Review Brica B-Vision R1: Smart Webcam dengan AI

Reading time:
October 12, 2021
Brica B Vision R1 2

Kebutuhan akan webcam di kondisi saat ini memang meningkat, karena banyak aktivitas yang semula bisa dilakukan langsung kini harus dilakukan secara online. Dan webcam merupakan alat pendukung aktivitas secara online itu. Karena ada banyak aktivitas yang harus “dipindahkan” ke online, ada kondisi di mana webcam biasa tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk aktivitas tertentu.

Brica melalui produk Smart Webcam ini menawarkan solusi untuk kebutuhan di mana webcam yang digunakan harus bisa mengikuti gerakan kita.

Brica B Vision R1 5

Webcam seperti ini akan dibutuhkan, misalnya untuk mengambil gambar guru yang tengah mengajar secara online memanfaatkan papan tulis di ruang kelas, atau untuk presentasi produk yang berukuran besar seperti mobil, dan lain sebagainya. Jadi, dengan webcam seperti ini, apa yang ingin disampaikan seharusnya bisa divisualisasikan dengan lebih jelas, dengan mudah. 

Tentunya bukan itu saja hal yang ditawarkan oleh webcam Brica B-Vision R1 ini. Namun, sebelum kita membahas lebih detail fitur dan fungsi apa saja yang ditawarkan, mari kita berkenalan dulu dengan webcam ini!

Brica B Vision R1 3

Paket Penjualan

  • unit B-Vision R1
  • Mini Tripod
  • Paket Dokumen (kartu garansi dan user manual)

Spesifikasi

Brica B Vision R1 4
  • Dimensi: 65 x 65 x 86.5 mm
  • Bobot: 206 gram
  • Focus Type: fixed focus
  • Lens Field of View: 90°
  • Pan/Horizontal Angle: 350°
  • Tilt/Vertical Angle: 120°
  • Resolusi Video Maksimal: 1080p@30 fps, 720p@30 fps dengan WDR
  • Video Encoding: H.264
  • Microphone: built in stereo mic with noise cancelling
  • Audio Encoding: PCM

Desain

Brica B Vision R1 6

Unit Brica B-Vision R1 ini memiliki bentuk dasar tabung dengan base persegi panjang. Diameter dari “tabung” unit webcam ini adalah 59 mm, dengan panjang sekitar 45 mm.

  • Di sisi depan, terdapat lensa kamera, dengan tiga lampu indikator di bawahnya.
    • Lampu kiri untuk indikator kamera aktif
    • Lampu tengah untuk indikator fitur auto-tracking aktif
    • Lampu kanan untuk indikator kamera terhubung ke USB

Kemudian, di bawah ketiga lampu indikator tersebut, ada tombol untuk switch on/off fitur auto-tracking.

  • Di sisi belakang unit webcam, terdapat kabel USB dari webcam ini. Kabel ini bukan merupakan kabel yang bisa dilepas, alias terpasang permanen.
  • Beralih ke stand, stand dari webcam ini memiliki desain yang memungkinkannya ditempatkan di atas monitor, seperti yang digunakan berbagai webcam di pasaran. Di sisi dasar stand, terdapat lubang ulir untuk pemasangan ke tripod. Sementara di bagian atasnya, ada mekanisme untuk tilt dari webcam ini.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, webcam ini juga memiliki mekanisme panning 350°. Nah, untuk pan ini, webcam ini dibekali dengan motor elektrik, sehingga bisa melakukan panning dengan sendirinya. Panning otomatis inilah yang dengan dukungan AI memungkinkan hadirnya fitur auto-tracking di B-Vision R1 ini. Sebagai catatan, B-Vision R1 ini tersedia dalam warna hitam/abu-abu tua dan putih.

Penggunaan

Brica B Vision R1 1

Brica menyebut webcam ini mendukung plug & play di sistem operasi keluarga Windows (7/8/10). Kita tidak perlu melakukan instalasi driver dan aplikasi pendukung. Webcam bisa langsung kita gunakan. Jadi, setelah memasang kabel USB dari webcam ini ke PC yang kami gunakan, dan Windows 10 sudah mendeteksi webcam, kami langsung mencoba membuka aplikasi “Camera” bawaan Windows 10. Brica B-Vision R1 ini sudah terdeteksi, sebagai “USB Camera”, dan langsung berfungsi sebagaimana mestinya.

Di aplikasi ini, fitur auto-tracking juga langsung berfungsi. Saat kami mencoba bergerak ke kiri-kanan, webcam ini langsung mengikuti gerakan kami. Fitur ini secara standar diaktifkan saat webcam dihidupkan, terlihat dari lampu indikator yang berada di tengah menyala. Bila kita ingin mematikan fitur ini, cukup sentuh tombol/logo yang ada di bawah deret lampu indikator.

Saat kami coba di aplikasi lain pun, webcam ini bisa terdeteksi dengan baik. Baik di aplikasi untuk live streaming seperti OBS, maupun aplikasi-aplikasi video call, seperti Google Meet, Skype, Zoom, dan lain sebagainya. Mic dari webcam ini juga langsung terdeteksi dan bisa digunakan sebagai audio input di aplikasi-aplikasi tersebut.

Simak penggunaan webcam yang kami uji coba lebih lengkap lewat video review berikut ini:

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…

Gaming

August 28, 2026 - 0

Xbox Resmi Uji Fitur Disc-to-Digital untuk Ribuan Game

Xbox umumkan mulai menguji fitur Disc-to-Digital yang mengubah game fisik…
August 28, 2026 - 0

ANANTA Ungkap Spesifikasi PC, RTX 3080 Jadi Standar Rekomendasi

ANANTA mengungkap spesifikasi PC minimum dan rekomendasi, dengan RTX 3080,…
August 28, 2026 - 0

The Witcher 3 Remastered Hadir di Gamescom 2026 Beserta Teaser DLC Baru

The Witcher 3 Remastered hadir di Gamescom 2026 sebagai upgrade…
August 28, 2026 - 0

ANANTA Perlihatkan Kota Kedua di Trailer Gamescom 2026 & Tanggal Rilis

NetEase akhirnya membagikan tanggal rilis untuk ANANTA, beserta cuplikan kota…