Review Zenbook 14 UX425EA: Laptop Tipis nan Sangar
Baterai
Laptop ASUS Zenbook UX45EA memiliki baterai dengan kapasitas 67Wh, dan pada review ini kami menguji kemampuan baterai dengan metode video playback serta Web Browsing secara looping. Laptop diatur dengan tingkat Brightness 50%, Volume 25% dan mode performa di Standard Mode.

Pada pengujian 1080P Video Playback, laptop dapat bertahan hingga 15 Jam 36 Menit. Sedangkan saat pengujian Web Browsing (Chrome), laptop dapat bertahan hingga 15 Jam 16 Menit. Ini memperlihatkan kalau kemampuan baterai dari laptop ASUS Zenbook UX45EA selama pengujian review memang terbilang istimewa.
Adapun untuk pengisian daya, dengan adaptor 65W yang dimiliki, pengujian Charging berjalan dengan proses sebagai berikut:

- 30 Menit – 35%
- 60 Menit – 66%
- 90 Menit – 87%
- 120 Menit – 95%
- Full 100% – 2 Jam 14 Menit
Tersedia fitur Battery Health Charging di Software My ASUS yang diklaim dapat memperpanjang umur baterai dengan membatasi kapasitas pengisian saat Charger dicolok terus. Pilihannya:
- Full Capacity Mode – Baterai akan di Charge hingga 100%
- Balanced Mode – Baterai hanya akan di Charge hingga 80%
- Maximum Lifespan Mode – Baterai akan di Charge hingga 60% sehingga punya umur lebih panjang
Suhu Kerja
Laptop ini memiliki sistem pendingin prosesor dengan satu buah Heatpipe lebar dengan satu buah kipas, serta pembuangan udara panas ke belakang, mengarah ke bingkai bawah layar.

Baca Juga: Review ASUS RT-AX82U: Gaming Jadi Lancar
Load Cinebench R15 Loop
Standard Mode
- Di awal pengujian saat mekanisme Turbo Boost diijinkan setinggi, suhu Core i5 1135G7 sempat naik tinggi ke kisaran 94 °C
- Seiring pengujian berlangsung, suhu prosesor kemudian turun dan berada stabil di kisaran 69-71 °C saja
Performance Mode
- Pada mode ini, suhu Core i5 1135G7 juga sempat mengalami kenaikan hingga 94 °C di awal pengujian
- Seiring pengujian berlangsung, suhu prosesor mengalami penurunan ke kisaran 73-76 °C walaupun kami melihat masih ada lompatan suhu ke atas 90 °C beberapa kali yang tampaknya disebabkan prosesor berusaha melakukan Boosting setinggi mungkin untuk “colongan” performa
Flir One (Load Cinebench R15)
- Area paling panas tampak ada di area sebelah atas Keyboard terutama dekat lubang ventilasi dan dua deretan atas tombol Keyboard bagian tengah dengan suhu mencapai 44 °C
- Suhu mulai menurun di bawah 40 °C dari deretan tombol Keyboard nomor tiga hingga ke bawah
- Suhu area Palmret tentunya ada di bawah 35 °C
- Suhu seperti itu adalah suhu tertinggi yang mungkin dicapai di Laptop ini saat menjalankan beban kerja sangat berat
- Laptop tipis seperti ASUS ZenBook 14 UX425EA seharusnya akan jarang digunakan untuk skenario penggunaan seberat itu
Harga
Untuk unit ASUS Zenbook UX425EA yang kami review dibanderol dengan harga Rp. 14.799.000. ASUS memiliki varian Zenbook 14 UX425EA lain dengan spesifikasi yang lebih tinggi dari yang kami review yaitu dengan spesifikasi Intel Core i7 1165G7, RAM 16Gb serta SSD 512 GB yang diharga sebesar Rp. 17.799.000. Harga pembelian tersebut sudah termasuk OS Windows 10 dan juga Microsoft Office Home & Student 2019 senilai 1.8 juta rupiah.

ASUS ZenBook 14 UX425EA dilindungi Garansi 2 Tahun dengan ASUS Perfect Warranty. ASUS Perfect Warranty merupakan layanan perlindungan tambahan untuk pengguna Laptop ASUS jika terjadi kerusakan pada unit yang tidak ter-cover oleh garansi standar ASUS, termasuk kerusakan akibat kesalahan pengguna seperti Kerusakan karena air, Layar pecah, Kecelakaan dan Kelalaian pengguna.
ASUS Perfect Warranty juga merupakan layanan premium dimana ASUS akan menanggung 80 persen biaya jasa perbaikan dan Spare Part untuk kerusakan-kerusakan yang disebabkan kelalaian pengguna. Pengguna hanya perlu membayar sisa 20%.
- Layanan ini berlaku selama tahun pertama pembelian, jadi di tahun pertama tersebut Anda dapat memanfaatkan “ASUS Perfect Warranty” satu kali.
- ASUS Perfect Warranty berlaku untuk Laptop Consumer dan Gaming Laptop ASUS tipe tertentu (termasuk komponen Charger dan Baterai-nya) yang dibeli mulai dari 1 Januari 2020.
Kesimpulan
Dari keseluruhan pengujian review notebook ASUS ZenBook 14 UX425EA, kami mengambil beberapa catatan kesimpulan sebagai berikut:
Minus Poin
- Untuk versi Core i5, RAM 8 GB mungkin kurang cocok untuk mereka yang menggunakan aplikasi dengan kebutuhan RAM sangat besar
- Akan tetapi untuk aktivitas harian tertentu yang tidak terlampau berat seharusnya tidak menjadi masalah
- Konektor 3.5 MM Audio Jack absen pada Laptop dan hanya tersedia melalui konverter/Dongle
- Agak merepotkan buat yang masih pakai perangkat Audio dengan konektor 3.5 MM
- Gunakan perangkat Audio Bluetooth untuk mengatasi komplikasi penggunaan konverter/Dongle
Poin Menarik
- Penampilan cantik dan elegan ala ASUS ZenBook
- Bodi super tipis tetapi masih memberikan konektor USB dan HDMI ukuran besar
- Footprint kecil berkat bingkai layar NanoEdge Display
- Enteng dibawa dengan bentuk Charger yang praktis
- Bodi telah lolos uji ketahanan berstandar Military Grade
- Burst Performance prosesor mampu melampaui Core i7 1065G7
- Sustain Performance prosesor tinggi – Nyaris menyamai Core i7 1065G7
- RAM 4266 MHz
- Membuat performa Iris Xe Graphics keluar sepenuhnya
- Kuat untuk Gaming ringan di 1080P
- Gunakan eGPU untuk pengalaman Gaming lebih Premium
- Layar 100% sRGB – Cocok untuk Content Creation
- Baterai irit – Lebih dari 15 jam
- Suhu kerja rendah meskipun punya bodi tipis
- Dilengkapi keamanan biometrik pengenalan wajah (Kekinian)
- Dua Thunderbolt 4
- Wi-Fi ax dan Bluetooth 5.1
- Mendapatkan Microsoft Office senilai 1.8 juta yang aktif selamanya
- ASUS Perfect Warranty
Simak review lengkap ASUS ZenBook 14 UX425EA di video berikut ini!













