Review Casing Corsair Crystal 280X RGB

Reading time:
January 22, 2019

Perlengkapan

Tentunya, ketika membeli casing, produsen akan menyertakan perlengkapan untuk memungkinkan pengguna merakit sistem mereka ke dalam casing. Di Crystal 280X RGB ini, Corsair menempatkan perlengkapan di sebuah box yang ditempatkan di tray HDD 3.5″. Berikut ini adalah isi dari kotak perlengkapan tersebut:

Corsair Crystal 280X 16 20181128 215234R

Perakitan Sistem ke Casing

Mari kita mulai membahas perakitan sistem ke dalam casing Corsair Crystal 280X RGB ini. Sebelum mulai memasang komponen-komponen ke dalam casing, kami terlebih dahulu melepas side panel kiri dan kanan dari casing ini, serta penutup sisi depan dan atas casing. Side panel kiri, berupa tempered glass, dapat dilepas dengan membuka empat baut penguncinya, sementara side panel kanan dapat dilepas dengan cara membuka dua baut pengunci di sisi belakang casing.

Corsair Crystal 280X 10

Untuk penutup atas casing, sepintas kita akan melihat empat baut yang mengunci panel tempered glass, yang bisa dilepas untuk mengakses ventilasi di baliknya. Namun, agar seluruh bagian ventilasi bisa diakses, kita tidak cukup hanya melepas tempered glass tersebut. Kita harus melepas seluruh penutup bagian atas casing, yang bisa dilakukan dengan membuka dua baut yang ada di sisi belakang, kemudian menarik sisi atas ke arah belakang. Terakhir, untuk penutup sisi depan, kita bisa menariknya begitu saja karena Corsair tidak menguncinya dengan baut, hanya menggunakan mekanisme plastik sederhana. Setelah penutup di kiri, kanan, atas, dan depan casing terbuka, serta semua dust filter dilepas, kami mulai melakukan perakitan sistem ke dalam casing ini.

Komponen pertama yang akan kami pasang adalah storage, baik 3.5″ maupun 2.5″, ke tray masing-masing. Untuk HDD 3.5″, kita bisa memasang HDD ke tray tanpa menggunakan pengunci apapun, karena tray ini didesain agar bisa mengakomodasi HDD dan menahannya. Walaupun begitu, Corsair masih menyediakan lubang untuk baut, satu di masing-masing sisi, untuk memperkokoh pemasangan HDD ke tray. Tray HDD 3.5″ ini juga didesain agar bisa mengakomodasi penggunaan storage 2.5″, dengan cara memasangnya dengan baut.

20181128 215717R 20181128 220139R

Beralih ke storage 2.5″, untuk memasang HDD atau SSD 2.5″ ke tray, kita harus menggunakan baut. Tidak ada mekanisme di tray yang bisa menahan storage di tempatnya tanpa bantuan baut. Secara umum, untuk memasang storage ke tray masing-masing, kami tidak mengalami kesulitan apapun. Namun, kami tidak langsung memasang tray untuk storate 3.5″, karena kami seharusnya masih butuh melepas cage HDD 3.5″ dari tempatnya untuk membantu pemasangan backplate pendingin prosesor.

20181128 220659R 20181128 221010R 20181128 221109R

Sementara untuk tray storage 2.5″, karena kami merasa posisi cage 2.5″ tidak menghalangi apapun, kami langsung memasangnya ke tempat yang seharusnya. Pemasangan tray storage 2.5″ ke cage tidak sulit, tapi membutuhkan ketelitian karena desain cage yang menahan tray di posisi vertikal. Posisi vertikal tersebut tentu saja membuat kita harus memastikan tray terpasang sempurna ke cage untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sayangnya, berdasarkan pengalaman kami, untuk memasang tray dengan sempurna ke cage akan membutuhkan sedikit usaha ekstra, karena 2 dari 3 tray yang kami pasang tidak terkunci dengan benar ketika pertama kali kami mencoba memasangnya ke cage. Setelah mencoba beberapa kali, kami akhirnya sedikit “memaksa” memperbaiki posisi pemasangan tray secara manual, dengan menarik bagian tray, sehingga akhirnya tray terpasang dengan sempurna.

20181129 180522R

Setelah storage, kami memasang motherboard ke dalam casing. Kami menggunakan sebuah motherboard Mini-ITX sebagai basis dari sistem yang akan kami rakit ke dalam casing ini. Namun, karena casing ini bisa menampung motherboard hingga ukuran Micro-ATX, kami terlebih dahulu mencoba memasang motherboard lain, dengan form-factor Micro-ATX, untuk melihat seperti apa gambaran ruang di dalam casing ini ketika pengguna menggunakan motherboard Micro-ATX. Secara umum, pemasangan motherboard Micro-ATX dapat dilakukan dengan mudah, karena memang casing ini didesain untuk mengakomodasi ukuran itu. Namun, satu hal yang kami temukan, penggunaan motherboard Micro-ATX ternyata membuat dua lubang untuk cable management tertutup. Hal ini akan membuat pengguna sulit menggunakan kedua lubang yang dimaksud secara optimal, karena motherboard akan membuat kabel berukuran besar, seperti kabel 24-pin ATX, sulit melewati lubang tersebut.

20181129 180006R

Kembali lagi ke motherboard utama kami, yaitu ASUS ROG STRIX Z390i, masalah yang kami jumpai saat menggunakan motherboard Micro-ATX tidak kami jumpai saat menggunakan moterboard dengan form factor Mini-ITX ini. Kedua lubang cable management dapat diakses sepenuhnya tanpa terhalang motherboard. Setelah motherboard terpasang dengan sempurna ke casing, kami melanjutkan dengan pemasangan sistem pendingin, berupa HSF Hyper 212 LED Turbo dan watercooling MasterLiquid 240.

20181128 214702R

Pertama, kami mencoba HSF Cooler Master Hyper 212 LED Turbo terlebih dahulu. HSF ini memiliki tinggi mencapai 163 mm, lebih dari tinggi HSF maksimal yang didukung oleh Crystal 280X RGB ini. Benar saja, HSF tersebut tidak bisa masuk seluruhnya ke dalam casing, membuat side panel kiri casing tidak bisa dipasang ketika HSF ini terpasang. Jadi, bila Anda ingin menggunakan casing ini, pastikan tinggi HSF yang digunakan tidak lebih dari 150 mm agar bisa masuk sepenuhnya ke dalam casing ini.

20181129 182425R

Beralih ke watercooling, Corsair menyebutkan bahwa Crystal 280X RGB ini bisa menampung radiator dengan panjang hingga 280 mm, di bagian atas atau depan casing. Kami menggunakan sebuah watercooling MasterLiquid 240, dengan radiator 240 mm, untuk sistem yang kami rakit ke dalam casing ini. Watercooling tersebut membutuhkan backplate untuk pemasangan unit waterblock/pump ke motherboard. Di sini, tray HDD 3.5″ dari casing menghalangi akses ke bagian belakang soket prosesor di motherboard, sehingga kami harus melepasnya terlebih dahulu.

20181129 183122R

Melepas tray HDD 3.5″ dapat dilakukan dengan membuka baut-baut pengunci tray dari sisi luar, serta satu baut di bagian dalam casing. Setelah baut-baut tersebut dibuka, tray bisa dilepas dengan sedikit menggeser tray ke arah dalam. Setelah tray lepas, akses ke bagian belakang soket prosesor tidak lagi terhalang dan kami bisa memasang backplate dengan mudah, dilanjutkan dengan memasang waterblock/pump ke posisinya di motherboard.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…