SHURE Luncurkan STEM Ecosystem, Ekosistem Audio Conference Tanpa Kompromi

Author
Irham
Reading time:
January 20, 2023

Shure bersama dengan distributor Swara Bangun Solusi, menggelar event peluncuran STEM Ecosystem di Indonesia. Ini adalah ekosistem audio, yang ditujukan untuk sistem audio conference dengan kualitas terbaik.

Beberapa perangkat dari STEM Ecosystem ini diantaranya Stem Speaker, STEM Table, Stem Wall, Stem Ceiling, STEM Control dan STEM Hub.

Shure STEM Ecosystem

Keunggulan yang ditawarkan oleh STEM Ecosystem ini, selain kualitas audio yang tanpa kompromi, yaitu penggunaannya yang bisa disesuaikan dengan skala kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Review BenQ EH620: Smart Projector Pakai Windows 11! • Jagat Review

Misalnya untuk ruang kecil, pengguna bisa menggunakan STEM Table. Berbentuk bulat, perangkat ini bisa diletakan di meja dengan mudah dengan instalasi yang juga simpel.

Lalu untuk ruang yang lebih besar seperti misalnya ruang meeting, bisa menggunakan STEM Wall yang dipasang di dinding, ataum STEM Ceiling yang bisa diletakan di atap ruangan. Ini akan memberikan sistem audio conference yang optimal pada ruangan yang lebih besar.

Shure STEM Ecosystem
STEM Table

Pada perangkat-perangkat STEM Ecosystem ini sendiri telah dibekali dengan built-in microphone, guna memastikan percakapan pengguna bisa terdengar dengan jernih.

Pada STEM Wall misalnya, ada 15 microphone yang tersemat disana untuk menangkap suara dari segala arah, sehingga pengguna bisa melakukan percakapan dengan lancar dan jelas.

Shure STEM Ecosystem
STEM Wall

Untuk menghubungkan STEM Ecosystem ke perangkat audio lainnya, pengguna bisa menggunakan STEM Hub dan STEM Control. Jadi pengguna juga bisa menginstal perangkat-perangkat audio lainnya yang mungkin sudah dimiliki sebelumnya, untuk membangun sebuah sistem audio conference yang lebih luas, seperti misalnya di sebuah gedung kantor.

Shure STEM Ecosystem
STEM Speaker

Guna kualitas audio yang tanpa hambatan dan memberikan kualitas terbaik, STEM Ecosystem hanya terhubung menggunakan jaringan network kabel. Perusahaan mengatakan kalau konektivitas menggunakan Wireless masih sering mengalami hambatan seperti delay maupun kompresi audio, yang membuat kualitas audio confernece bisa terganggu.

Namun, untuk penginstalasian STEM Ecosystem juga terbilang mudah, yaitu tempatkan perangkat STEM di dalam ruangan, lalu hubungkan dengan jaringan network di area tersebut, lalu hubungkan dengan perangkat pengoperasian seperti laptop maupun gadget lainnya di jaringan internet yang sama.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 19, 2026 - 0

God of War: Sons of Sparta Dapatkan Skor Metacritics Terendah di Franchise Itu

God of War: Sons of Sparta ternyata menemui nasib yang…
February 19, 2026 - 0

Replaced Kembali Ditunda Tanggal Rilisnya

Game indie metroidvania 2.5D Replaced kembali umumkan penundaan rilis, kali…
February 19, 2026 - 0

Pemain Rainbow Six Siege Diteror Exploit Yang Tutup Layar Dengan Gambar

Pemain Rainbow Six Siege kembali menjadi korban dari exploit, yang…
February 19, 2026 - 0

Website Resmi Highguard Down Pasca Restrukturisasi Wildlight Entertainment

Setelah restrukturisasi yang terjadi di badan studio Wildlight Entertainment, website…