Google Akusisi Siber Mandiant Seharga Rp 77,5 Triliun

Author
Irham
Reading time:
March 10, 2022

Google baru-baru ini mengumumkan telah resmi mengakuisisi perusahaan keamanan siber bernama Mandiant. Angka akusisinya cukup besar yaitu mencapai USD 5,4 miliar, atau sekitar Rp 77,5 triliun. Ini akan menjadi akusisi terbesar kedua yang pernah dilakukan oleh Google.

Setelah akuisisi ini, Mandiant akan masuk ke platform Google Cloud. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan keamanan pengguna terutama pada layanan Google Cloud.

Google Akuisisi Mandiant

“Organisasi di seluruh dunia menghadapi tantangan keamanan siber yang belum pernah terjadi sebelumnya karena kecanggihan dan keparahan serangan yang sebelumnya digunakan untuk menargetkan pemerintah besar kini digunakan untuk menargetkan perusahaan di setiap industri,” kata Thomas Kurian, CEO, Google Cloud. “Kami berharap dapat menyambut Mandiant di Google Cloud untuk lebih menyempurnakan rangkaian operasi keamanan dan layanan konsultasi kami, serta membantu pelanggan mengatasi tantangan keamanan terpenting mereka.”

Baca Juga: Terapkan Verifikasi Dua Langkah, Angka Pembajakan Akun Google Turun 50% • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Sebelum diakuisisi oleh Google, Mandiant sebelumnya juga telah diakuisisi oleh FireEye di tahun 2013. Namun di tahun 2021 lalu, FireEye menjual Mandiant seharag USD 1,2 miliar atau sekitar 17,2 triliun ke perusahaan Symphony Technology Group, dan menjadi perusahan Independen.

Mandiant sendiri merupakaan layanan keamanan siber yang juga banyak digunakan oleh perusahaan teknologi, untuk mendeteksi adanya serangan hacker pada sistem mereka. Mandiant mendapat kredibiltas di dunia keamanan siber, setelah berhasil membantu Microsoft menemukan serangan SolarWinds di tahun 2019/2020, dimana rangkaian serangan tersebut berasal dari hacker Rusia.

Microsoft juga sempat berniat untuk mengakusisi Mandiant. Namun nampaknya langkah Microsoft telah dijegal lebih dulu oleh Google, yang kini lebih dulu resmi mengumumkan akuisisinya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 14, 2026 - 0

Valve Jelaskan “Red Line of Death” di Steam Machine

Valve luruskan kesalahpahaman akan "Red Line of Death" di Steam…
July 14, 2026 - 0

Nintendo Diduga Masih Usahakan VRR di Mode Docked Switch 2

Lowongan kerja terbaru di Nintendo memunculkan dugaan bahwa dukungan VRR…
July 14, 2026 - 0

PS5 Pro Beri Performa Terbaik untuk Mainkan AC Black Flag Resynced

Assassin's Creed Black Flag Resynced disebut dapatkan performa terbaik di…
July 14, 2026 - 0

Minecraft Berhasil Dimainkan di Game Boy Color

Seorang YouTuber berhasil menjalankan Minecraft di Game Boy Color, lengkap…