN tentu saja menawarkan resolusi tinggi, lebih dari sekadar Full HD yang marak digunakan beberapa tahun lalu. Ya, QA65Q9FN hadir dengan menawarkan dukungan resolusi 4K UHD (3840 x 2160 piksel). Tentu saja, sebagai bagian dari lini TV QLED 2018, QA65Q9FN ini hadir dengan teknologi QLED, dengan memanfaatkan Quantum Dot untuk menghadirkan peningkatan kualitas tampilan di layar LCD.

Satu hal yang perlu diketahui, QLED bukan memancarkan cahaya sendiri, melainkan membutuhkan sumber cahaya lain. Oleh karena itu, Samsung menggunakan LED sebagai sumber cahaya untuk lini TV QLED mereka. Untuk lini Q9F, seperti QA65Q9FN yang kami coba kali ini, LED yang digunakan adalah full-array direct backlight unit yang berarti array LED diposisikan di belakang panel. Ini akan menghasilkan tampilan yang lebih tajam, mengurangi efek bloom, dan bila dikombinasikan dengan Quantum Dot, akan menawarkan efisiensi yang baik dalam reproduksi warna, serta warna hitam yang lebih dalam.
QA65Q9FN ini disebut Samsung menawarkan 100% color volume sesuai dengan standar DCI-P3. DCI-P3 sendiri merupakan standar color space yang banyak digunakan untuk konten multimedia profesional, karena sesuai dengan kebutuhan dari pihak-pihak yang terkait dengan bidang perfilman profesional di AS. Sebelumnya, TV QLED 2017 dari Samsung juga sudah menawarkan color volume 100% DCI-P3 ini, tetapi di QLED 2018, dengan bekal kemampuan reproduksi warna yang lebih baik, Samsung mengklaim bahwa warna yang ditampilkan akan memiliki akurasi yang lebih baik dari sebelumnya. DCI-P3 sendiri disebut memiliki color gamut 25% lebih luas dari standar sRGB yang banyak digunakan saat ini.

TV QA65Q9FN ini dibekali dengan refresh rate hingga 120 Hz. Memang, angka ini belumlah setinggi apa yang bisa didapatkan dari sebuah monitor, terlebih monitor gaming, tetapi bisa dikatakan sudah memadai untuk sebuah TV. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan, refresh rate 120 Hz tersebut tidak bisa dicapai di resolusi 4K UHD, karena keterbatasan interkoneksi, dalam hal ini HDMI 2.0 yang digunakan. 120 Hz di resolusi 4K UHD memang membutuhkan bandwidth di atas dari yang bisa didapatkan dari HDMI 2.0, sehingga di TV ini, refresh rate 120 Hz hanya bisa digunakan di resolusi seperti Full HD atau QHD.

Masih dari sisi refresh rate, monitor ini dibekali Samsung dengan dukungan VRR (Variable Refresh Rate), yaitu FreeSync, dengan rentang 48 Hz ~ 120 Hz. Selain di PC dengan GPU AMD Radeon yang mendukung FreeSync, fitur ini juga bisa digunakan bersama dengan Xbox One X, console yang memang telah mendukung VRR. Penggunaan VRR/FreeSync di TV ini akan membantu mengurangi kemungkinan terjadinya efek screen tearing yang mengganggu, seperti saat memainkan game.

Tampilan HDR juga didukung oleh TV QLED 2018 dari Samsung, termasuk QA65Q9FN. Untuk lini Q9F, Samsung menjanjikan dukungan untuk HDR 2000 (HDR dengan brightness tinggi, hingga 2000 nits). Bahkan, jajaran TV QLED 2018 juga telah mendukung HDR10+, di mana engine di TV bisa melakukan penyesuaian tone dan gamut sesuai dengan statistik di rentang tertentu dalam bagian-bagian sebuah video, bukan di keseluruhan video. Jadi, dengan dukungan HDR10+, TV bukan sekadar memanfaatkan informasi di metadata suatu konten untuk penyesuaian tone dan gamut, tetapi melakukan analisis tertentu, sehingga tone dan gamut akan diatur sesuai dengan kebutuhan di scene yang ada, menghasilkan tampilan natural ala HDR yang terlihat lebih natural lagi. Namun, agar HDR10+ ini bekerja sempurna, konten yang sudah mendukung HDR10+ pun akan dibutuhkan.
Remote Control
Beralih ke remote control. Samsung menawarkan remote yang mereka sebut sebagai OneRemote. Sesuai namanya, remote tersebut dapat digunakan untuk mengontrol beberapa perangkat sekaligus, selain TV QLED, seperti DVD/BluRay Player, sistem home theater, dan set-top box yang terhubung ke TV. Namun, tentu saja, perangkat lain tersebut juga harus merupakan produk Samsung sendiri, atau setidaknya dari perusahaan yang sudah bekerja sama dengan Samsung terkait OneRemote ini, misalnya Xbox One.

OneRemote di paket TV QA65Q9FN ini memiliki desain elegan dan minimalis. Tidak banyak tombol yang ada di remote tersebut, tidak seperti remote TV pada umumnya yang dipenuhi tombol angka untuk memilih channel siaran televisi. Sebagai gantinya, Samsung lebih banyak menghadirkan kontrol on-screen dengan didukung tombol navigasi yang ada di remote. Memang, di awal, kontrol seperti ini akan membingungkan, terutama untuk yang tidak terbiasa menggunakan Smart TV. Namun, setelah beberapa saat, kontrol ini akan terasa mudah digunakan.

Satu hal yang menarik, remote ini juga dibekali dengan fitur voice command memanfaatkan Bixby, asisten digital milik Samsung. Pengguna bisa “meminta” Bixby untuk menampilkan konten dari berbagai aplikasi yang tersedia di TV QLED, seperti Netflix, YouTube, dan Spotify. Selain itu, fitur pencarian di Internet seperti yang ditawarkan Bixby di smartphone pun juga tersedia. Namun, untuk wilayah Asia Tenggara, fitur ini masih di dalam tahap pengembangan.

Remote ini sendiri mengambil daya dari dua buah baterai AAA, seperti remote perangkat elektronik pada umumnya. Bodi dari remote ini dibalut dengan warna perak metalik. Menurut kami, tombol-tombol yang ada di remote ini terbilang cukup kecil, tetapi tetap mudah ditekan. Satu hal yang harus diperhatikan, tombol volume dan channel di remote ini sebenarnya menawarkan tiga fungsi terpisah, karena tombol itu bisa digerakkan ke atas-bawah untuk meningkatkan/mengecilkan volume suara atau melakukan pemilihan channel, serta ditekan untuk mengaktifkan fitur “mute” untuk suara atau “channel select“.

















