Review HISENSE ULED 4K 75U7G: TV Sultan Harga Terjangkau

Author
Irham
Reading time:
April 26, 2022

Instalasi

Saat setup awal, TV ini tidak meminta banyak hal. Hal yang penting kita lakukan di sini adalah menghubungkan TV ke Wi-Fi atau jaringan lokal untuk koneksi ke Internet. Navigasi di TV ini bisa dilakukan dengan remote. Saat setup awal, remote Bluetooth ini akan dideteksi secara otomatis oleh TV dan proses pairing otomatis dijalankan.

Remote ini punya desain modern, dengan hanya tombol-tombol penting dan tombol shortcut saja. Bila dibutuhkan, keyboard berbasis USB maupun Bluetooth juga bisa dipakai untuk membantu untuk beberapa hal, termasuk login ke aplikasi-aplikasi streaming konten.

TV ini menggunakan VIDAA U5, dengan user interface yang menurut kami mirip Google TV. Di bagian atas bisa dijumpai daftar beberapa aplikasi yang ada. Sementara sebagian besar layar akan diisi dengan rekomendasi konten. Sayangnya, rekomendasi konten ini baru menampilkan konten apa yang tersedia dari aplikasi bawaan di TV.

Secara standar, terdapat beberapa aplikasi streaming konten di VIDAA U5 ini, termasuk Netflix, YouTube, dan Prime Videos. Terdapat juga beberapa aplikasi lain seperti Vidio, Redbull TV, Kidoodle TV, UEFA TV, dan sebagainya.

OS VIDAA ini juga dilengkapi dengan app marketplace. Sayangnya, beberapa aplikasi streaming konten populer seperti Disney+, HBO Go, BeIN  belum ada di marketplace ini.Menurut Hisense, untuk sementara ini kita bisa menggunakan web browser untuk menonton streaming dari aplikasi tersebut. Seperti  https://www.hotstar.com/id.

Sayangnya, untuk Disney+ Hotstar, saat kami coba menggunakan browser, yang kami dapat hanya layar dengan pesan error. Tapi, kabarnya, Dukungan atau Aplikasi Disney+ Hotstar disebut akan hadir secara resmi tahun 2022 ini.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G (26)

Oh ya, kami menjumpai beberapa aplikasi streaming TV dari negara lain seperti Thailand, Rusia, dan sebagainya di marketplace ini. Menurut Hisense, aplikasi negara lain yang ada itu adalah aplikasi yang tetap bisa digunakan atau bisa dikatakan aplikasi global.

Beralih ke konten yang di-inputkan dari perangkat lain, ada 4 port HDMI dan satu Composite di TV ini. Tentu saja, keempat port HDMI ini bisa menerima input dari perangkat lain, seperti PC, console game, Blu-Ray player, dan sebagainya. Kalau merasa butuh menggunakan sistem audio tambahan, kita bisa menggunakan konektor analog output, digital output, maupun eARC/ARC via HDMI2.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G 28

TV ini mendukung Anyview Cast, memungkinkan screen mirroring untuk Android dan Apple. Pemutaran konten dari USB Drive juga didukung oleh TV ini. USB Drive yang bisa dikenali TV harus diformat FAT32 atau NTFS. Tipe file umum untuk foto/gambar, video, dan audio didukung oleh TV ini. Bahkan untuk video dengan AVC/H.265 pun bisa diputar oleh TV ini.

Tentunya TV ini bisa menangkap siaran DVB-T2 dengan baik. Terlihat banyak channel TV Digital Indonesia bisa ditemukan saat proses setup TV Digital. Dan kami hanya pakai antena TV biasa saja.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G (26)

Oh, ya, untuk TV Digital, TV dari Hisense ini mendukung perekaman siaran ke format file video langsung ke USB Drive. Fitur ini bisa diatur untuk aktif berdasarkan informasi di EPG (Program Guide) untuk TV Digital.

ULED TV: Hi-View Engine + Quantum Dot Color: untuk Kualitas Tampilan

Hisense menyebutkan bahwa TV 75U7G ini menawarkan “Powerfull Image Quality” yang dihasilkan dari penggunaan Hi-View Engine, Full Array Local Dimming, serta Quantum Dot Color.

Hi-View Engine merupakan pusat kontrol dari TV ini. Dikembangkan khusus oleh Hisense, ini bisa membuat tampilan di layar jelas dan dengan kualitas tinggi.

Salah satu fitur yang hadir dari Hi-View Engine ini adalah upscaler, yang akan sangat butuh digunakan di TV ukuran besar. Fitur ini memungkinkan konten resolusi rendah di TV tampil dalam resolusi lebih tinggi sehingga tidak terlihat pecah di layar.

FALD atau Full Area Local Dimming memungkinkan LED backlight diredupkan atau dimatikan di area tertentu.

Baca Juga: Review Smart TV 4K UHD 85 inci Polytron PLD 85UV5903 • Jagat Review

Hal ini bisa membantu meningkatkan kontras tampilan, misalnya saat scene yang relatif gelap tampil di layar. Mengurangi kemungkinan warna terlihat washed out karena backlight yang menyala terang saat scene gelap.

Ada juga Quantum Dot Color, yang memungkinkan tampilan warna yang “true-to-life”, terlebih untuk merah dan hijau. Saturasi warna juga disebut lebih baik dengan hadirnya Quantum Dot Color ini.

Jadi, 75U7G yang masuk ke jajaran ULED 4K TV Hisense ini bisa menghasilkan warna yang nyata, kontras yang sangat baik, detail tinggi, serta tampilan gerakan atau motion yang jelas.

Pengalaman Penggunaan

Berdasarkan pengalaman kami menggunakan TV ini untuk menikmati berbagai jenis konten, dari YouTube dan Netflix, kami memang merasa TV ini bisa memberikan kualitas tampilan yang bisa dikatakan cukup prima. Warna terasa bisa ditampilkan cukup “nyata”, setidaknya kami rasa janji Hisense dari TV ULED 4K ini kami rasa cukup terbukti.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G

Black level, terlihat cukup dalam. Memang masih terlihat belum benar-benar dalam seperti yang bisa ditawarkan oleh panel yang lebih tinggi kelasnya, tapi sudah terbilang sangat baik untuk sebuah layar LED seperti ini, di kelas ini.

Menariknya, view angle-nya terbilang luas. Hisense memang menjanjikan viewing angle yang mendekati 180°. Konsistensi warna terbilang terjaga, hanya terjadi sedikit sekali pergeseran tingkat kecerahan layar, tetapi tidak terlalu mengganggu.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G 38

Hal lain yang kami amati, ada sedikit efek vignetting di bagian sudut-sudut dari TV ini. Ya, ada bagian yang terasa selalu sedikit lebih gelap di area sudut-sudut layar. Untungnya, ukurannya cukup kecil jadi tidak mengganggu. Secara umum, tampilan yang disajikan TV ini intinya tetap terasa memuaskan.

TV ini menawarkan beberapa preset picture mode, yaitu Standard, Dynamic, Sports, Cinema Day, dan Cinema Night. Standard merupakan picture mode yang menawarkan tampilan yang relatif natural. Sementara Dynamic menawarkan tampilan yang lebih cerah, dengan saturasi dan brightness lebih tinggi. Sport, sesuai namanya di-tuning khusus untuk menikmati siaran pertandingan olah raga.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G

Satu hal yang juga ingin kami bahas terkait preset picture mode di TV ini, Hisense menawarkan preset dengan awalan “Cinema”. Kami berharap setidaknya preset ini bisa menawarkan feel seperti saat menonton film di bioskop.

Sayangnya, preset itu tampaknya lebih ke pengaturan warna, color temperature yang lebih warm, kontras, dan beberapa hal lain. Di bagian motion, preset ini tetap mengaktifkan motion smoothing, sehingga kesan “cinematic” justru tidak hadir.

Baca Juga: Review Smart TV TCL 55A30: Lebih Modern dengan Google TV • Jagat Review

Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan mengubah preset ini, menonaktifkan motion smoothing dari opsi yang ada. Namun, tentu akan lebih nyaman bila secara standar preset “Cinema” ini bisa menghadirkan pengalaman cinematic tanpa kita harus mengaturnya secara manual.

Hisense menyebutkan bahwa TV ini mendukung HDR, baik HDR10, HLG, maupun Dolby Vision. Kami mencoba memutar konten dengan dukungan Dolby Vision di Netflix, dan TV langsung menampilkan indikasi bahwa Dolby Vision aktif.

Preset tampilan yang tersedia juga langsung berubah, hanya tersedia Dolby Vision Bright, Dolby Vision Dark, dan Dolby Vision Custom saja.

Saat mencoba memutar konten HDR di YouTube, aplikasi juga langsung mengenali HDR di 75U7G ini. Terlihat dari warna yang langsung berubah dan juga munculnya “HDR” di pilihan opsi resolusi video.

Melihat TV sebesar ini, timbul juga rasa penasaran kami, bagaimana bila dipakai untuk display out dari PC. Saat digunakan untuk bekerja, menjelajah Internet, dan berbagai aktivitas harian yang lebih banyak berurusan dengan teks berukuran kecil, menggunakan TV ini terasa tidak terlalu nyaman. Hal ini wajar karena optimasi TV berbeda dari monitor.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G

Namun, saat digunakan untuk bermain game, TV ini kembali bisa menawarkan pengalaman yang menyenangkan. Input lag tidak terasa, khususnya saat Game Mode di TV ini dihidupkan.

Terlihat, Hisense memang sudah mengantisipasi penggunaan TV ini untuk bermain game, baik dari PC maupun dari console. Mereka sudah melakukan tuning untuk memastikan tidak ada hal yang mengganggu kenyamanan bermain game dengan TV ini.

Bicara soal konten resolusi di bawah 4K, TV ini dibekali dengan upscaler yang cukup baik. Tapi, kami masih bisa merasakan TV ini belum bisa melakukan upscaling yang kualitasnya konsisten di semua kondisi.

Kadang, kami merasa sangat puas dengan upscaler-nya. Sementara, di waktu lain, upscaler terasa kurang bisa memberikan tampilan yang tajam dan memuaskan.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G 52

Permukaan layar dari TV ini semi-glossy, yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas tampilan warna TV. Namun, ini membuat bayangan dari apa yang ada di depan TV jadi mudah terpantul di TV, dan ini terasa agak mengganggu saat menikmati konten dengan warna latar mayoritas gelap.

Terkait audio, speaker yang ada di TV ini bisa dikatakan cukup. Kita memang tidak mungkin mengharapkan kualitas suara yang dalam dengan surround yang baik dari TV dengan dua tweeter saja.

Navigasi di UI TV ini secara umum bisa dilakukan dengan nyaman dengan remote bawaan dari TV ini. Tombol shortcut “Sport” di remote ini akan otomatis mengarahkan ke apps FITE.

Review HISENSE ULED 4K 75U7G 54

Nah, untuk yang membutuhkan kenyamanan ekstra untuk beberapa hal, bisa coba untuk meng-install aplikasi VIDAA dari Google Play Store di smartphone Android. Ini memungkinkan kita mengakses aplikasi lebih cepat. Serta kita tidak perlu memasang keyboard ke TV hanya untuk membantu saat harus mengetik, misalnya saat searching konten yang akan ditonton dari aplikasi streaming.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…