Review RAM HyperX Predator RGB DDR4-3200 32GB Kit (4x 8GB)

Reading time:
December 12, 2018

Pengaturan RGB Lighting dengan Gigabyte RGB Fusion

Kehadiran RGB lighting pada berbagai macam komponen PC juga didukung dengan perkembangan software pengaturan RGB lighting tersebut. HyperX Predator RGB DDR4 memiliki dukungan penuh terhadap software pengaturan pencahayaan dari Asus, ASRock, MSI, dan GIgabyte Aorus.

RGB Lighting Controls

Fleksibilitas dalam hal dukungan software pengaturan untuk HyperX Predator RGB DDR4 ini menjadi salah satu nilai jual yang ditawarkan oleh HyperX. Sebagai catatan, bahwa dikarenakan HyperX Predator RGB DDR4 ini baru saja secara resmi memasuki pasaran secara luas, sebagai pengguna Anda harus memastikan bahwa software Aura, Polychrome, Mystic Light, dan RGB Fusion yang Anda gunakan sudah merupakan versi terbaru.

Di artikel ini kami akan menunjukan penggunaan software RGB Fusion milik Gigabyte Aorus untuk mengatur pencahyaan dari HyperX Predator RGB. Mari kita mulai.

Software RGB Fusion sendiri sangat mudah digunakan dan memiliki tampilan yang sangat straight forward. Pada saat Anda membuka RGB Fusion maka Anda langsung dapat melihat device apa saja yang dapat di akses oleh RGB Fusion.

Screenshot 5s

Jika Anda melakukan pengaturan di halaman utama dan terlihat device motherboard dan memori HyperX Predator RGB, maka Anda akan melakukan pengaturan dengan mode sinkronisasi antara ke-dua device tersebut. Kami pun mencoba melakukan pengaturan warna merah muda 🙂

IMAG2069s

Selajutnya, kami mencoba untuk mengatur pencahayaan RGB HyperX Predator RGB tanpa melakukan sinkronisasi dengan motherboard. Untuk melakukan hal tersebut Anda hanya perlu untuk meng-klik gambar modul memori pada halaman utama, maka Anda akan masuk ke tampilan menu seperti dibawah ini

Screenshot 6s

Di menu ini, Anda akan melihat beberapa preset efek penchayaan yang dapat dipilih. Tidak lupa juga terdapat 2 buah kontrol yang dapat digunakan untuk mendukung efek pencahayaan. Dua buah kontrol tersebut adalah speed & brightness, yang berarti Anda dapat menentukan tingkat kecepatan transisi dan kecerahaan efek pencahyaan yang Anda pilih.

IMAG2068sKami sendiri juga mencoba preset color-cycle untuk melihat apakah HyperX Predator RGB DDR4 ini dapat memberikan efek transisi warna yang ‘smooth’.

Screenshot 7s

Kami mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Dengan mode color-cycle kami mendapatkan transisi warna yang sangat ‘smooth’. dan warna yang dihasilkan dari HyperX Predator RGB ini tidaklah mencolok mata.

IMAG2052s IMAG2051s

XMP (Extreme Memory Profile)

XMP Adss

Modul HyperX Predator RGB DDR4-3200 ini hanya akan berjalan sesuai dengan spesifikasi yang tertera jika setting XMP pada BIOS diaktifkan. Proses mengaktifkan XMP sendiri tidaklah sulit. Di motherboard Gigabyte Z390 Aorus Master ini Anda hanya perlu masuk ke tab M.I.T, masuk ke menu Advance Memory Settings dan Anda hanya perlu untuk mengaktifkan menu Extreme Memory Profile ke Profile 1 untuk berjalan pada kecepatan DDR4-3200 CL16-18-18-36.

1s 2s

Sebagai catatan bahwa memori HyperX Predator RGB ini memiliki 2 buah profile XMP, profile pertama adalah DDR4-3200 CL16-18-18-36 dan profile ke-2 DDR4-3000 CL15-17-17-36 yang ditujukan untuk compatibility mode, terutama untuk platform AMD Ryzen. Dan tentunya pada pengujian ini kami juga akan menyertakan hasil pengujian XMP Profile #2.

XMP Profile Option Profile 1 3200 Profile 2 3000

*Jika anda tidak mengaktifkan profile XMP maka memori HyperX Predator RGB DDR4 ini akan berjalan pada kecepatan DDR4-2400

Dan berikut ini adalah setting CPU dan Voltage yang digunakan selama pengujian:

Setting CPUs Setting CPU Voltages Setting LLCs Setting DRAM Voltages
* Sebagai catatan tambahan, kami memberikan setting CPU VCCIO Voltage dan CPU System Agent Voltage 1.2v karena kami ingin menggunakan setting ini untuk pengujian lebih lanjut untuk memori ini yang akan Anda temukan pada halaman berikutnya. Anda bisa meninggalkan 2 voltage di atas ini Auto jika hanya ingin menggunakan XMP Profile. 

Berikutnya mari kita melihat hasil uji perrforma dari memori HyperX Predator RGB DDR4-3200 32GB kit!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…