Bisnis Konsumer Lesu, AMD Turunkan Proyeksi Pendapatan di Q3 2022
AMD menurunkan perkiraan perolehan pendapatan mereka pada kuartal ketiga 2022 ini sebelum pengumuman resmi laporan keuangan. Proyeksi pendapatan mereka untuk kuartal tersebut kini USD 5,6 miliar dari sebelumnya USD 6,7 miliar, atau turun USD 1,1 miliar.

Hal tersebut diduga karena bisnis klien mereka yang sangat melemah, di mana pendapatan mereka turun 40% dibanding Q3 2021. Padahal sebelumnya itu adalah segmen pasar terbesar AMD, tapi sekarang justru jadi yang terkecil dalam satu kuartal ini.
Baca Juga: Gigabyte Luncurkan Jajaran Motherboard AMD X670 • Jagat Review
Selain itu, AMD juga mengingatkan investor bahwa margin kotor non-GAAP akan berada di angka 50%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang 54%. Untungnya, bisnis data center, gaming dan embeded masih punya performa yang bagus, sehingga masih dapat menopang bisnis konsumer yang lesu.

AMD bukan satu-satunya yang menurunkan proyeksi pendapatan mereka baru-baru ini. Perusahaan chip lainnya, Intel dan juga NVIDIA juga melakukan hal yang sama, setelah mempertimbangkan berbagai alasan seperti berkurangnya permintaan konsumen hingga persiapan kemungkinan resesi.
Para OEM diyakini ingin mengurangi persediaan dalam gudang mereka secara signifikan agar tak terjadi over suply. Terlebih karena persediaan setelah pandemi membengkak, ketika OEM berusaha memenuhi lonjakan permintaan akibat sistem kerja WFH.
















