Meta Kembangkan Headset MR Bernama Flamera
Setelah VR dan AR, teknologi visual baru yang sedang banyak dikembangkan oleh produsen teknologi adalah MR alias Mixed Reality. Meta rupanya memiliki tim penelitian bernama Reality Labs’ DSR (Display Systems Research) yang juga tengah mengembangkan produk headset MR.

Salah satu tantangan dalam menghadirkan pengalaman MR yaitu Passthrough, yaitu menggabungkan visual dari konten virtual dengan lingkungan nyata di sekitar. Nah, Meta bersama tim DSR, memiliki produk prototipe bernama Flamera yang diklaim sudah mampu mengatasi masalah tersebut.
Headset mixed-reality ini menggunakan teknologi “Light Field Passthrough” untuk mereplikasi lingkungan sekitar dengan akurasi tinggi. Dengan menggunakan sejumlah aperture di antara lensa kamera dan sensor, Flamera mampu menangkap cahaya secara optimal, bahkan saat mata pengguna bergerak, dan merekam jarak dan gerakan objek di sekitarnya secara alami.
Baca Juga: NVIDIA Siap Rilis DLSS 3.5, Apa Peningkatannya? • Jagat Review
Desain optik Flamera menghasilkan tampilan yang terbilang sangat unik. Yaitu dengan lubang-lubang yang mengarah ke berbagai arah, seklias mirip seperti mata pada serangga. Data sensor yang dikumpulkan oleh lubang-lubang ini diproses dengan rekonstruksi berdasarkan kedalaman, sehingga menghasilkan pengalaman passthrough yang akurat.

Headset MR Flamera telah sempat ditampilkan dalam acara Siggraph 2023, dan perangkat ini disebut-sebut sebagai salah satu augmented reality dengan pengalaman passthrough terbaik. Namun, disisi lain headset ini memiliki perspektif yang lebih sempit, yang mungkin akan menjadi masalah untuk pengalaman VR/AR yang memerlukan pergerakan mata dari sisi ke sisi.
Meskipun demikian, Flamera mungkin menjadi awal dari perkembangan besar untuk perangkat headset Mixed Reality. Apalagi ini baru sebatas prototipe, jadi diharapkan masih bisa menghadirkan pengembangan yang lebih baik lagi. Belum ada informasi kapan produk resminya akan dirilis.













