SHURE Luncurkan STEM Ecosystem, Ekosistem Audio Conference Tanpa Kompromi
Shure bersama dengan distributor Swara Bangun Solusi, menggelar event peluncuran STEM Ecosystem di Indonesia. Ini adalah ekosistem audio, yang ditujukan untuk sistem audio conference dengan kualitas terbaik.
Beberapa perangkat dari STEM Ecosystem ini diantaranya Stem Speaker, STEM Table, Stem Wall, Stem Ceiling, STEM Control dan STEM Hub.

Keunggulan yang ditawarkan oleh STEM Ecosystem ini, selain kualitas audio yang tanpa kompromi, yaitu penggunaannya yang bisa disesuaikan dengan skala kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Review BenQ EH620: Smart Projector Pakai Windows 11! • Jagat Review
Misalnya untuk ruang kecil, pengguna bisa menggunakan STEM Table. Berbentuk bulat, perangkat ini bisa diletakan di meja dengan mudah dengan instalasi yang juga simpel.
Lalu untuk ruang yang lebih besar seperti misalnya ruang meeting, bisa menggunakan STEM Wall yang dipasang di dinding, ataum STEM Ceiling yang bisa diletakan di atap ruangan. Ini akan memberikan sistem audio conference yang optimal pada ruangan yang lebih besar.

Pada perangkat-perangkat STEM Ecosystem ini sendiri telah dibekali dengan built-in microphone, guna memastikan percakapan pengguna bisa terdengar dengan jernih.
Pada STEM Wall misalnya, ada 15 microphone yang tersemat disana untuk menangkap suara dari segala arah, sehingga pengguna bisa melakukan percakapan dengan lancar dan jelas.

Untuk menghubungkan STEM Ecosystem ke perangkat audio lainnya, pengguna bisa menggunakan STEM Hub dan STEM Control. Jadi pengguna juga bisa menginstal perangkat-perangkat audio lainnya yang mungkin sudah dimiliki sebelumnya, untuk membangun sebuah sistem audio conference yang lebih luas, seperti misalnya di sebuah gedung kantor.

Guna kualitas audio yang tanpa hambatan dan memberikan kualitas terbaik, STEM Ecosystem hanya terhubung menggunakan jaringan network kabel. Perusahaan mengatakan kalau konektivitas menggunakan Wireless masih sering mengalami hambatan seperti delay maupun kompresi audio, yang membuat kualitas audio confernece bisa terganggu.
Namun, untuk penginstalasian STEM Ecosystem juga terbilang mudah, yaitu tempatkan perangkat STEM di dalam ruangan, lalu hubungkan dengan jaringan network di area tersebut, lalu hubungkan dengan perangkat pengoperasian seperti laptop maupun gadget lainnya di jaringan internet yang sama.














