Hasil Karya AI Ini Berhasil Memenangkan Kompetisi Fotografi
Artificial Intelligence (AI) semakin canggih seiring waktu. Dulu AI hanya berkonsentrasi pada bidang mekanis, namun kini mulai merambah ke aspek kreativitas.
Baru-baru ini, sebuah kompetisi fotografi digelar dan fotografer bernama Michael Christopher Brown mendaftarkan hasil karyanya. Karya yang ditampilkan adalah dua peselancar saat sunrise menggunakan foto drone.

Hasil karya tersebut berhasil memenangkan kompetisi fotografi yang digelar. Namun rupanya foto tersebut bukanlah foto asli, melainkan adalah hasil dari proses AI. Setelah itu sang fotografer akhirnya mengembalikan hadiah yang diberikan kepadanya.
Baca Juga: Belum Dirilis, Bing dengan Integrasi ChatGPT Sempat Nongol ke Pengguna • Jagat Review
Sang fotografer sengaja mendaftarkan foto dari AI untuk menguji sejauh mana AI bisa digunakan bahkan sampai memenangkan kompetisi. Dan terbukti, kali ini AI bisa memenangkan kompetisi fotografi, yang artinya kecanggihan AI benar-benar sudah sangat jauh, bahkan bisa diikutsertakan di kompetisi yang seharusnya telah melewati banyak proses seleksi dan penjurian.
View this post on Instagram
Sebelumnya juga beredar kabar bahwa CHatGPT berhasil lolos ujian program MBA di salah satu universitas di Pennsylvania. Riset yang dilakukan oleh Profesor Christian Terwiesch, berjudul “Would Chat GPT3 Get a Wharton MBA? A Prediction Based on Its Performance in the Operations Management Course,” menjelaskan bahwa ChatGPT yang digunakan untuk mengerjakan ujian seleksi tersebut berhasil mendapatkan nilai antara B- dan B.
Kecanggihan AI benar-benar memiliki perkembangan yang sangat cepat dan banyak membantu aktivitas manusia. AI bisa mengambil alih tugas yang membutuhkan kecerdasan dan kecepatan. Namun, disisi lain, AI juga menimbulkan kekhawatiran, terutama mengenai masa depan pekerjaan dan peran manusia dalam era digital.















