Nvidia Siap Luncurkan RTX 2060 Versi Baru dengan VRAM 12GB
Di awal tahun 2021 lalu, Nvidia sempat menyebutkan bahwa perusahaan akan merilis kembali beberapa GPU lama mereka yaitu RTX 2060 dan GTX 1050 Ti. Ini ditujukan untuk memberi opsi pada para gamer untuk produk GPU dengan harga terjangkau, di tengah ketersediaan produk GPU yang langka, karena banyak digunakan oleh para penambang kripto dan juga para tengkulak.

Dan baru-baru ini, Nvidia mengkonfirmasi akan segera merilis varian baru RTX 2060, dengan spesifikasi yang sedikit ditingkatkan. RTX 2060 terbaru ini memiliki VRAM sebesar 12GB, dua kali lipat dari seri awal dengan VRAM 6GB yang dirilis pada tahun 2019 lalu.
RTX 2060 12GB masih dibangun dengan proses manufaktur FinFET 12nm TSMC. Tak hanya VRAM, spesifikasi lainnya juga ditingkatkan. Yaitu dengan 2176 CUDA, dibandingkan RTX 2060 standar yang memiliki 1920 CUDA.
GeForce RTX 2060 12GB hadir dengan base clock 1.470 MHz dan boost clock 1.650 MHz, mirip dengan GeForce RTX 2060 Super. GeForce RTX 2060 12GB juga menawarkan kinerja FP32 yang lebih tinggi. Dibandingkan dengan versi standar yang memiliki 6,5 TFLOP, sementara varian 12GB ini menawarkan peningkatan 10,8%, yaitu 7,2 TFLOP.

Nvidia belum membocorkan berap harga untuk produk kartu grafis RTX 2060 Founders Edition 12GB ini. Akan tetapi, Nvidia hanya menyebutkan kalau ini adalah versi premium dari RTX 2060 6GB, jadi harganya juga akan sebanding. Nvidia menyebutkan bahwa produk ini akan mulai tersedia pada 7 Desember 2021.
Baca Juga: Resmi Meluncur, Ini Spesfikasi dan Harga Nvidia GeForce RTX 3000 Series • Jagat Review
Nvidia RTX 2060 6GB sendiri dijual dengan harga USD 349 saat diluncurkan di tahun 2019. Sementara RTX 3060 sendiri diluncurkan dengan harga USD 329 di awal tahun 2021 lalu. Jadi kemungkinan, untuk harga yang disarankan, akan tetap dibawah harga RTX 3060.
Tapi, tentunya kenyataan di pasar biasanya akan sangat berbeda. Bahkan, pertanyaan yang lebih dulu penting dijawab adalah — apakah produk ini benar-benar bisa sampai ke tangan konsumen dari kalangan gamer yang butuh kartu grafis entry level, seperti yang ditargetkan oleh Nvidia?















