Review Monitor ASUS TUF Gaming VG259QR: Fitur Gaming Lengkap di Harga Rp 3,8 Jutaan!
Fitur-Fitur Unggulan
GameVisual

Di monitor ini, preset color mode nya tersedia di menu Game Visual. Terdapat 7 preset color mode yang bisa kita gunakan sesuai kebutuhan yaitu:
- Scenery Mode yang ditunjukkan untuk pemandangan alam.
- Racing Mode yang mengurangi input lag karena tujuannya untuk game balapan contohnya seperti MotoGP.
- Cinema Mode yang tujuannya untuk menonton film.
- RTS/RPG Mode seperti namanya ini dioptimalkan untuk game RTS/RPG.
- FPS Mode tentunya ini ditunjukkan untuk game first person shooter seperti misalnya CSGO.
- sRGB Mode yang ini idealnya disesuaikan untuk bekerja atau browsing internet.
- MOBA Mode jadi di preset ini warna hijau dan merah lebih diperkuat, ini memudahkan melihat status atau healtbar, contoh gamenya seperti DOTA2
GamePlus

GamePlus ini adalah kumpulan fitur pendukung gaming yang disediakan oleh ASUS.
Sebagai catatan, karena Gameplus ini tidak ada di menu utama OSD, kita harus menggunakan tombolnya yang berada di di sisi belakang monitor.
Di GamePlus ini terdapat 4 fitur yang bisa membantu kita saat bermain game. Yang pertama ada fitur Crosshair, ini membantu kita saat di game FPS terutama saat jadi sniper. Ada fitur timer, ini berfungsi sebagai pengingat saat kita bermain game. tersedia pilihan dari 30 menit hingga 90 menit.
Yang ketiga ada fitur FPS Counter, karena monitor ini adalah monitor adaptive-sync. Fitur ini sebenernya untuk mengetahui berapa frame rate yang ditampilkan oleh komputer. Jadi dia harus tau berapa jumlah frame per detik yang masuk kedalam lalu disesuaikan dengan refresh rate monitor.
Yang terakhir ada fitur Display Alignment, fitur ini berguna saat kita mempunyai monitor lebih dari satu, fungsinya adalah menyelaraskan posisi layar monitor sehingga ngepas dengan monitor lainnya.
Adaptive-Sync
Monitor ini telah mendukung Adaptive Sync, yaitu G-Sync Compatible. Untuk memanfaatkan G-Sync Compatible, harus melalui DisplayPort dikarenakan versi HDMI-nya ini masih 1.4 yang belum mendukung NVIDIA G-Sync.
Akan tetapi, monitor ini juga mendukung AMD FreeSync.
Refresh Rate

Seperti yang sudah disebut di awal, maksimum refresh rate monitor adalah 165 Hz. Terdapat 8 pilihan refresh rate yang tersedia di monitor ini, mulai dari 50 Hz, 59 Hz, 60 Hz, 85 Hz, 100 Hz, 120 Hz, 144 Hz dan 165 Hz. Sebagai catatan, untuk menggunakan refresh rate 165 Hz, monitor harus terhubung melalui DisplayPort. Namun saat monitor terhubung via port HDMI, maksimum refresh rate monitor hanya mencapai 144 Hz.
ELMB (Extreme Low Motion Blur)

Kemudian ada fitur Extreme Low Motion Blur (ELMB). yang bisa mencapai 1ms MPRT. Jika fitur ini diaktifkan bisa mengurangi motion blur dan efek ghosting sehingga pengalaman bermain jadi lebih responsif. Sebagai catatan untuk mengaktifkan fitur ELMB, fitur adaptive sync harus dimatikan terlebih dahulu dan ELMB hanya berfungsi jika refresh rate diatas 100 Hz.
Shadow Boost
Lalu ada fitur Shadow Boost. Fitur ini sangat berguna untuk gaming, misalnya saat kita sedang bermain di area yang gelap sehingga musuh atau objeknya tidak terlihat. Nah ini meningkatkan kecerahan layar di area gelap. Tersedia 3 level pengaturan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Fitur ini hanya hadir saat ada di preset color Racing Mode, RTS/RPG Mode, FPS Mode dan sRGB Mode.
TUV Rheinland Eye Comfort Certification

Sebagai monitor gaming, tentu monitor ini sudah mendapatkan fitur seperti Flicker Free dan Low Blue Light. Kedua fitur ini hadir untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan mata saat menggunakan monitor ini dalam jangka panjang. Fitur Low Blue Light dapat digunakan dengan mengaturnya di menu Blue Light Filter. Tersedia 5 level yang bisa diatur, yaitu Level 0, Level 1, Level 2, Level 3 dan Level 4.
Pengalaman Penggunaan

Saat menggunakannya, monitor ini ternyata memiliki mekanisme pengaturan yang ergonomik. Kita bisa mengatur ketinggian hingga 13 cm di posisi paling tingginya. Selain itu, monitor ini bisa diatur posisi Menengadahnya hingga 33 derajat dan menunduk -5 derajat. Kita juga bisa menolehkan monitor ini ke kanan dan kiri (swivel) mulai 90 derajat hingga -90 derajat. Monitor ini juga bisa diputar (pivot) mulai 90 derajat hingga -90 derajat.
Lanjut ke pengaturan tampilan gambar tersedia beberapa pengaturan seperti brightness, contrast, color temperature, skin tone, ASCR (Asus Smart Contrast Ratio) dan lain sebagainya. Jika kita tidak mau repot melakukan pengaturan seperti tadi, kita bisa memanfaatkan salah satu preset color mode yang tersedia di menu GameVisual. Tersedia juga menu MyFavorit di menu utama OSD, ini berfungsi menyimpan atau memuat pengaturan monitor yang kita favoritkan.

Beralih saat kami menguji monitor ini dengan memainkan beberapa game.
Saat sedang memainkan game-game triple A atau casual contohnya seperti Shadow of the Tomb Raider, God of War, MotoGP22 dan PES2021, monitor dengan panel IPS ini, bisa menghasilkan tampilan gambar yang tergolong bagus dan terasa tidak wash out.
Tidak ketinggalan, kami juga memainkan game-game kompetitif seperti CSGO, DOTA2 dan Valorant. Hasilnya dengan adanya refresh rate 165 Hz membuat pengalaman bermain menjadi lebih smooth dan lancar, apalagi ditambah dengan adaptive sync dan response time yang mencapai 1ms MPRT. Jadi, rasanya monitor berukuran 24.5” ini buat eSport player juga sudah sangat cocok.
Terkait kualitas tampilan dari layar ini sendiri, kami mencoba mengukurnya melalui alat kami.
Hasil dari Brightness dan Color Gamut monitor ini adalah:

- Untuk brightness-nya ini bervariasi dari yang terendahnya di 217 Nits preset sRGB Mode hingga yang tertingginya di 349 Nits preset Scenery Mode.
- Untuk Gamut Coveragenya bervariasi, dari yang terendah di 88.3% sRGB pada preset Cinema Mode hingga yang tertingginya di 89.8% pada preset FPS Mode.
- Lalu untuk gamut volumenya juga bervariasi, dari yang terendah di 98.9% sRGB pada preset Racing Mode hingga yang tertingginya di 109% sRGB pada preset Cinema Mode.
- Kemungkinan Klaim ASUS ini menggunakan gamut volume yang bisa mencapai 72% NTSC atau 100% sRGB.
Jadi, selain untuk gaming, buat kerja atau sekedar nonton harusnya ini udah cocok. Untuk edit video masih tergolong oke. Tapi memang belum begitu pas untuk editor kelas profesional.

Untuk speakernya, dari sisi kualitas suara sudah cukup baik. Meski memang suaranya tidak selantang TV pada umumnya. Jadi, kalau untuk gamer yang membutuhkan efek lebih immersive, mungkin lebih baik menambahkan speaker atau headset.
- Spesifikasi, Desain
- Fitur-Fitur Unggulan, Pengalaman Penggunaan
- Konsumsi Daya, Harga, Kesimpulan















