Hands-On Review Monitor: LG UltraWide 34WK95U-W
Menu

Tampilan menu utama monitor LCD LG 34WK95U-W. Tekan tombol joystick Anda akan memunculkan menu utama monitor ini dan gerakan ke arah kanan-kiri-atas-bawah untuk menggerakkan kursor untuk memilih menu.

Menu Quick Settings menyajikan pengaturan tingkat brightness, auto brightness, contrast, dan volume speaker.

Menu Input, Anda akan menemukan menu pilihan konektor yang ingin digunakan, mulai dari DisplayPort, Thunderbolt 3, HDMI 1 dan HDMI 2. Penggunaan resolusi 5K hanya berfungsi pada koneksi Thunderbolt 3 dan DisplayPort. Untuk konektor HDMI hanya mencapai resolusi 4K.


Masih dalam Menu Input, pada bagian menu ini juga Anda bisa mengatur Aspect Ratio dan mengaktifkan menu fitur Picture by Picture (PBP). Menu PBP menyajikan pengaturan fitur Picture-by-Picture dimana satu monitor dapat menampilkan gambar dari dua perangkat berbeda secara bersamaan.
Halaman utama menu Picture


Menu Picture>Picture Mode menghadirkan pengaturan setting yang disesuaikan dengan skenario penggunaan seperti Custom, Vivid, HDR Effect, Reader, Cinema, sRGB, DCI-P3, EBU, REC709, SMPTE-C dan Color Weakness.

Menu Picture>Picture Adjust menyajikan pengaturan tingkat ketajaman gambar (Sharpness), tingkat contrast ratio (Black Level), Super Resolution+ dan pengaturan tingkat brightness secara otomatis tergantung kondisi layar (DFC).

Menu Picture>Color Adjust menyajikan sejumlah pengaturan untuk warna yang akan ditampilkan monitor ini.

Menu Picture>Response Time menyajikan pengaturan tingkat response time berdasarkan kecepatan tampilan layar (Response Time).

Menu Picture>Picture Reset menyajikan pengaturan reset settingan monitor secara default dari LG.

Halaman utama menu General Anda bisa mengatur berbagai pengaturan basic seperti Language, Smart Energy Saving, Power LED button, Automatic Standby, HDMI Ultra HD Deep Color, DisplayPort, Local Dimming, Buzzer, OSD Lock dan USB Upstream (USB-B/USB-C).



Tak hanya dapat diatur melalui menu yang terdapat pada monitor, Anda pun bisa melakukan pengaturan monitor ini melalui aplikasi OnScreen Control yang membuat Anda tak perlu menyentuh monitor saat ingin melakukan pengaturan monitor ini. Opsi pengaturan yang disediakan pun tergolong lengkap, bahkan Anda akan menemukan opsi yang serupa dengan yang tersedia pada monitor.

Pada aplikasi OnScreen Control terdapat menu Screen Split dimana Anda bisa memanfaatkan fitur Screen Split 2.0 yang memungkinkan Anda mengatur jendela kerja Anda lebih mudah saat Anda memiliki lebih dari satu jendela kerja pada layar Anda.
Konsumsi Daya
Pengujian konsumsi daya dilakukan menggunakan power meter yang dihubungkan pada kabel power monitor LCD. Pengujian dilakukan dengan pengaturan setting pada menu Smart Energy Saving. Pada saat diukur, kami hampir tidak menemukan perbedaan penggunaan daya listrik yang signifikan, bahkan tergolong sama dari tiga mode fitur Smart Energy Saving yang ditawarkan. Kami mendapati angka 63 Watt saat fitur Smart Energy Saving diaktifkan maupun dimatikan yang masih tergolong normal untuk sebuah monitor LCD dengan ukuran layar lebar ini.

Akan tetapi, saat kami menghubungkan monitor ke sebuah laptop yang menyediakan konektivitas Thunderbolt 3, konsumsi daya pada monitor ini langsung meningkat hingga 81 Watt. Untuk ukuran konsumsi daya tersebut masih tergolong cukup hemat.













