Huawei Siapkan Akselerasi Inovasi untuk Teknologi Masa Depan

Reading time:
September 3, 2019

Sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar dunia, Huawei tentu saja terus menghasilkan inovasi. Salah satu yang paling mudah kita lihat adalah melalui produk smartphone mereka, di mana selalu ada inovasi baru dihadirkan di perangkat baru yang mereka kreasikan. Namun, bukan cuma itu saja, Huawei memiliki banyak sekali inovasi yang mungkin belum terlalu banyak kita ketahui, tetapi banyak membantu menentukan “wujud” teknologi yang kita rasakan saat ini.

img 20190903 090023 01306137546488677606
Salah satu teknologi saat ini yang banyak mendapatkan dorongan dari inovasi Huawei adalah 5G. Sejak 2009 lalu, Huawei memang sudah mulai melakukan pengembangan dari penerus teknologi baru saat itu, 4G. Banyak pihak mengakui hasil pengembangan dini itu dan melibatkan banyak aspek dari hasil pengembangan Huawei itu untuk 5G.

5G Sudah Menjadi Inti “Smart World” Saat Ini

Meningkatkan lagi apa yang ditawarkan oleh 4G, 5G bisa menawarkan jangkauan luas, bandwidth besar, dan latency rendah. Hal itu bisa mendorong inovasi baru memanfaatkan 5G untuk banyak use case baru. Bukan cuma di bidang yang banyak kita kenal, seperti interaksi sosial dan hiburan saja, tetapi juga di bidang industri, kesehatan, otomotif, dan masih banyak lagi. Karena itu, bisa dikatakan bahwa 5G menjadi inti dari banyak inovasi yang membentuk “smart world” saat ini dan yang segera datang.

img 20190903 091604 018155110619151699156
Banyak pihak yang terkait dengan 5G, salah satunya Huawei, menaruh perhatian lebih di bidang inovasi berbasis 5G ini. Bukan cuma karena 5G ini membuka banyak peluang baru, tetapi juga karena inovasi apa yang dihasilkan dari 5G itu akan menentukan apa yang bisa dilakukan 10 tahun ke depan. Ini merupakan hal penting, karena tantangan kebutuhan dunia digital 10 tahun ke depan hanya bisa dijawab bila arah pengembangan saat ini sudah terlihat.

Pandangan Huawei: 100x Lipat di 10 Tahun Mendatang

Terkait 10 tahun ke depan, Huawei memiliki pandangan bahwa kebutuhan yang ada akan ada di kisaran 100x lipat saat ini, dari sisi kebutuhan bandwidth, ruang storage, dan kemampuan komputasi. Pandangan Huawei itu didasari oleh apa yang terjadi selama beberapa tahun ini dan prediksi peningkatan beberapa tahun ke depan. Peningkatan 100x lipat itu memang terlihat sangat besar, tapi bukan tidak mungkin dipenuhi bila arah pengembangan teknologi saat ini sudah mulai ditujukan ke sana. img 20190903 092432 016107870212411462888

Ajak “Mulai Bergerak” Sekarang

Huawei menyebutkan bahwa mereka ingin lebih banyak pihak terlibat, menghadirkan inovasi yang akan membantu menjawab tantangan 10 tahun mendatang itu. Kerja sama dengan pihak universitas, sebagai sumber inovasi, serta pemegang modal, dipandang sebagai hal penting yang akan menggerakkan banyak pihak menjawab tantangan itu. Berbekal pengalaman 30 tahun menjawab tantangan teknologi yang ada, Huawei ingin menggandeng pihak-pihak itu untuk bergerak bersama-sama, melalui “Innovation 2.0”.

img 20190903 093214 011691350071571070262
Di “Innovation 2.0” ini, diharapkan inovasi yang dihasilkan bukan hanya sekadar jadi konsep baru, tetapi benar-benar diwujudkan menjadi suatu hal baru. Keterlibatan banyak pihak akan jadi hal penting, di samping pengembangan yang terbuka, terhadap ide dan kebutuhan yang ada. Huawei ingin agar ide inovasi bukan hanya berakhir sebagai ide saja, tetapi jawaban bagi kebutuhan masa depan.

Perkembangan teknologi saat ini tentu saja tidak bisa lepas dari apa yang terjadi 10 tahun lalu. Demikian juga, 10 tahun ke depan tidak akan bisa lepas dari apa yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, Huawei mengajak semua, di pembukaan 5th Huawei Asia-Pacific Innovation Day, hari ini, di Chengdu, China, untuk menyiapkan seperti apa “wujud” dari teknologi masa depan, di 10 tahun yang akan datang, mulai dari saat ini. Ajak semua pihak siapkan jawaban untuk tantangan “100x lipat” 10 tahun mendatang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…

Gaming

March 26, 2026 - 0

Ramadan GG War Mobile Legends: Bang Bang: Cara Dapat WDP Harga Rp1 dan Kesempatan Menang 10.000 Diamonds!

Bulan Ramadan sering menjadi momen hadirnya berbagai aktivitas dan program…
March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…