Review Monitor Samsung S24A40: Layar IPS dengan Webcam dan Resolusi Full HD
Penggunaan/Experience

Ukuran layar 24” di monitor Samsung ini, membuat penggunaannya cukup nyaman karena tidak terlalu memakan tempat saat diletakkan di atas meja. Base stand-nya ini terasa cukup kokoh dalam menopang monitor ini. Kemudian, desain stand monitor Samsung ini juga mengizinkan kita untuk melakukan pengaturan posisi monitor, seperti mengatur posisi tinggi layar, putar (swivel) kiri-kanan 45° dan bisa juga menengadah ke atas hingga 22° dan menunduk -3°. Menariknya, monitor ini juga diatur posisi vertikal atau Pivot 90°. Penggunaan posisi layar Pivot ini mungkin bisa memudahkan penggunanya saat bekerja, seperti membuka file Excel atau bisa juga untuk Coding.


Lalu, pengaturan menu OSD pada monitor ini juga tergolong mudah, berkat adanya tombol joystick 5 arah. Dan posisi tombol joystick yang ada di sisi bawah monitornya pun mudah dijangkau. Sebagai monitor yang ditujukan untuk para pekerja/pebisnis, tersedianya fitur USB Hub dan built-in Popup Webcam ini tentunya akan memudahkan penggunanya dalam bekerja. Seperti fitur USB-Hub misalnya. Jika PC desktop atau laptop yang kita gunakan memiliki jumlah port USB yang terbatas, fitur ini bisa menjadi “perpanjangan” dari port USB pada PC kita.

Begitu pula saat akan menggunakan built-in Popup Webcam di monitor ini. Kegiatan seperti meeting online atau sekolah online pun, bisa lebih mudah dan nyaman. Apalagi, monitor ini juga sudah dilengkapi built-in microphone dan speaker. Sehingga monitor ini cocok untuk penggunaan PC Desktop atau laptop yang tidak memiliki webcam.
Kami pun menguji webcam beresolusi Full HD di monitor ini dengan melakukan video call. Hasilnya, kualitas gambar yang disajikan tergolong baik dan jernih. Ini tentunya, kita bisa dengan nyaman saat melakukan meeting atau sekolah online. Dan ini adalah hasil pengujian webcam pada monitor Samsung ini. (Broll video pengujian webcam)

Beralih kualitas ke audio, karena monitor ini telah dilengkapi Built-In Speaker Stereo 2x 2W. Kualitas suaranya memang terasa kurang lantang. Akan tetapi, suara yang dihasilkan cukup baik saat digunakan video call (meeting online). Jika digunakan untuk nonton film atau mendengarkan musik, sebaiknya menggunakan speaker tambahan.
Tidak hanya itu, kita juga menguji mengaktifkan sistem keamanan biometric pengenalan wajah (Windows Hello) melalui monitor ini, berkat adanya fitur infrared Camera yang terpasang menyatu di bodi webcam-nya. Sehingga PC yang kita gunakan, jadi lebih aman dan tidak sembarang orang bisa menggunakannya tanpa seizin kita.

Untuk memanfaatkan fitur USB Hub, built-in Popup Webcam dan Infrared Camera, Monitor Samsung ini wajib terhubung ke PC menggunakan kabel konektor USB Type-B to Type-A yang disertakan dalam paket penjualannya.
Karena monitor datang dengan panel IPS, tentu saja kami menguji monitor ini dengan memutar beberapa video dengan kualitas 4K dari platform streaming YouTube. Akurasi warna yang ditampilkannya tergolong cukup baik. Kami pun tidak melihat adanya perubahan warna yang signifikan saat melihat monitor ini dari samping kiri maupun kanan.

Mengenai Color Gamut-nya, kami menguji monitor ini di 2 mode preset Samsung MagicBright dengan X-Rite. Hasilnya adalah sebagai berikut:
- Mode Standard: Di mode standard, tercatat hasil Gamut Coverage mencapai 89% sRGB dan Gamut Volume di 99,1% sRGB
- Mode Cinema: Sedangkan di mode Cinema, Gamut Coverage-nya mencapai 88,6% sRGB dan Gamut Volume 98,7% sRGB.
- Sedangkan nilai DeltaE (Standard CIE 1976) di monitor ini mencapai Maximum 1.57 untuk mode Standard dan 1.50 di mode Cinema.
Dari hasil pengujian ini, artinya monitor Samsung yang satu ini masih terbilang cukup oke untuk menonton film, bahkan termasuk melakukan pekerjaan content creation. Seperti saat kami mencobanya melalui software Adobe Premiere Pro CC 2021 & Adobe Photoshop 2022.
Lalu bagaimana dengan hasil uji ketika memainkan game? Tentu saja kami mencoba monitor ini dengan memainkan beberapa game triple-A seperti Death Stranding dan Shadow of the Tomb Raider. Kualitas gambar yang dihasilkan tergolong baik, terutama saat kami memanfaatkan fitur Game Mode dan Adapative Sync-nya.

Untuk fitur Adaptive Sync, monitor ini memiliki range FreeSync di 48 s/d 75 Hz. Bagi anda yang ingin merasa nyaman saat bermain game tanpa mengalami gejala image tearing, kami sarankan untuk melakukan pengaturan framerate pada game-nya ke dalam range FreeSync yang ditawarkan monitor ini.
Konsumsi Daya

Untuk konsumsi dayanya, kami menguji monitor ini di beberapa scenario fitur Eco Saving Plus. Dan berikut adalah hasil pengujiannya:
- Saat di mode Off dan Auto, konsumsi daya dari monitor ini menunjukkan angka sekitar 16 – 15 W. Tentunya konsumsi daya yang dihasilkannya ini tergolong sangat irit.
- Kemudian saat berpindah di mode Low, konsumsi dayanya turun hingga 12 W.
- Dan, saat pindah ke mode High, konsumsi daya si monitor Samsung ini mencapai hingga 9 W.
Harga
Monitor Samsung S24A40V dijual dengan harga resmi Rp 4.250.000 juta.

Hal yang perlu diperhatikan
- Saat akan diputar ke kiri atau kanan, base stand monitor ikut bergerak.
- Kemudian, kualitas suara speaker kurang lantang. Jadi, terasa kurang pas digunakan saat menonton film atau mendengarkan musik.

Poin Menarik
- Tersedia built-in Popup Webcam FullHD, 1080p
- Webcam bisa disembunyikan jika tidak diperlukan
- Desain monitor simple
- Dimensi monitor dengan layar 24” tidak terlalu memakan ruang/tempat di atas meja
- Stand monitor-nya memudahkan kita dalam melakukan pengaturan posisi monitor
- Posisi monitor bisa diatur sampai vertical atau pivot 90°
- Panel IPS dengan viewing angle yang luas, membuat konsistensi warna terjaga
- Support Windows Hello untuk fitur keamanan biometric wajah
- Kualitas Built-in Microphone dan Speaker cukup baik saat melakukan video call
- Support AMD FreeSync
- Fitur USB Hub dengan 2 port USB 3.0, bisa jadi “perpanjangan” port USB bila dibutuhkan
- Tombol pengaturan berupa joystick 5 arah
Samsung S24A40V ini bisa menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang memiliki PC Desktop atau Laptop.

Terlebih lagi, webcam di monitor ini punya kualitas yang baik saat digunakan video call berkat resolusi Full HD yang ditawarkan. Tidak hanya itu, tersedianya infrared Camera untuk sistem keamanan biometric pengenalan wajah, bisa membuat PC desktop yang kita gunakan jadi lebih aman. Bahkan, webcam eksternal dikelas satu jutaan, belum tentu kameranya infra red.
Selain itu, penggunaan panel IPS dengan viewing angle yang luas, monitor ini cocok digunakan untuk bekerja, termasuk untuk kami pun yang banyak berurusan dengan penyusunan script video dan artikel dari hasil pengujian. Ditambah lagi, akurasi warnanya yang tergolong baik, masih cukup nyaman untuk melakukan editing video atau foto.
Menurut kami, ini adalah tipe monitor modern yang dibutuhkan saat ini. Membuat fungsi desktop jadi lengkap, dan menjadi upgrade signifikan terhadap laptop pada umumnya, bukan sekadar layar saja.













