Hands-On Motherboard ASRock B450 Pro4

Reading time:
September 21, 2018

Menyusul chipset X470 yang ditujukan untuk motherboard kelas atas pendukung Ryzen, AMD juga menghadirkan chipset B450 untuk kelas menengah. Vendor motherboard pun kembali lagi berlomba menghadirkan varian motherboard dengan chipset B450, baik yang diposisikan di segmen premium maupun value oriented. Mothebroard dengan chipset B450 ini memang sudah ditunggu oleh banyak sekali pengguna prosesor AMD Ryzen, baik itu Summit Ridge, Raven Ridge, dan juga tentunya Pinnacle Ridge. Hal yang membuat motherboard B450 ini menjadi pertimbangan banyak sekali pengguna prosesor AMD Ryzen adalah pada motherboard B450 vendor motherboard akan berusaha untuk memberikan penggunaan komponen dan solusi cooling yang lebih baik dari pendahulunya yaitu B350. Selain itu juga pada motherboard B450 AMD menjanjikan fitur StoreMi, Precision Boost Overdrive, dan tentunya skalabilitas tinggi dari socket AM4, dengan harga yang relatif lebih rendah dari X470.

1 1

Pada kesempatan ini lab JagatReview kehadiran motherboard AMD B450 dari ASRock, yaitu ASRock B450 Pro4. Motherboard in sendiri merupakan bagian dari Pro Series milik ASRock, yang berarti bahwa motherboard ini lebih ditujukan untuk penggunaan ‘daily’ atau office, yang diposisikan di harga terjangkau. Namun bukan berarti bahwa motherboard ini tidak dapat digunakan untuk kebutuhan lain seperti gaming atau bahkan overclocking. Mari kita lihat lebih jauh lagi motherboard ASRock B450 Pro4 ini!

Paket Penjualan

ASRock B450 Pro4 ini hadir dengan box bewarna hitam yang dengan sedikit aksen putih. Selain itu. hanya terdapat tulisan ASRock B450 Pro4. Box ini sendiri bewarnakan hitam glossy. Tampilan box milik ASRock B450 Pro4 dapat dikatakan sangat sederhana. Sangat berbeda dengan apa yang biasa kita temukan pada motherboard X470 milik ASRock, atau motherboard kelas atas lain dari merek yang satu ini, yang hadir menggunakan double packaging.

Di bagian belakang box ASRock B450 Pro4 ini, sama seperti motherboard lainnya, ASRock menampilkan informasi mengenai fitur-fitur utama yang dimiliki motherboard ini.

1 2 1 3

Motherboard ini dilengkapi paket penjualan seperti di bawah ini:

Manual Book

1 4

DVD Driver

1 5

2x Kabel SATA III 6 Gbps

1 6

I/O Shield

1 7

2x M.2 Screw

1 8

Case Badge

1 9

Paket penjualan yang ditawarkan pada motherboard ini terbilang sangatlah sederhana. Hanya mencakup perlengkapan dasar. Namun, hal seperti ini wajar bila dijumpai di sebuah motherboard di kelas yang dihuni ASRock B450 Pro 4 ini.

Tampilan Fisik

ASRock B450 Pro4 hadir dengan form factor, dengan ukuran ATX 30.5 cm x 22.4 cm. Ukuran tersebut membuat motherboard ini terlihat sangat ramping karena lebarnya 2 cm lebih pendek dari standar motherboard ATX, 30.5 cm x 24.4 cm. Bila Anda perhatikan lebih detail, Anda akan melihat bahwa motherboard ini hanya akan menggunakan 6 buah mounting hole.

PCB ASRock B450 Pro4 ini menggunakan ‘sapphire black PCB’ yang merupakan istilah untuk PCB dengan finishing glossy. Di sekitar slot PCie, terdapat sablon bewarna abu-abu yang sedikit mempercantik tampilan motherboard ini. Cukup menarik bahwa pada motherboard B450 ini menggunakan tema warna hitam abu-abu, di mana sebelumnya pada B350 Pro4 ASRock memilih untuk tema warna yang kontras yaitu hitam dan putih.

1 10

Terdapat 4 DIMM yang mendukung DDR4 dengan kecepatan memori hingga DDR4-3200. Kecepatan tertinggi yang didukung resmi oleh pihak AMD sendiri adalah DDR4-2933. Di atas kecepatan tersebut, user harus melakukan overclock manual dan tidak ada jaminan dari pihak AMD bahwa frekuensi tersebut dapat berjalan. Untuk motherboard ASRock B450 Pro4 ini, Anda dapat melihat list QVL memori di link ini: Memory QVL. Kapasitas maksimal dari RAM yang dapat digunakan pada motherboard ini adalah 64GB untuk konfigurasi 4x 16GB, dengan jenis Non-ECC Unbuffered DDR4. Empat slot DIMM ini dibalut warna hitam.

1 11

Untuk pasokan daya, motherboard ini memiliki 24-pin ATX dan 8-pin ATX 12v CPU. Untuk peletakan konektor 8-pin menurut kami kuranglah tepat, dikarenakan posisinya sedikit menjorok ke bagian dalam. Dengan posisi sedikit menjorok ke dalam, akan membuat proses pemasangan konektor di kondisi tertentu, seperti saat motherboard terpasang di casing yang agak sempit, menjadi lebih sulit. Sedangkan untuk konektor 24-pin, menurut kami sudah berada di posisi yang tepat, dan dapat dikatakan sudah menjadi standar peletakan konektor 24-pin di motherboard saat ini.

1 12 1 13

Motherboard ASRock B450 Pro4 ini memiliki empat buah fan header. Jumlah fan header ini dapat dikatakan mencukupi untuk sebuah motherboard ATX. Ke-4 fan header ini terdapat di bagian atas dan bagian bawah motherboard, masing-masing 2 buah. Posisi dari masing-masing fan header ini bisa dikatakan mudah dijangkau. Seluruh fan header yang diberikan memungkinkan Anda memakai mode PWM dan DC regulated.

1 14
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…