Review Casing Corsair Crystal 280X RGB

Reading time:
January 22, 2019

Hasil Perakitan Sistem di Crystal 280X RGB

Berikut ini adalah hasil perakitan sistem ke dalam casing ini:

20181129 202226RR 20181130 132142R

 

Berdasarkan apa yang kami alami selama merakit sistem ke dalam casing ini, secara keseluruhan, perakitan sistem ke dalam casing ini terbilang mudah dilakukan. Hal tersebut kurang lebih disebabkan karena kami menggunakan sistem dengan basis motherboard Mini-ITX, dan casing ini memiliki ruang yang sangat lega untuk sebuah sistem berbasis motherboard Mini-ITX. Kami tidak bisa memberikan gambaran lengkap untuk perakitan dengan sistem berbasis motherboard Micro-ATX, karena kami tidak melakukan perakitan sampai selesai dengan motherboard Micro-ATX, tetapi bisa jadi akan sedikit lebih sulit karena posisi lubang untuk cable management tertutup oleh motherboard.

Casing ini memiliki desain dual-chamber, di mana kedua chamber diposisikan bersebelakan. Hal tersebut membuat casing ini tidak bisa menampung HSF yang terlalu tinggi, sekalipun casing ini terlihat lebih lebar dari kebanyakan casing. Tinggi HSF tersebut juga perlu diperhatikan. Jangan sampai terlanjur membeli HSF yang cukup tinggi, yang tidak bisa diakomodasi oleh casing ini. Untungnya, masih banyak sekali opsi yang bisa dipilih sebagai sistem pendingin, untuk mengkomodasi prosesor kencang sekalipun, seperti HSF low-profile berperforma tinggi atau watercooling.

20181130 132236R

Desain dual-chamber juga membuat Corsair tidak memiliki ruang untuk mengakomodasi pemasangan graphics card di posisi vertikal. Namun, hal ini seharusnya bukan merupakan suatu masalah. Casing ini tidak akan terlihat “kurang modern” tanpa hal tersebut, karena Corsair menawarkan tampilan yang tidak kalah menarik dengan permainan tata cahaya RGB dari kedua kipas bawaan yang tersedia di Crystal 280X RGB.

Satu hal yang perlu diperhatikan, untuk side panel kiri dari tempered glass, tidak ada mekanisme penahan apapun yang diberikan oleh Corsair selain empat buah baut penguncinya. Hal ini membuat pemasangan side panel kiri mungkin akan sedikit merepotkan. Pengguna harus menahan tempered glass, atau harus memposisikan casing di posisi tidur terlebih dahulu sebelum memasang tempered glass.

Kesimpulan

(+)

  • Desain kekinian, dengan tempered glass dan kipas RGB
  • Bahan casing terbilang kokoh
  • Perakitan sistem terbilang cukup mudah
  • Ruang yang cukup lega di sekitar motherboard, memungkinkan berbagai konfigurasi pemasangan sistem pendingin
  • Desain modular untuk tray storage, mempermudah akses pemasangan backpanel sistem pendingin
  • Perlengkapan yang disertakan lengkap & membantu mendapatkan hasil rakitan yang lebih “sempurna”

(+/-)

  • Desain tray storage 2.5″, menghadap ke bawah membuat pemasangan storage dan kabel jadi sedikit lebih rumit
  • Kebutuhan 2 konektor power SATA ekstra untuk menghidupkan efek RGB di kipas
  • Cable management yang cukup baik, setidaknya saat menggunakan motherboard Mini-ITX

(-)

  • Pemasangan side panel tempered glass yang agak merepotkan
  • Lubang cable management terhalangi motherboard saat menggunakan motherboard Micro-ATX

 

20181129 201316R

Bila Anda ingin sebuah casing yang hadir dengan gaya yang cukup kekinian, dengan tempered glass dan RGB, serta desain dual-chamber, sebagai rumah untuk sistem Micro-ATX/Mini-ITX, Crystal 280X RGB ini merupakan sebuah pilihan yang menarik dengan harga yang tidak terlalu tinggi. Desain dual-chamber membuat casing ini memiliki lebar lebih dari sebuah casing standar, tetapi tidak terlampau jauh sehingga tidak akan memakan terlalu banyak ruang di meja. Karena desain dual-chamber itu juga, casing ini tidak menawarkan dukungan untuk komponen berukuran raksasa, seperti PSU hingga 220 mm atau radiator 360 mm, tetapi hal itu cukup wajar untuk sebuah casing ringkas dengan dukungan hanya untuk sistem Micro-ATX atau Mini-ITX.

Perakitan sistem ke dalam casing ini memang tidak bisa dikatakan sangat mudah. Ada beberapa langkah tambahan yang mungkin perlu dilakukan, seperti melepas tray storage untuk mempermudah pemasangan backplate sistem pendingin. Namun, secara keseluruhan, desain dari Crystal 280X RGB ini tetap memungkinkan perakitan sistem tanpa banyak masalah, dan masih tergolong cukup mudah.

Pemasangan side panel tempered glass juga akan sedikit merepotkan karena tidak ada mekanisme penahan. Pengguna harus memposisikan casing di posisi tidur untuk memasang tempered glass dengan mudah, tanpa resiko merusak panel tersebut. Walaupun begitu, bila Anda tidak terlalu sering membongkar-pasang PC, hal ini mungkin bisa tidak terlalu diperhitungkan.

20181130 132306R

Satu hal menarik yang bisa ditawarkan oleh casing ini, selain dari desainnya, adalah fitur RGB yang kompatibel dengan iCUE dan berbagai komponen Corsair lain. Bila Anda menggunakan komponen RGB lain dari Corsair, Anda bisa menggunakan kontroler RGB yang tersedia di casing ini untuk menyelaraskan efek tata cahaya RGB sistem. Jadi, bila Anda menggunakan komponen seperti watercooling RGB dari Corsair, Anda bisa mendapatkan tata cahaya yang sangat menarik di casing ini.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…
March 16, 2026 - 0

Review Acer Swift X 14 AI 2026: Tipis, Ringan, Kenceng Buat Gaming, Editing Video dan Desain 3D!

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Keseluruhan bodinya…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…