Intel Kenalkan TRC untuk Cegah Serangan Cyber pada Prosesor
Intel memperkenalkan teknologi keamanan baru untuk chipset mereka dalam ajang Black Hat Conference 2022. Teknologi itu adalah Tunable Replica Circuit (TRC) yang dikatakan dapat mencegah serangan dari sisi hardware. TRC akan ditambahkan ke prosesor generasi Alder Lake, kemungkinan besar untuk versi server.

Dalam penjelasannya, Intel mengatakan bahwa TRC akan secara otomatis mendeteksi berbagai serangan yang dilancarkan ke sistem hardware. Termasuk salah satunya yang menyerang “clock pins”, kabel kecil yang mengontrol kecepatan clock prosesor. Teknologi ini akan ditambahkan ke Intel Converged Security and Management Engine (CSME).
Selain itu, TRC juga akan mendeteksi serangan yang menggunakan gelombang elektromagnetik serta pengacau daya ke prosesor. Teknologi ini akan memantau clock generator, yang mengoordinasikan pengoperasian transistor, dan akan mendeteksi jika ada perubahan tak biasa dalam clock prosesor. Perubahan itu akan dianggap sebagai cyber attack.
Awalnya, TRC dikembangkan untuk mendeteksi eror di prosesor secara umum, sebelum akhirnya mereka mengubah tujuannya. Intel pun mengakui bahwa mereka menemukan kesulitan untuk memastikan akurasi dari TRC ini. Pasalnya, TRC harus bisa membedakan antara eror teknis biasa dengan serangan cyber.
Untungnya, Intel berhasil mengatasi itu dan kini mereka akan menambahkan TRC ke prosesor keluarga Alder Lake. Sebagai tambahan, TRC tidak akan langsung disematkan di dalam prosesor, tapi melalui komponen ekstrenal Plaftorm Controller Hub (PCH). PCH sendiri adalah chipset yang dipasang bersama prosesor Intel untuk melakukan berbagai tugas keamanan, termasuk pemindaian firmware.
(Sumber)














