Intel Bakal Bikin Pabrik di Indonesia?

Reading time:
September 20, 2023

Indonesia sempat disebut oleh CEO Intel, Pat Gelsinger, sebagai negara yang potensial. Hal ini disampaikan di sesi Q&A setelah keynote speech di hari pertama Innovation 2023 yang digelar di San Jose, AS. Menarik ya, karena secara tiba-tiba sang CEO menyatakan hal tersebut saat menjelaskan rencana perusahaan tersebut terkait produksi chip mereka.

Pat Gelsinger di keynote speech hari pertama.
Pat Gelsinger di keynote speech hari pertama.

Produksi Tidak Terpusat di AS

Intel saat ini memang punya fasilitas produksi di berbagai negara, bukan cuma di negara asal mereka saja, Amerika Serikat. Ada di Amerika Latin, Eropa, dan juga Asia. Hal ini membuat mereka punya keuntungan, karena kalau ada satu fasilitas yang bermasalah, mereka punya fasilitas lain yang bahkan tersebar di beberapa daerah. Jagat Review sempat mendapat undangan untuk berkunjung ke salah satu fasilitas produksi mereka di Asia.

Nah, untuk Asia, Intel memang tengah mencoba memperkuat produksi mereka di wilayah ini. Mereka punya fasilitas untuk assembly/testing di Malaysia, Vietnam, dan China. Sementara fasilitas advanced packaging sudah dibangun di Penang, Malaysia. Jadi, mereka mencari lokasi-lokasi lain yang potensial untuk membuka fasilitas produksi baru, bisa saja termasuk untuk pabrik wafer untuk chip mereka. Syaratnya adalah dekat dengan lokasi fasilitas advanced packaging baru mereka.

Christoph-Schell-Intel-Bahas-Indonesia
Christoph Schell, saat ngobrol dengan Jagat Review

Negara kita, Indonesia, dekat dengan Malaysia. Jadi, Indonesia tentunya sesuai dengan syarat tersebut. Tapi, bukan cuma karena dekat itu saja. Saat berbicara dengan Christoph Schell, EVP & CCO Intel Corporation, kami mendapatkan informasi tambahan yang menarik.

Indonesia Punya Potensi

Raksasa teknologi dunia ini memandang Indonesia punya banyak potensi, bukan cuma dari segi lokasi saja, tapi juga dari perkembangan di era teknologi saat ini. Jadi, bukan tidak mungkin ada pabrik chip dibangun di wilayah negara kita ini.

Terkait ekspansi produksi ke berbagai lokasi, hal ini disebut memang diinginkan banyak rekanan mereka. Tapi, memilih tempat yang pas bukan hal bisa dilakukan dengan cepat, karena itu terkait dengan investasi yang besar. Negara-negara yang dipandang punya potensi tentunya itu dipertimbangkan dengan melihat berbagai hal, termasuk dari sisi akses untuk hal-hal terkait sustainability, kondisi pasar dan ekosistem industri, serta peran industri lokal.

Kapan ini bisa terealisasi? Memang bukan dalam waktu dekat ini, karena untuk periode 5-6 tahun ke depan, Intel sudah punya rencana tetap terkait pilihan lokasi pengembangan fasilitas produksi mereka. Tapi, masuk ke daftar yang potensial untuk lokasi pabrik produksi saja tentu sudah jadi awal yang sangat baik, karena segala kebutuhan yang ada berarti sudah dipertimbangkan dan diakui memang punya potensi. Harapan kami, semoga benar-benar bisa terwujud.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…