Review Lenovo IdeaPad Slim 1 14AMN7: Laptop Terbaru AMD yang Murah dan Kencang dengan Ryzen 3 7320U
Uji Performa

Untuk Laptop non-Gaming dari Lenovo, pilihan profil performanya adalah:
- Extreme Performance
- Intelligent Cooling
- Battery Saving
Profil performa dapat diubah di Software Lenovo Vantage atau dengan menekan tombol FN+Q.
Cinebench R15 20X Loop



Di mode Intelligent Cooling, skor tertinggi yang dicapai adalah 763 poin. Kalau di mode Extreme Performance skornya 786 poin. Sementara untuk skor yang dapat dipertahankan ada di kisaran 740-750 poin saat menggunakan mode Intelligent Cooling. Kalau pakai mode Extreme Performance, skor dapat dipertahankan di kisaran 770-780 poin.
Ternyata skor Sustain-nya tidak berbeda jauh dengan skor tertingginya. Ini keren sih!
Cinebench R15 20X Loop (Dengan Baterai)

Saat menggunakan tenaga baterai, skor Sustain ada di kisaran 770-780 poin saat menggunakan mode Extreme Performance dengan Windows Power Mode di Best Performance. Jadi performa saat pakai baterai mirip seperti saat Charger dicolok.
Suhu Kerja (Cinebench R15 20X Loop)


- Di mode Intelligent Cooling, suhu prosesor berada stabil di kisaran 70-72 °C, dengan lompatan-lompatan di awal Loop hingga 76 °C saat colongan performa
- Sementara di mode Extreme Performance, suhu prosesor berada stabil di kisaran 80-82 °C, dengan lompatan-lompatan di awal Loop hingga 78 °C saat colongan performa
Premiere Pro 2022

FHD60 to Youtube FHD60 dengan Video 2 Menit 7 Detik
Software Only
- 4 Menit 40 Detik
GPU Acceleration (OpenCL)
- 5 Menit 51 Detik
Dari durasi waktu Export-nya, sepertinya Laptop ini lebih cocok untuk Editing Video Full HD 30 FPS
Suhu Kerja (Full HD Video Export)

Di mode Extreme Performance, suhu tertinggi prosesor hanya mencapai 82 °C saja.
DaVinci Resolve (Free)

FHD60 to Youtube FHD60 dengan Video 2 Menit 7 Detik
- 8 Menit 59 Detik
Lagi-lagi terlihat disini jika Laptop ini lebih cocok untuk Editing Video Full HD 30 FPS
Suhu Kerja (Full HD Video Export)

Di mode Extreme Performance, suhu prosesor ternyata mampu dipertahankan dibawah 80 °C selama pengujian berlangsung.
Gaming

DOTA 2 – 1280 x 720 | Fastest | Render Scale 100%
- 40-80 FPS
CSGO – 1280 x 720 | Low
- 70-110 FPS
Valorant – 1280 x 720 | Low
- 70-110 FPS

Genshin Impact – 1600 x 900 | Lowest | Render Scale 0.6X | FSR2 On
- 40-55 FPS
Minecraft – 1920 x 1080 | Default | Render Distance 23 Chunks | AA 1
- Rata-rata 60 FPS walaupun terkadang Drop ke 30 FPS di Scene tertentu
Forza Horizon 4 – 1280 x 720 | Very Low
- 35-50 FPS
Tomb Raider (2013) – 1280 x 720 | Normal
- 50-70 FPS
GTAV – 1280 x 720 | Normal | Tessellation Off
- 40-60 FPS
Suhu Kerja (30 Menit GTAV)

- Di mode Extreme Performance, suhu prosesor dan Integrated Graphics dapat dipertahankan dibawah 80 °C
Suhu Permukaan Bodi (30 Menit GTAV)

- Untuk Keyboard, area paling panas ada disekitar tombol 6 dengan suhu mencapai 40 °C
- Sementara untuk area bodi paling panas ada di dekat ventilasi pembuangan panas dengan suhu mencapai 41 °C
- Tentunya area Palmrest suhunya terjaga dibawah 35 °C
Storage Test

Crystal Disk Mark
- Read – 1769 MB/s
- Write – 1284 MB/s
Untuk kelas harganya performa SSD-nya sudah cukup kencang. Tentunya jauh lebih kencang dibandingkan menggunakan SSD SATA.
Battery Life

Menggunakan mode Intelligent Cooling dengan Brightness 50% dan Volume 25%.
- 1080P Video Playback – 9 Jam 42 Menit
Untuk kelas harganya ini tergolong irit.
Battery Charging
Laptop 6 jutaan ini ternyata punya fitur Rapid Charge.

Kalau Rapid Charge-nya dimatikan:
- 30 Menit – 38%
- 60 Menit – 72%
- 90 Menit – 95%
- 100% – 1 Jam 55 Menit

Sementara kalau Rapid Charge-nya diaktifkan:
- 30 Menit – 51%
- 60 Menit – 89%
- 90 Menit – 99%
- 100% – 1 Jam 38 Menit
Tentunya di Laptop ini disediakan fitur Conservation Mode jadi kapasitas pengisian baterai dapat dibatasi sehingga lebih awet saat dipakai dengan dicolok Charger terus menerus.















