Wajib Pakai Chip Buatan China, Atau Bayar Pajak 400%

Author
Irham
Reading time:
August 9, 2022

China kemungkinan  akan memberlakukan kebijakan baru. Seperti yang diutarakan oleh Cao Haitao, Professor of Mindu Scholars dari Minjiang University.

Kebijakan China ini akan mewajibkan produsen yang memasarkan produk mereka di China, untuk menggunakan chip/semikonduktor asal China. Adapun jika perusahaan teknologi tidak menggunakan chip asal China, akan dikenakan pajak hingga 400%. Kebijakan ini merupakan reaksi atas sanksi AS yang diberikan kepada China.

wajib pakai chip China atau pajak 400%

Seperti yang kita tahu, ketegangan antara Amerika Serikat dan China sangat mempengaruhi industri teknologi saat ini. Setelah sanksi yang diberlakukan oleh Donald Trump yang memberikan pelarangan  terhadap beberapa perusahaan teknologi asal China termasuk Huawei, ZTE dan lain-lain, kini di masa presiden Joe Biden, China juga masih menghadapi sanksi baru.

Baca Juga: Intel dan TSMC Bantah Prosesor 3nm Intel “Meteor Lake” Ditunda • Jagat Review

AS melarang perusahaan-perusahaan China menggunakan teknologi dan komponen dari AS untuk aktivitas produksi mereka. Beberapa perusahaan raksasa seperti Baidu dan Alibaba akhirnya memutuskan membuat chip yang sepenuhnya menggunakan teknologi sendiri.

Namun AS juga mewacanakan akan mengijinkan perusahaan-perusahaan teknologi asal China memasuki pasar AS, selama menggunakan teknologi dan komponen dari AS. Pihak China pun berupaya membuat kebijakan yang setimpal, dan kini China kemungkinan bakal memberlakukan kebijkaan seperti yang disebutkan diawal.

Tujuan kebijakan ini tentunya agar pasar di China juga bisa berkembang. Dengan kebijakan ini diharapkan adanya investasi RnD bagi China, sehingga perkembangan industri di wilayah tersebut tidak dikendalikan oleh pihak lain.

Saat ini sebenarnya produk-produk teknologi yang beredar kebanyakan menggunakan produk chip dari TSMC (Taiwan), yang masih merupakan bagian dari China. Akan tetapi, saat ini 80% saham TSMC dipegang oleh investor luar negeri. Seperti disebutkan oleh Chen Keming, mantan direktur Institut Riset Ekonomi Taiwan di Universitas Huaqiao dan direktur Asosiasi Riset Nasional Taiwan. Ini dinilai merugikan pihak China.

Tentunya perang kebijakan ini menimbulkan beragam polemik dari masyarakat di seluruh dunia. Setiap negara tentunya memiliki kepentingan politik dan ekonomi untuk kedaulatan masing-masing negara. Tapi banyak yang menilai perang kebijakan ini menghambat perkembangan industri teknologi itu sendiri.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 11, 2026 - 0

Remedy Entertainment Nobatkan CEO Baru, Veteran Dari EA & CCP Games

Demi sukseskan Control Resonant, Remedy Entertainment angkat CEO baru yang…
February 11, 2026 - 0

Black Myth: Zhong Kui Berikan Trailer Spesial Rayakan Tahun Baru Imlek

Demi sambut datangnya tahun baru Imlek, Black Myth: Zhong Kui…
February 11, 2026 - 0

Pimpinan Studio Build a Rocket Boy Umumkan Ambil ‘Cuti Panjang’

Setelah alami beragam masalah, baik dari sisi kegagalan MindsEye maupun…
February 11, 2026 - 0

Escape from Tarkov Gelar Kolaborasi Dengan Escape from Duckov

Kolaborasi antara Escape from Tarkov dengan Escape from Duckov akhirnya…