Review GeForce RTX 3060 Ti Founders Edition – Ampere di 399 USD?
Hasil Pengujian
Test 1: Stress Test – Analisis Clock / Temperature

Dengan menggunakan 3DMark Fire Strike Ultra Stress Test, kami me-logging kondisi GPU dengan tool HWINFO, untuk melihat beberapa variabel, seperti clockspeed & temperature.
Clockspeed

Clockspeed RTX 3060 Ti saat boost ada di sekitar 1800Mhz-an, jauh lebih tinggi dari rating boost yang tertera (1665 Mhz).
Dengan sedikit tuning power limit ekstra (+10%, jadi 220W), clockspeed rata-rata-nya meningkat ke sekitar 1900Mhz.
Overclocking GPU ini dengan setting GPU clock +150Mhz pada tool Afterburner akan menghasilkan clock rata-rata di 2Ghz-an, ini masih cukup stabil untuk menjalankan 3DMark Fire Strike Ultra Stress Test. Pencapaian ini sedikit menarik, karena GPU Ampere ‘besar’ seperti RTX 3080 sulit mencapai nilai 2Ghz+ ini salah satunya karena aspek power limit.
Nampak bahwa 220W Power Limit yang diberikan pada Ampere RTX 3060 Ti ini cukup untuk membuatnya beroperasi pada clockspeed mendekati 2Ghz.
Temperature

Pada sisi cooling di GPU RTX 3060 Ti, stress test 3DMark akan menghasilkan suhu 72C peak, sedangkan power limit ekstra dan overclocking akan menunjukkan temperatur 75C peak, ini termasuk masuk akal untuk cooler 2-slot kecil versi FE.
Test 2 : Benchmark Sintetis – 3DMark



Pada sebagian besar 3DMark ini terlihat kalau RTX 3060 Ti memiliki performance di atas 2080 SUPER, kecuali di 3DMark Port Royal.
Test 3 : Power & Power Efficiency
Mari lihat konsumsi dayanya:


Sesuai dengan rating/kelas TDP-nya di 200W, RTX 3060 Ti menunjukkan konsumsi daya yang cukup rendah, total sistem kami ada di 320W. Meski demikian, efisiensi daya-nya ditinjau dari 3DMark Fire Strike Ultra per watt-nya tidak terlalu jauh beda dari GPU Ampere yang lain.
Test 4 – Game 4K (Raster)









Test 5 – Game 1440p (Ray tracing – DXR)






Kesimpulan
Relative Performance – 4K Raster

Relative Performance – 1440p DXR

Performance / Power Efficiency
Walaupun memiliki shader unit dengan jumlah paling rendah dari semua GPU Ampere yang hadir(saat ini), performa RTX 3060 Ti bisa dibilang mengagumkan. GPU kelas tengah ini masih memiliki performa di atas RTX 2080 SUPER pada hampir semua game test kami, terutama sekali pada skenario resolusi 1440p dengan Ray Tracing (DirectX Ray Tracing – DXR) aktif. RTX 3070 di atas-nya, memiliki keunggulan sekitar 10-14% dari RTX 3060 Ti.
Dari segi total konsumsi daya, RTX 3060 Ti cukup rendah dibanding GPU high-end lain yang kami uji, namun efisiensi daya-nya tidak jauh berbeda dari Ampere yang lain, hanya sedikit lebih baik dari Turing.
Cocok untuk 1440p Raster, 1080p DXR
3060 Ti bahkan sanggup menjalankan game terbaru yang kami uji pada skenario 4K di framerate yang terbilang nyaman. Meski demikian, sama halnya dengan RTX 3070, skenario 1440p nampak lebih masuk akal, dan bisa dijalankan dengan high framerate.

Demikian juga dengan game DXR, nampaknya resolusi 1080p akan lebih pantas bagi 3060 Ti, untuk menjaga framerate.

Overclocking

Kami belum banyak menguji 3060 Ti, terutama versi custom dari berbagai vendor, namun uji overclocking singkat yang kami kerjakan pada 3060 Ti FE ini mengindikasikan bahwa 3060 Ti punyna potensi mencapai clockspeed 2Ghz-an, dan tidak terlalu mengalami limitasi pada power limit, seperti GPU ampere kelas atas,RTX 3080. Overclocking 3060 Ti bisa memberikan sedikit performa ekstra, namun belum bisa mengejar RTX 3070.
Cukup menarik untuk melihat seberapa jauh custom 3060 Ti card bisa di-push, jika ada yang memberikan power limit ekstra.
Value
Dengan rating kisaran harga di 399 USD, RTX 3060 Ti nampak memberikan value vs performance yang memadai, sayangnya kami tidak punya informasi seberapa jauh harga GPU ini saat ada di Indonesia nanti. Aspek harga nampaknya merupakan suatu hal yang tidak bisa ditebak akhir-akhir ini, karena banyak faktor lain yang menentukan (availability, supply, demand, dsb).















