Direct Release: Satu-satunya Lini Konverter Daya Kelas Ruang Angkasa Non-Hibrida Standar di Industri Kini Mencakup Opsi Toleran Radiasi Input 28 Volt (V)

Reading time:
January 27, 2022
Foto Microchip Technology

Jakarta, 26 Januari 2022 — Desainer sistem ruang angkasa tidak dapat mendukung voltase non-standar atau menambahkan fungsi dengan konverter daya gaya hibrida tradisional dengan mudah. Microchip Technology Inc. (Nasdaq: MCHP) telah menghilangkan tantangan biaya, kompleksitas dan penyesuaian solusi hibrida ini dengan menawarkan lini konverter daya DC-DC kelas ruang angkasa berbasis komponen diskrit yang kini mencakup opsi toleran radiasi input 28V, 50 watt (W).

“Produk SA50-28 input 28V terbaru kami sangat menyederhanakan dan mempercepat pengembangan sistem,” ujar Leon Gross, vice president unit usaha produk diskrit Microchip. “Produk ini lebih mudah untuk disesuaikan dibanding konverter daya kelas ruang angkasa alternatif sehingga dapat memenuhi kebutuhan tegangan, arus dan kebutuhan spesifik yang lain. Pelanggan mendapatkan fleksibilitas sekaligus mengurangi ukuran, biaya dan kompleksitas desain sistem ruang angkasanya.”

Lini Microchip SA50-28 adalah satu-satunya konverter daya toleran radiasi dengan input 28V di industri yang didasarkan pada komponen terpisah dengan konstruksi pemasangan di permukaan dan proses perakitan non-hibrida. Menghadirkan lebih banyak kemampuan dibanding konverter daya kelas ruang angkasa alternatif yang siap pakai, satu perangkat SA50-28 dengan parameter yang disesuaikan menghilangkan masalah volume, berat dan kompleksitas dalam menggunakan solusi hibrida dengan banyak perangkat dan sirkuit di sekitarnya.

Lini produk SA50-28 Microchip yang komprehensif adalah lini input 20V hingga 40V, 50W dengan sembilan output standar 3.3V, 5V, 12V, 15V, dan 28V dalam konfigurasi output tunggal dan tiga. Perangkat dapat disesuaikan dengan kebutuhan daya sistem yang diperlukan dalam waktu yang relatif singkat dengan biaya tambahan minimal dibandingkan dengan produk konverter daya gaya hibrida. Fitur lainnya termasuk efisiensi tinggi, kebisingan output rendah, kontrol output inhibit, perlindungan arus berlebih, sinkronisasi eksternal dan operasi daya terukur penuh melalui –55°C hingga +85°C dengan penurunan linier hingga +125°C.

Lini SA50-28 adalah bagian dari lini konverter daya standar non-hibrida kelas ruang angkasa yang terus berkembang dari Microchip yang memungkinkan desainer untuk menggunakan komponen siap pakai yang tersedia secara komersial, di mana sirkuitnya memiliki warisan penerbangan luar angkasa yang telah terbukti. Produk-produk ini bergabung dengan lini konverter daya SA50-120 yang diperkeras radiasi yang diperkenalkan pada Februari 2021. Lini konverter daya SA50-120 mengurangi risiko dan waktu pengembangan untuk sistem ruang angkasa yang memenuhi syarat dengan memungkinkan desainer unruk memulai dengan teknologi siap pakai yang terbukti, yang tersedia secara komersial dalam kemasan keramik atau plastik. Desainer juga dapat meningkatkan skala pengembangan dengan cepat menggunakan tingkat penyaringan yang lebih rendah dibanding persyaratan Qualified Manufacturers List (QML).

Ketersediaan

Lini Microchip SA50-28 yang toleran radiasi tersedia untuk menjalani produksi volume dan pengambilan sampel terbatas. Unit kelas prototipe tersedia dari stok, dan unit teknik non-toleran-radiasi juga tersedia dengan performa yang sama dengan unit kelas ruang angkasa dengan biaya lebih rendah. Waktu pengiriman biasanya lebih cepat dibanding unit konstruksi hibrida tanpa penalti lot terkait. Perangkat ini dilengkapi dengan lini FPGA (Field Programmable Gate Arrays  – Susunan Gerbang yang Diprogram di Lapangan) Microchip, semikonduktor daya yang diperkeras radiasi dengan kehandalan tinggi, dan perangkat pengatur waktu tingkat ruang angkasa.

Untuk informasi lebih lanjut termasuk harga, hubungi perwakilan penjualan Microchip, distributor global resmi, atau kunjungi situs web Microchip.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…

Gaming

October 27, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi yang Ubah Audio Menjadi Petunjuk Visual

Sony patenkan teknologi yang mengubah suara game menjadi ikon visual,…
October 27, 2026 - 0

Street Fighter Kini Bisa Dimainkan di YouTube

Street Fighter II kini bisa dimainkan langsung di YouTube berkat…
October 27, 2026 - 0

Cherry Umumkan Lini Switch Mekanik Baru Untuk MX Illuma

CHERRY MX Illuma Red, Brown, dan Emerald Reef hadir dengan…
October 27, 2026 - 0

Nintendo Siapkan Restock Untuk Switch 2 Versi Zelda 40th Anniversary

Nintendo siapkan restock untuk Switch 2 versi Zelda 40th Anniversary…