Alasan Copyright, Getty Images Blokir Gambar Hasil AI

Author
Mahfud
Reading time:
September 23, 2022

Getty Images, layanan penyedia stok foto terbesar di dunia, resmi melarang gambar yang dihasilkan dari aplikasi AI seperti Dall-E, MidJourney, atau Stable Diffusion. Gambar-gambar AI-generated disebut berpotensi menimbulkan masalah copyright karena belum ada regulasi yang jelas.

Alasan Copyright, Getty Images Blokir Gambar Hasil AI

Sementara itu, gambar AI yang sebelumnya sudah di-upload ke Getty Images akan di hapus. Mereka juga mengatakan akan bekerja sama dengan Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA) untuk membuat filter khusus guna mendeteksi gambar AI dalam situs mereka.

Melansir dari The Verge, CEO Getty Images mengklaim langkah ini sebagai tindakan perlindungan terhadap pengguna mereka. Pasalnya, aplikasi AI Image Generator semacam itu seringkali mengambil sampel gambar di internet yang mungkin memiliki hak cipta.

Bukan Hanya Getty Images yang Menolak Gambar AI

Layanan penyedia stok foto lainnya juga belakangan melakukan hal yang sama. Misalnya saja, Shutterstock yang membatasi hasil pencarian untuk konten hasil AI. Ada juga PurplePort dan FurrAffinity yang juga melarang “seni” AI untuk melindungi hasil seni manusia.

Baca Juga: Pengadilan Federal AS: Hasil Karya Sistem AI Tidak Bisa Dipatenkan! • Jagat Review

Teknologi AI Image Generator sendiri memang bukan sesuatu yang ilegal. Namun, ketika gambar yang dihasilkan tersebut diperjual belikan alias untuk kebutuhan komersial, hal tersebut masih menjadi perdebatan.

Belum lama ini juga muncul kasus di mana kreator AI ingin mematenkan hasil gambar AI-nya. Meskipun akhirnya ditolak oleh pengadilan, itu cukup menggambarkan bahwa belum ada landasan hukum yang jelas terkait hal ini.

Kalian sendiri bagaimana? Setuju dengan kehadiran gambar AI sebagai “seni”?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…