Direct Release: Twitter Merayakan Hari Emoji Dunia
Jakarta, 17 Juli 2020 – Hari ini warganet merayakan Hari Emoji Dunia, sebuah perayaan mengenai hadirnya karakter gambar yang telah memberikan warna dalam mengekspresikan perasaan kita dalam sebuah pesan atau percakapan. Kehadiran emoji membawa warna tersendiri dalam komunikasi digital.
Sulit rasanya membayangkan jika kehadiran emoji tidak pernah ada di dunia maya. Karakter-karakter yang unik memudahkan kita untuk menyampaikan perasaan terhadap percakapan tersebut, apalagi hal-hal yang tidak dapat sampaikan dengan kata-kata, baik itu pada kondisi sedih , kaget , jengkel , atau sedang tertawa terbahak-bahak 🤣 dengan humor lawan bicara kita.
Pada tahun 2019, Twitter mengumumkan 10 Emoji yang paling sering digunakan di Twitter tahun 2019: emoji tertawa sampai menangis “” menjadi emoji yang paling sering digunakan. Jika kamu ingin membaca lebih dalam tentang sejarah munculnya emoji, artikel di tautan ini akan menjadi referensi yang sangat menarik!
Twitter melakukan analisa terhadap penggunaan emoji selama kurang lebih tujuh bulan terakhir (1 Januari 2020 – 10 Juli 2020). Peringkatnya dihitung berdasarkan volume cuitan selama periode tersebut. Ternyata, emoji “” masih menjadi emoji yang paling banyak digunakan di Twitter (global).
Twitter juga menemukan bahwa 10 emoji dibawah ini paling banyak digunakan di dunia terkait cuitan COVID-19 (global) selama periode Maret hingga Juli 2020:
Selain itu, di bawah ini adalah emoji dengan pertumbuhan tertinggi di Twitter (global) periode Januari sampai Juli 2020.
Dengan ribuan pilihan emoji yang bisa digunakan di Twitter, percakapan menjadi kian hidup dan berwarna. Berikut adalah beberapa contoh percakapan unik yang melibatkan penggunaan Emoji:
- Berinteraksi dengan audiens menggunakan Emoji! 🤝
Brand yang sukses di Twitter adalah brand yang paham benar siapa target audiensnya dan selalu menemukan cara kreatif untuk berinteraksi dengan mereka. Menangkap animo budaya musik dari negara ginseng 🇰🇷, Tokopedia (@tokopedia) meluncurkan emoji khusus pada aktivasi #TokopediaBTS di Twitter untuk lebih mendekatkan diri dengan audiens mereka.
Buat nemenin kamu #DiRumahAjaDulu, main game #TokopediaxBTS yuk!
Coba, kamu bisa nggak tebak 5 judul lagu di bawah hanya dari lihat emoji aja? 🤔
Yang bisa , coba kasih tahu mimin apa jawabannya dan pakai #TokopediaxBTS ya! 💜💚💜 pic.twitter.com/xXTr7qd2LK
— Tokopedia (@tokopedia) April 2, 2020
- Memilih dengan Emoji!
Beberapa akun di Twitter juga menggunakan emoji untuk mengetahui preferensi audiensnya, sebagai salah satu alternatif penggunaan fitur polling. Cineverse (@cineverse_id) menggunakan emoji untuk mengetahui preferensi platform streaming pelanggan dengan cara yang menyenangkan. 🤩
Chillers, it’s time to choose your favourite streaming app!!
Pilih aplikasi streaming film favorit lo dengan komen menggunakan emoji 😎😍😇😂
Go! pic.twitter.com/y9iUAS0w39
— CINEVERSE (@cineverse_id) May 10, 2020
- Teka-teki yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya! 🧐
Beberapa waktu lalu, Zarry Hendrik (@ZarryHendrik) menghebohkan linimasa dengan tebak-tebakan berhadiah unik di Twitter . Salah-satu tebakannya adalah “Sebutkan tiga negara paling ujung.” Siapa sangka kalau tiga negara terujung yang dimaksud adalah tiga emoji bendera yang terakhir “ ”. Bikin emosi ya!
Bukan ujung alphabet tapi ujung emoji. pic.twitter.com/UhdLSqQFS4
— Batti (@batbatti) July 9, 2020
- Emoji sesuai dengan tagar 🥳
Twitter juga merilis emoji yang dapat diaktivasi jika menggunakan tagar tertentu, misalnya emoji rumah yang akan keluar setelah menulis tagar #DiRumahAja untuk menunjukkan kepatuhan protokol di tengah pandemi. Contoh lainnya adalah emoji lentera yang muncul setelah menulis tagar #Ramadan⭐ – yang selalu muncul setiap Bulan Suci. Menarik bukan?
Quarantine got me like…#dirumahaja pic.twitter.com/z2CzRXxWKW
— Deb (@debrisumule) April 15, 2020
Engagement lebih baik dengan branded emoji
Tidak hanya untuk penggunaan personal, Twitter juga menciptakan emoji bagi kepada brand yang meluncurkan kampanye/inisiatif baru untuk meningkatkan interaksi dengan audiens. Menggunakan emoji khusus ketika meluncurkan sebuah kampanye di Twitter akan meningkatkan engagement dan/atau perhatian audiens terhadap kampanye tersebut. Data internal Twitter menunjukkan, bahwa sebuah kampanye akan mendapatkan perhatian 10x lipat lebih tinggi saat mereka menggunakan branded emoji.
Nah, apa yang sedang kamu rasakan hari ini? Apa sih emoji yang kesukaan kamu? Ayo rayakan Hari Emoji Dunia dengan cuitkan emoji favoritmu dan tag kami di @TwitterID ya!



















