AMD Akui Tahan Pengiriman CPU dan GPU pada 2022
AMD baru-baru ini mengumumkan laporan keuangan mereka untuk kuartal keempat tahun 2022. Namun, ada sesuatu yang menarik terungkap dalam laporan tersebut yakni AMD sengaja menahan pengiriman CPU dan GPU pada paruh kedua tahun tersebut untuk menjaga harga agar tetap stabil di pasaran.

Memang, tahun-tahun setelah pandemi COVID-19 mereda menjadi masa-masa buruk bagi para perusahaan hardware komputer. Kebutuhan yang sangat tinggi di kala pandemi, juga karena pengaruh tren crypto, langsung anjlok setelah lockdown mulai dilonggarkan. Akibatnya, laporan keuangan perusahaan tersebut mencatatkan rapor-rapor merah, termasuk AMD sendiri.
Stok yang menumpuk membuat harga menjadi turun dan berpotensi menurunkan margin pendapatan. Kendati demikian, AMD tampaknya mengambil langkah tepat dengan menahan pengiriman CPU dan GPU mereka pada Q3 dan Q4 2022 untuk menyeimbangkan supply and demand. Dikatakan CEO AMD, Lisa Su, langkah tersebut akan berlanjut pada Q1 2023, meskipun akan sedikit dilonggarkan.
AMD sendiri mencatatkan gross margin 43% pada Q4 2022 lalu, masih mengalami penurunan 7% secara year-of-year, dengan total pendapatan 5,6 miliar dolar AS. Kebanyakan margin tersebut ditopang oleh segmen data center dan server, sementara segmen klien masih lesu. Namun, AMD memprediksi pasar akan lebih baik pada tahun 2023 ini.















