Blackberry Kerja sama dengan Baidu Bikin Mobil Self Drive
Blackberry dikabarkan menjalin kemitraan dengan perusahaan raksasa asal China yaitu Baidu. Dimana keduanya bekerja sama untuk membangun platform mobil autonomous atau mobil kemudi otomatis.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, High Definition Maps milik Baidu akan diintegrasikan ke dalam Sistem Operasi Real-Time QNX Neutrino milik BlackBerry.
Baca Juga: Sony Jual Rugi Konsol Playstation 5

Menurut pihak Baidu, tujuan dari kemitraan baru yang diperluas ini adalah untuk “memberi jalur yang jelas dan cepat bagi produsen mobil untuk memproduksi kendaraan otonom, dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama.
Perangkat lunak QNX BlackBerry akan menangani bagian keamanan fungsional, keamanan jaringan, dan keandalan, sementara Baidu telah berinvestasi dalam pengembangan AI dan Deep Learning.
Baca Juga: Apple Garap Mobil Autonomous Bersama Kia & Hyundai
Platform mobil autonomous ini nantinya digunakan pada mobil asal China yaitu GAC New Energy Aion, divisi kendaraan listrik dari GAC Group.
GAC Group sendiri merupakan salah satu produsen mobil teratas yang terlah memproduksi lebih dari 2 juta kendaraan dalam setahun.
BlackBerry, yang sempat menguasai industri smartphone, sekarang ini bisa dibilang tengah berhasil mengembangkan perangkat lunak QNX untuk otomatisasi kendaraan
Saat ini, perangkat lunak QNX Blackberry telah digunakan di lebih dari 175 juta kendaraan di seluruh dunia, untuk fitur seperti Advance Driver Asisstant, Digital Instrument, serta sistem informasi dan entertainment.
Kerjasama antara BlackBerry dan Baidu ini dianggap penting dalam indsutri. Karena Baidu telah memasukan sistem operasi buatan luar, untuk dipasang pada kendaraan buatan China, bahkan ketika pemerintah China menyerukan untuk menggunakan produk buatan lokal.
Kesepakatan dengan Baidu juga membantu BlackBerry yang merupakan pendatang baru di industri, untuk terus mengekspansi pangsa pasar di China. Tahun lalu, Blackberry mengumumkan QNX akan diintegrasikan ke dalam kendaraan listrik saingan Tesla di China, yaitu Xpeng.















